Patrik Schick terus menggila bersama Bayer Leverkusen pada Bundesliga 2026-2027. Penyerang asal Republik Ceko itu mencetak gol dalam enam pertandingan liga secara beruntun, sekaligus memecahkan rekor klub setelah membawa Die Werkself membekuk Freiburg dengan skor 2-1.
Leverkusen harus bangkit lebih dulu untuk mengamankan tiga poin dalam pertandingan yang berlangsung di BayArena, Minggu. Gol Schick pada 14 menit jelang akhir menjadi penentu kemenangan sekaligus mengakhiri catatan tak terkalahkan Freiburg di Bundesliga musim ini.
Schick kembali menjadi pembeda. Ketika skor masih imbang 1-1, penyerang berusia 30 tahun itu menyelesaikan umpan tarik Ibrahim Maza yang lebih dulu melewati lawan melalui aksi individu apik.
Penyelesaian akhirnya terbilang sederhana bagi striker sekelas Schick. Tapi, gol tersebut punya arti besar dalam sejarah klub berjuluk Die Werkself itu.
Pecahkan Rekor Berusia Belasan Tahun
Schick kini menjadi pemain pertama dalam sejarah Bayer Leverkusen yang mampu mencetak gol pada enam pekan pembuka Bundesliga secara berturut-turut.
Ia melewati rekor sebelumnya yang hanya mencapai lima pertandingan. Catatan tersebut pernah dibuat Dimitar Berbatov pada musim 2005-2006 dan Stefan Kießling pada 2009-2010.
Pencapaian ini semakin mempertegas ketajaman Schick sejak awal musim. Sebelumnya, ia juga sudah mengukuhkan diri sebagai pemain non-Jerman dengan jumlah gol terbanyak dalam sejarah Leverkusen di Bundesliga.
Performa impresif tersebut terasa semakin istimewa mengingat Schick sempat terganggu masalah cedera dalam beberapa musim sebelumnya. Kini, ketika kondisinya kembali bugar, ia langsung menunjukkan produktivitas yang belum pernah dicapainya pada awal musim Bundesliga.
Leverkusen Tempel Bayern Munchen
Kemenangan atas Freiburg bukan cuma soal rekor pribadi Schick. Hasil tersebut juga memperpanjang kebangkitan Leverkusen setelah kalah pada pertandingan pembuka musim melawan Elversberg.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!
Tim asuhan Martínez kini mengumpulkan 13 poin dari kemungkinan 15 poin. Mereka menempati posisi keempat klasemen, memiliki poin yang sama dengan Freiburg dan hanya tertinggal satu angka dari pemuncak klasemen, Bayern Munchen.
Situasi tersebut memperlihatkan bahwa Leverkusen mulai menunjukkan kapasitasnya untuk bersaing di papan atas. Schick pun menjadi salah satu tumpuan utama mereka dalam menjaga momentum positif pada awal musim.
“Tentu saja, rekor itu membuat saya bangga. Enam kali berturut-turut, itu sangat menyenangkan. Saya beruntung karena terus mencetak gol dan akan melanjutkan seperti ini. Mari kita lihat sampai mana saya bisa melangkah!” kata Schick setelah kemenangan atas Freiburg.
Bidik Rekor Gol Pribadi
Schick masih memiliki pekerjaan besar jika ingin menyamai catatan terbaiknya dalam satu musim liga. Ia pernah mencetak 24 gol Bundesliga pada musim 2021-2022.
Jumlah tersebut memang masih cukup jauh untuk dikejar. Tapi, dengan performa yang sedang menanjak, Schick berpeluang kembali mendekati pencapaian terbaiknya apabila mampu mempertahankan ketajaman di depan gawang.
Ujian berikutnya sudah menanti. Bayer Leverkusen akan bertandang ke markas Hoffenheim pada pekan ketujuh Bundesliga 2026-2027 untuk melanjutkan tren positif mereka.


