
AC Milan belum juga menemukan arah baru setelah musim 2025-26 berakhir buruk. Gagal lolos ke Liga Champions membuat perubahan besar langsung terjadi di San Siro.
Bukan cuma Massimiliano Allegri yang pergi. Igli Tare, Geoffrey Moncada, sampai CEO Giorgio Furlani juga ikut angkat kaki sehari setelah musim selesai.
Kini satu nama baru muncul dalam perburuan pelatih Milan: Matthias Jaissle.
Pelatih berusia 38 tahun itu disebut menjadi pilihan utama Ralf Rangnick apabila pria asal Jerman tersebut benar-benar bergabung ke jajaran manajemen Rossoneri. Laporan dari La Gazzetta dello Sport menyebut Rangnick ingin punya kuasa penuh dalam menentukan pelatih baru Milan.
Rangnick sendiri masih menangani timnas Austria. Ia juga dikabarkan belum bersedia masuk ke proyek Milan sebelum Piala Dunia 2026 selesai.
Bukan itu saja. Rangnick disebut meminta kebebasan membentuk staf pencari bakat versinya sendiri jika resmi datang ke San Siro.
Jejak Karier Jaissle
Nama Jaissle memang belum sebesar Mauricio Pochettino atau Oliver Glasner. Tapi kariernya naik cukup cepat dalam beberapa tahun terakhir.
Mantan bek Hoffenheim itu pernah melatih FC Liefering sebelum mendapat kesempatan menangani RB Salzburg. Di klub Austria tersebut, Jaissle langsung membawa Salzburg meraih double domestik pada musim pertamanya.
Ia juga mencatat sejarah dengan membawa Salzburg lolos ke fase gugur Liga Champions untuk pertama kalinya. Setelah itu, Salzburg kembali meraih gelar liga pada musim 2022-23.
Karier Jaissle lalu berlanjut ke Arab Saudi bersama Al-Ahli pada 2023.
Di sana, ia sukses membawa klubnya menjuarai Liga Champions Asia 2025 bersama skuad yang diisi nama-nama besar seperti Edouard Mendy, Franck Kessie, Riyad Mahrez, Roberto Firmino, dan Ivan Toney.
Milan Masih Punya Banyak Opsi
Meski Jaissle mulai dikaitkan dengan Milan, Rossoneri belum menutup kemungkinan untuk kandidat lain.
Mauricio Pochettino disebut disukai pemilik klub Gerry Cardinale. Nama Oliver Glasner juga masih masuk radar.
Sementara Andoni Iraola sebelumnya ikut dikaitkan dengan Milan, meski laporan terbaru menyebut pelatih asal Spanyol itu lebih berpeluang menggantikan Glasner di Crystal Palace.
Opini Gilabola.com
Jika Rangnick datang ke Milan, pilihan terhadap Matthias Jaissle terasa masuk akal karena filosofi sepak bola mereka cukup mirip. Milan tampaknya sedang mempertimbangkan proyek jangka panjang ketimbang sekadar mencari nama besar untuk efek instan.
Di usia 38 tahun, Jaissle memang masih sangat muda untuk ukuran pelatih top Eropa. Tapi rekam jejaknya menunjukkan ia terbiasa bekerja dalam sistem yang menuntut sepak bola agresif dan pengembangan pemain muda.
