Skuad Cadangan Belanda Masih Terlalu Kuat Bagi Gibraltar

Gilabola.com – Belanda sudah pasti lolos ke Jerman 2024. Jadi, Ronald Koeman memainkan skuad yang jauh lebih lemah saat tandang ke Gibraltar, tadi malam. Eh, menang loh. Dengan enam gol pula!

Lima nama pemain senior yang disisakan oleh Koeman untuk pertandingan Rabu dinihari (22/11) adalah Virgil van Dijk yang turun sebagai skipper tim, lalu Wout Weghorst, Donyell Malen, Stefan de Vrij dan Teun Koopmeiners. Sisanya nama-nama yang jarang atau tidak pernah kita dengar.

Gol pertama dilesakkan oleh Calvin Stengs, pemain Feyenoord yang berumur 24 tahun. Disusul kemudian oleh gol kedua dari Mats Wieffer, pemain Feyenoord lainnya.

Gol ketiga datang dari Koopmeiners, gelandang Atalanta, dan gol keempat serta kelima dicatatkan oleh Stengs pada awal dan pertengahan paruh kedua, sebelum Cody Gakpo memberi gol keenam jelang akhir.

Stengs 7 Caps, Wieffer Enam, Teun Koopmeiners 19 Caps

Untuk bisa memahami seberapa kurang berpengalamannya skuad Oranje yang dimainkan pada Rabu dinihari di Estádio Algarve ini maka kita bisa melihat jumlah caps, atau penampilan mereka bersama tim nasional Belanda.

Misalnya saja sang pencetak hattrick Calvin Stengs. Dia baru tujuh kali membela Belanda yang malam ini turun dengan jersey biru-biru. Mats Wieffer yang melesakkan gol kedua timnya bahkan baru enam caps. Sementara Teun Koopmeiners sudah 19 kali membela negaranya di ajang kompetisi internasional.

Mereka semua belum ada apa-apanya dengan Virgil van Dijk sang kapten yang sudah 63 kali membela seragam tim nasional, atau Daley Blind 104 kali. Weghorst di lini depan sudah berpengalaman 28 caps. Malen yang mengenakan jersey No 18 di atas juga sudah 27 caps.

Bek kanan Jordan Teze serta kiper Bart Verbruggen merupakan dua pemain dengan jumlah caps paling rendah, hanya tiga.

Dua pemain dengan nihil caps kemudian diberi kesempatan debutnya pada awal babak kedua, yakni Thijs Dallinga (23 tahun) dan Jorrel Hato, bek 17 tahun asal Ajax Amsterdam.

Apa Selanjutnya Bagi Timnas Belanda?

Posisi Belanda sebagai runner-up Grup B membuatnya tidak mungkin masuk ke Pot 1 drawing yang akan dilakukan pada Sabtu 2 Desember nanti di Hamburg.

Namun hendak menerobos masuk ke Pot 2 juga tidak mungkin karena terganjal Austria yang memiliki 19 poin dan menempati urutan terakhir Pot 2 klasemen keseluruhan babak kualifikasi ini. Jadi Oranje paling top hanya menghuni urutan pertama Pot 3.

Menghuni Pot 3 berarti mengambil risiko satu grup dengan sejumlah raksasa Eropa seperti Jerman yang menjadi tuan rumah, atau Inggris, Portugal, Perancis dan Spanyol.

Belanda terlihat mengkhawatirkan setelah kalah dengan skor telak 4-0 di kandang Perancis pada matchday pertama kualifikasi Piala Eropa ini.

Oranje kemudian kalah satu kali lagi kontra Les Bleus pada matchday keenam, saat dua gol dari Kylian Mbappe hanya berhasil dibalaskan satu kali oleh Quilindschy Hartman.

Produktifitas gol anak-anak Koeman juga tidak terlalu mengesankan dengan hanya 17 gol memasukkan sejauh ini. Bandingkanlah itu dengan 29 gol Perancis.