Chelsea Sudah Tahu Tiga Ancaman AC Milan

Chelsea tekad amankan kemenangan saat mereka menjamu AC Milan di laga ketiga fase Grup E Liga Champions, Kamis (6/10).

The Blues sebelumnya kalah dari Dinamo Zagreb dan hanya bukukan skor imbang kontra RB Salzburg.

Maka, jika berhasil menang atas Milan dini hari nanti, ini akan menjadi kemenangan perdana Chelsea di awal pertarungan mereka di Liga Champions musim ini.

Kekalahan 1-0 di kandang Dinamo Zagreb telah berdampak dipecatnya Thomas Tuchel dari kursi pelatih Chelsea, setelah sebelumnya skuad tim London Barat itu kantongi hasil tak memuaskan.

Saat ini, Chelsea tenggelam di posisi juru kunci Grup E sementara Milan justru berada di puncak klasemen grup dengan koleksi empat poin.

Advertisement
SUPERITC SLOT
SUPERITC SLOT

Prestasi Rossoneri di Serie A juga cukup lumayan, karena juara Liga Italia musim lalu itu sekarang berada di urutan kelima dan baru alami kekalahan satu lagi sejauh musim ini, saat mereka bertanding melawan Napoli.

Skuad Graham Potter harus hadapi tim yang di atas kertas sangat kuat dan difavoritkan menang di laga ini, tapi siapa pemain Milan yang harus diwaspadai Chelsea? Berikut ini ulasan Express:

Fikayo Tomori
Seorang pemain yang akan sangat familiar bagi suporter Chelsea, karena jebolan akademi The Blues ini pindah ke Italia untuk dapatkan waktu bermain yang tetap.

Absennya pemain asal Inggris ini dari skuad tim nasional mereka dinilai tidak masuk akal oleh sejumlah suporter The Three Lions, dan dia tak diragukan lagi akan berusaha tunjukkan kemampuannya saat kembali berlaga di Stamford Bridge pada Kamis dini hari nanti.

Pemain berusia 24 tahun ini telah menjadi pemain penting saat Rossoneri menjadi juara Serie A musim lalu – gelar juara liga pertama sejak musim 2010/11, dan Tomori sudah menjadi starter di semua laga yang dimainkan Milan di semua kompetisi – dan hanya absen satu kali musim ini.

Namun tim asuhan Stefano Pioli itu sudah kebobolan 11 gol dalam 10 pertandingan terakhir mereka musim ini, atau rata-rata hanya kebobolan 1,1 gol per pertandingan. Dan, para pemain sepertiĀ Pierre-Emerick Aubameyang, Kai Havertz dan Raheem Sterling harus berada pada kondisi teratas mereka saat hadapi Tomori dan kawan-kawan.

Rafael Leao
Leao saat ini merupakan salah satu pemain paling menarik di Eropa, dan telah menjadi starter untuk Milan sejauh musim ini – meskipun absen di pertandingan terakhir.

Winger asal Portugal itu mencetak 14 gol dan 12 assist dalam 42 pertandingan musim lalu, dan sudah bukukan empat gol dan tujuh assist dalam sembilan penampilannya musim ini.

Pemain berusia 23 tahun itu akan menjadi salah satu pemain Milan yang paling mematikan, di mana ia tunjukkan permainan kreatif yang luar biasa dan jeli dalam mencetak gol. Leao juga mencetak satu gol dan satu assist dalam laga di kandang Empoli akhir pekan lalu, yang dimenangkan Milan 3-1.

Reece James nantinya akan menjadi pemain bertahan yang menjaga permainan Leao, dan jika bek kanan Inggris itu berhasil, maka The Blues berpeluang meraih kemenangan pertama di ajang Eropa musim ini, dan secara signifikan bisa meningkat.

Leao belakangan santer diberitakan akan bergabung dengan The Blues dan dikabarkan dibanderol Milan sekitar 97 Juta Poundsterling.

Olivier Giroud
Seperti halnya Tomori, satu lagi mantan pemain The Blues yang akan kembali ke Stamford Bridge adalah Olivier Giroud. Mantan striker Chelsea dan Arsenal itu tinggalkan London Barat musim panas lalu, setelah ia menyumbang 39 gol dalam 119 penampilannya untuk Chelsea.

Meskipun sudah berusia 36 tahun, tetapi pemain internasional Prancis itu tetap tunjukkan penampilan kerennya untuk Milan.

Giroud saat ini merupakan top skorer klub Serie A tersebut, di mana ia sukses mencetak lima gol di semua kompetisi, serta lima gol dan dua assist dalam tujuh penampilan terakhirnya untuk Rossoneri maupun Les Bleus.

BANDARTOGEL77
IBOSport
MACAUBET

Jadwal Pertandingan Champions League

SebelumnyaSevilla Buka Peluang Wolves Gaet Lopetegui Usai Tunjuk Sampaoli Jadi Gantinya
SelanjutnyaHasil Liga Champions: Alasan Barcelona Kalah Dari Inter Milan, Xavi Krisis Kepercayaan?