HomeInternasionalPaul Pogba Dari Gaji Rp880 Juta per...

Paul Pogba Dari Gaji Rp880 Juta per Pekan hingga Jadi Pengangguran, Belum Mau Pensiun!

Paul Pogba belum menemukan klub baru setelah masa baktinya bersama AS Monaco berakhir lebih cepat pada musim panas kemarin. Mantan gelandang Manchester United itu masih mempertimbangkan langkah berikutnya, sambil melontarkan harapan agar Manchester City mengembalikan dua gelar Premier League kepada rival sekotanya.

Pernyataan tersebut muncul ketika Pogba menghadiri Grand Prix Formula 1 di Singapura. Saat berjalan di sepanjang pit wall Marina Bay Street Circuit, sejumlah jurnalis menghampirinya dan menanyakan putusan bersalah Manchester City dalam kasus dugaan pelanggaran finansial.

Pogba sempat tersenyum sebelum mengangkat tangan dan menjawab bahwa dirinya tidak punya komentar. Ia ternyata belum selesai bicara.

“Saya hanya berharap ini tidak memengaruhi Premier League. Semoga kami bisa mendapatkan kembali dua gelar,” ujar Pogba.

Pogba Masih Menyimpan Harapan untuk Manchester United

Pernyataan itu cukup menarik. Pogba memang sudah empat tahun tidak memperkuat Manchester United dalam persaingan melawan Manchester City, tetapi ia masih memiliki kepentingan terhadap hasil banding klub berjuluk The Citizens tersebut.

Pogba pernah menjadi salah satu pemain utama Setan Merah ketika mereka berusaha menyaingi dominasi City. Ia memperkuat dua tim United yang finis sebagai runner-up Premier League pada musim 2017-2018 dan 2020-2021.

City diduga menggunakan kontrak dan kesepakatan palsu untuk memanipulasi pembukuan hingga sekitar 900 juta poundsterling. Nilai tersebut setara dengan kurang lebih Rp19,8 triliun, berdasarkan asumsi kurs Rp22.000 per poundsterling.

Periode pelanggaran yang menjadi sorotan mencakup musim 2017-2018, ketika United finis di posisi kedua. Musim 2020-2021 tidak termasuk periode yang sama dalam konteks dugaan tersebut.

Artinya, jika City akhirnya menerima hukuman pencabutan gelar, Pogba kemungkinan hanya bisa berharap United mendapatkan satu gelar Premier League tambahan. Nasib akhir kasus itu masih bergantung pada proses hukum dan banding yang berjalan.

Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!

Kehidupan Mewah di Luar Lapangan

Kini, Pogba justru menjalani kehidupan yang jauh berbeda dari masa-masa ketika ia bersaing memperebutkan trofi.

Gelandang asal Prancis tersebut berstatus tanpa klub setelah kontraknya bersama Monaco diputus pada musim panas. Cedera yang berulang membuatnya hanya tampil dalam enam pertandingan selama satu musim bersama klub Prancis itu.

Pogba terlihat menikmati berbagai acara bergengsi di luar sepak bola. Ia menghadiri Grand Prix Formula 1 di Singapura pada Minggu, sekaligus memenuhi undangan Adidas, sponsor jangka panjang yang telah bekerja sama dengannya selama lebih dari satu dekade.

Sebelumnya, Pogba juga menghadiri The Business of Fashion 500 Gala di Paris bersama istrinya, Zulay. Acara tersebut menjadi bagian dari Paris Fashion Week, salah satu agenda paling bergengsi dalam industri mode dunia.

Mantan pemain Juventus itu tampil mengenakan tuksedo elegan dan berjalan berdampingan dengan sang istri. Senyumnya memperlihatkan bahwa ia menikmati kehidupan di luar lapangan.

Kecintaannya terhadap dunia mode bukan hal baru. Pogba kerap mencuri perhatian melalui pilihan busananya yang berani, meskipun tidak semuanya mendapat sambutan positif.

Ia bahkan memiliki merek pakaian sendiri bernama PO GBA MDXCIII. Angka Romawi MDXCIII berarti 1593, yang kemungkinan merujuk pada tanggal kelahirannya, 15 Maret 1993.

Merek tersebut diluncurkan pada Oktober tahun sebelumnya dan dirancang di Miami. Konsepnya menggabungkan kemewahan dengan olahraga melalui produk yang mengedepankan kualitas, autentisitas, dan ekspresi emosional.

Jika suatu hari memutuskan meninggalkan sepak bola, Pogba tampaknya memiliki sejumlah pilihan karier di luar lapangan. Sampai sekarang, belum ada indikasi pasti bahwa pemain berusia 33 tahun itu berniat gantung sepatu.

