Pelatih Torino Sebut Timnya Punya Lebih Banyak Peluang Dibandingkan Napoli

Pelatih Torino Ivan Juric kecewa dengan kekalahan timnya 1-0 atas Napoli karena merasa bahwa anak asuhnya sebenarnya menciptakan lebih banyak peluang dibandignkan lawan dan hanya kebobolan secara tidak beruntung.

Menelan kekecewaan setelah kalah 1-0 dari Juventus di laga Derby Turin sebelum jeda internasional, hasil serupa kembali dialami oleh Torino pada akhir pekan kemarin. Tim asuhan Ivan Juric harus pulang dengan tangan kosong setelah kebobolan di 10 menit terahkir laga menghadapi pimpinan klasemen sementara Napoli di stadion Diego Armando Maradona.

Tim besutan Juric secara keseluruhan memang berhasil menyulitkan Napoli yang baru mampu mencetak gol kemenangan pada menit ke 81 lewat aksi dari Victor Osimhen. Namun, banyak yang merasa bahwa Torino membuat Napoli kesulitan karena tim asal kota Turin tersebut bermain lebih bertahan dibandingkan laga-laga mereka sebelumnya.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Akan tetapi tudingan tersebut tidak sepenuhnya diterima Juric karena dia mengatakan Torino sebenarnya mampu membuat peluang emas yang lebih banyak dibandingkan lawan. Memang timnya bermai lebih bertahan tetapi itu memang sebuah skema yang tepat untuk partai tersebut mengingat lawan yang dihadapi serta masalah cedera yang juga mengghinggapi timnya.

Juric merasa gol yang diraih oleh Napoli memang berbau keberuntungan dan anak asuhnya tidak bisa melakukan terlalu banyak dalam situasi tersebut. Sang pelatih mengelukan bahwa anak asuhnya kurang bisa bermain lebih konsisten dalam 90 menit karena mereka terlihat sangat bagus setiap 10 hingga 15 menit jadi memang harus bisa lebih meningkatkan kualitas secara keseluruhan.

Namun, dengan absennya pemain kreatif seperti Marko Pjaca seperti Dennis Prate kualitas tim di lini depan memang berkurang secara drastis. Juric menyebutkan beberapa situasi penyerangan dimana mereka unggul dalam jumlah pemain dari lawan tetapi gagal dimanfaatkan dengan baik.

Karena itulah Juric ingin agar Torino bisa memperbaiki penyelesaian akhir mereka agar bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi. Tetapi sang pelatih kini mulai optimis karena bomber andalan mereka, Andrea Belotti sudah pulih tetapi mungkin masih akan tetap butuh waktu bagi sang penyerang untuk bisa tampil di level terbaik karena dia sudah absen selama satu bulan.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO