Juventus Kalah 1-2 Lawan Nerazzurri di Derby d’Italia, Di Gregorio Jadi Biang Kekalahan

Juventus harus mengakui keunggulan Inter dengan skor 1-2 dalam Derby d’Italia pertama musim ini. Dua gol Nerazzurri lahir dari Federico Dimarco dan Diouf, tetapi keduanya juga tidak lepas dari kesalahan serius kiper Juventus, Di Gregorio.

Juventus memang sempat memperbaiki permainan setelah turun minum. Masuknya Alajbegovic dan Kolo Muani membuat serangan Bianconeri lebih hidup. Namun, gol Francisco Conceiçao pada menit ke-85 hanya mampu memperkecil kekalahan.

Inter Lebih Efektif Sejak Babak Pertama

Juventus mencoba mengambil kendali permainan pada menit-menit awal. Inter kemudian perlahan mengambil alih dan mulai memberikan tekanan.

Gol pembuka datang pada menit ke-20. Dimarco kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan rangkaian serangan yang diawali aksi Bonny dari sisi kiri.

Bonny menjadi salah satu pemain yang paling merepotkan lini belakang Juventus. Bremer kesulitan mengimbangi pergerakannya, sementara Inter mampu memanfaatkan situasi tersebut untuk menciptakan ruang.

Juventus nyaris tidak memberikan ancaman berarti kepada Provedel sepanjang babak pertama. Satu-satunya peluang yang cukup berbahaya datang lewat tembakan jarak jauh Kenan Yildiz yang masih melebar.

Inter justru beberapa kali mencoba peruntungan dari luar kotak penalti dan membuat Di Gregorio harus bekerja.

Skor 0-1 bertahan hingga jeda.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Di Gregorio Kembali Jadi Masalah

Juventus tampil lebih agresif setelah jeda. Pelatih Spalletti memasukkan Alajbegovic dan Kolo Muani untuk menggantikan Yildiz serta David.

Perubahan itu membuat permainan Juventus lebih hidup. Alajbegovic dan Kolo Muani dinilai mampu memberikan energi tambahan di lini depan.

Namun, ketika Juventus mulai menemukan ritmenya, kesalahan Di Gregorio kembali menghukum mereka.

Pada menit ke-63, Diouf melepaskan tembakan yang sebenarnya tidak terlalu berbahaya. Di Gregorio justru melakukan intervensi yang sangat buruk sehingga bola berujung menjadi gol kedua Inter.

Kesalahan tersebut membuat Juventus tertinggal 0-2.

David juga gagal memberikan pengaruh besar sepanjang pertandingan. Penyerang tersebut hanya mendapat nilai 4,5, sementara Douglas Luiz menjadi salah satu sedikit pemain Juventus yang mendapat penilaian positif dengan angka 6,5.

McKennie juga dinilai masih terlambat dalam memberikan kontribusi. Di lini belakang, Bremer kesulitan menghadapi Bonny.

Conceiçao Hidupkan Harapan Juventus

Juventus akhirnya mendapatkan gol pada menit ke-85.

Conceiçao, yang masuk pada awal babak kedua, mencetak gol setelah menerima assist dari Miretti. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-2.

Conceiçao bahkan menjadi salah satu pemain Juventus dengan penampilan terbaik setelah masuk. Ia mendapat nilai 6,5, sama seperti Miretti yang juga memberikan dampak positif setelah diturunkan.

Namun, Juventus tidak mampu menemukan gol penyama kedudukan hingga pertandingan berakhir.

Inter pun membawa pulang kemenangan 2-1.

Bonny dan Dimarco Jadi Pembeda

Dari kubu Inter, Bonny mendapat nilai 7 setelah tampil sangat merepotkan pertahanan Juventus. Dimarco juga memperoleh nilai 7 berkat gol pembuka yang kembali menunjukkan ketajamannya.

Calhanoglu, Mkhitaryan dan Barella sama-sama tampil cukup baik dengan nilai 6,5. Diouf yang masuk pada menit ke-57 juga langsung memberikan kontribusi penting lewat gol kedua Inter.

Provedel relatif aman sepanjang pertandingan dan mendapat nilai 6. Pavard menjadi pemain belakang Inter dengan nilai tertinggi, yakni 6,5.

Hasil ini memperlihatkan perbedaan permainan kedua tim dalam pertandingan tersebut. Juventus memang mampu bangkit setelah jeda, tetapi Inter sudah lebih dulu memegang kendali dan memanfaatkan kesalahan lawannya.

Data Pertandingan Juventus 1-2 Inter

Gol:

  • 20′ Dimarco
  • 63′ Diouf
  • 85′ Conceiçao

Susunan Pemain

Juventus (4-2-3-1): Di Gregorio 4; Kalulu 5,5 (46′ Celik 5,5), Bremer 5 (65′ Rugani 5,5), Kelly 5,5 (46′ Cabal 5), Cambiaso 5,5 (77′ Boga); Locatelli 6 (65′ Arthur 5,5), Douglas Luiz 6,5 (46′ Koopmeiners 5,5); Zhegrova 5,5 (46′ Conceiçao 6,5), McKennie 5 (65′ Miretti 6,5), Yildiz 5,5 (46′ Alajbegovic 6); David 4,5 (46′ Kolo Muani 6). Pelatih: Spalletti.

Inter Milan (3-5-2): Provedel 6 (64′ J. Martinez 6); Pavard 6,5 (64′ Bisseck 6), Bovio 6, Bastoni 6 (57′ Diouf 6,5); Luis Henrique 6, Barella 6,5 (57′ Frattesi), Calhanoglu 6,5 (46′ Zielinski 6), Mkhitaryan 6,5 (57′ Stankovic 6), Dimarco 7 (46′ Carlos Augusto 6); Bonny 7 (57′ Idrissou 6), Esposito 5,5 (64′ Lavelli 6). Pelatih: Chivu.

Wasit: Tim Danaskos
Kartu kuning: Rugani