Kegembiraan Bek Chelsea Malo Gusto Usai Dipanggil Prancis Untuk Kualifikasi Euro 2024

Gila BolaMalo Gusto berbicara tentang panggilan pertamanya ke skuad senior timnas Prancis untuk kualifikasi Euro 2024 serta beberapa poin penting dalam awal kariernya yang menjanjikan di Chelsea, yang kami beritakan dari situs resmi klub.

Ketika dia menerima kabar tersebut saat melakukan perjalanan dari London ke Paris, bek kanan itu mengaku sedikit terkejut karena semula dia bersiap untuk mewakili timnas Prancis U-21 seperti biasa.

Namun, setelah mendapat kabar tentang panggilan ke skuad senior, pemain berusia 20 tahun itu merasa sangat bangga dan terhormat, serta sangat termotivasi untuk memberikan yang terbaik.

Pendapat pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, tentang Malo Gusto juga sangat positif. Deschamps menyebut Gusto sebagai pemain muda yang menjanjikan dan memiliki potensi untuk berkembang lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang.

Selama singkatnya waktunya di Chelsea, bek kanan itu telah meninggalkan kesan yang signifikan. Meskipun dia mendapatkan kartu merah saat melawan Aston Villa, penampilannya di pos bek kanan telah mencuri perhatian banyak orang.

Dia menciptakan banyak peluang dengan kemampuan overlapping dan umpan silangnya yang tajam. Malo Gusto juga berbicara tentang persaingan yang sehat dengan rekannya di bek kanan, Reece James, yang sudah memberikan nasihat dan bantuan untuk membantu Gusto berkembang sebagai pemain.

Dalam pandangan Gusto, Reece James adalah pemain yang sangat baik dan menyatakan bahwa persaingan mereka adalah hal yang sehat. Mereka saling memberi nasihat dan membantu satu sama lain, tetapi di lapangan, mereka tahu bahwa itu adalah pertempuran. Hanya yang terbaik yang akan bermain.

Ketika ditanya tentang Mauricio Pochettino, pelatih Chelsea, pemain berusia 20 tahun itu memberikan pujian dan menyebut bahwa Pochettino adalah seseorang yang terus belajar dari semua pemainnya.

Malo Gusto menyoroti budaya kerja dan usaha yang diterapkan oleh taktisi Argentina di Cobham. Dia juga menunjukkan bahwa waktu tambahan yang dihabiskan di gym untuk perkembangan fisiknya adalah bagian dari pendekatan Pochettino dalam memaksimalkan potensi para pemainnya.

Bek Perancis itu juga banyak belajar dari rekan satu timnya, salah satunya adalah Thiago Silva, di mana dia menganggap pemain senior Brasil tersebut sebagai salah satu bek terbaik di dunia.

Malo Gusto menggambarkan Silva sebagai pemain yang selalu memberikan segalanya, sangat profesional, dan selalu berfokus pada apa yang dia lakukan. Melihat Silva tampil dalam performa terbaiknya adalah sesuatu yang menginspirasi Gusto.

Sekarang, bek kanan itu berharap untuk membuat debutnya bersama tim nasional Prancis dalam pertandingan melawan timnas Belanda, sementara rekan setimnya, Axel Disasi, harus mengundurkan diri karena cedera.

Malo Gusto sangat termotivasi untuk membuktikan dirinya di panggung internasional. Dia akan berusaha keras untuk memberikan kontribusi positif bagi timnas Prancis dalam pertandingan tersebut.

Ayo join channel whatsapp Gilabola.com untuk mendapatkan update seputar berita sepak bola! Untuk bergabung klik di sini gibolers!