Sempat Dihukum Empat Tahun karena Doping

Perjalanan Pogba untuk kembali bermain di level profesional tidaklah mudah.

Ia bergabung dengan Monaco melalui kontrak awal berdurasi dua tahun setelah menjalani hukuman terkait kasus doping. Kepindahan tersebut menjadi kesempatan pertamanya untuk membangun kembali karier yang sempat terhenti panjang.

Pertandingan pertamanya bersama Monaco berlangsung 808 hari setelah penampilan terakhirnya untuk Juventus. Sebelumnya, ia menerima hukuman larangan bermain selama empat tahun setelah dinyatakan positif menggunakan zat terlarang DHEA.

Pogba mengakui kepada Juventus bahwa dirinya mengonsumsi suplemen nutrisi yang diduga diberikan seorang dokter berbasis di Miami. Ia mengaku tidak mengetahui bahwa suplemen tersebut mengandung testosteron.

Pada Oktober 2024, hukumannya dipangkas menjadi 18 bulan. Keputusan tersebut membuka jalan bagi Pogba untuk kembali ke sepak bola profesional.

Sayangnya, kesempatan bersama Monaco tidak berjalan sesuai harapan. Ia hanya bermain enam kali dalam satu musim, dengan gaji sekitar 44.000 poundsterling per pekan atau setara Rp968 juta.

Setelah melalui masa penantian panjang, Pogba kembali harus memulai pencarian klub dari awal.

MLS Jadi Pilihan Paling Masuk Akal?

Pilihan Pogba untuk melanjutkan karier di Eropa tampaknya semakin terbatas. Kepindahan ke Arab Saudi juga belum menunjukkan perkembangan konkret.

Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat justru disebut sebagai tujuan yang paling memungkinkan. Daily Mail Sport melaporkan bahwa Pogba telah ditawarkan kepada sejumlah klub MLS pada Agustus.

Ketertarikan dari Amerika Serikat bukan sesuatu yang baru. Pogba sebelumnya pernah mengadakan pembicaraan dengan DC United.

Inter Miami, klub milik David Beckham yang diperkuat Lionel Messi, juga pernah dikaitkan dengannya. Nama New York City FC turut muncul dalam rumor transfer sang gelandang.

New York City FC pernah menjadi tempat Frank Lampard melanjutkan karier setelah menjalani masa panjang penuh trofi bersama Chelsea. Meski demikian, belum ada pembicaraan konkret antara Pogba dan calon klub barunya berdasarkan laporan tersebut.

Untuk saat ini, masa depan Pogba masih menggantung. Ia belum memiliki klub, belum mengumumkan pensiun, dan masih menunggu kesempatan untuk kembali merumput.

Pogba Ikut Membantu Pemain Baru Manchester United

Di tengah ketidakpastian tersebut, Pogba tetap menjalin hubungan dengan Manchester United dan membantu pemain yang baru bergabung dengan klub itu.

Carlos Baleba, yang baru menjalani debutnya dalam hasil imbang 1-1 melawan Tottenham Hotspur di Old Trafford pada Sabtu malam, mengungkapkan bahwa Pogba menjadi orang pertama yang mengucapkan selamat atas kepindahannya.

Baleba bergabung dari Brighton dengan nilai transfer 70 juta poundsterling, setara sekitar Rp1,54 triliun.

“Itu Paul Pogba. Dia mengatakan Manchester adalah klub besar, kotanya bagus, dan dia sangat menikmati waktunya di sana,” kata Baleba ketika ditanya siapa yang pertama kali mengirim pesan kepadanya.

Pogba sendiri pernah mencatatkan lebih dari 230 penampilan bersama Manchester United dalam dua periode berbeda. Ia menyumbangkan 39 gol dan 51 assist selama memperkuat Setan Merah.

Baleba tentu berharap dapat memberikan kontribusi besar bagi klub barunya. Sementara itu, Pogba masih berusaha menemukan jalan untuk menghidupkan kembali kariernya.

Pemain yang pernah dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik dunia itu belum menyerah. Tantangannya sekarang adalah menemukan klub yang bersedia memberinya kesempatan kedua setelah cedera, hukuman doping, dan masa sulit bersama Monaco.

Matius Gunadi Henoch
Matius Gunadi Henochhttps://gilabola.com/author/gunadi/
Matius Gunadi Henoch adalah suara otoritatif dalam dunia jurnalistik olahraga, dengan fokus pada sepak bola Eropa dan Indonesia. Ia menggabungkan pengetahuan mendalam tentang permainan dengan kemampuan menulis yang menarik untuk memberikan pengalaman membaca yang tak terlupakan.

BERITA TERKAIT

TERKINI