Graham Potter Siap Terima Risiko Latih Chelsea, Fokus Hadapi Salzburg di Liga Champions

Graham Potter berbicara dalam konferensi persnya pra pertandingan Chelsea melawan RB Salzburg di kandang di matchday kedua fase grup Liga Chamoions.

Manajer baru Chelsea Graham Potter mengakui bahwa dia sudah mempertimbangkan segalanya saat mengambil risiko besar untuk melatih tim sebesar raksasa London Barat itu sembari menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah untuk pertandingan tengah pekan melawan RB Salzburg, seperti diberitakan via Evening Standard.

Ini akan menjadi laga debut bagi mantan bos Brighton sejak dia ditunjuk sebagai pelatih anyar bagi The Blues untuk menggantikan Thomas Tuchel, dengan taktisi Inggris itu telah menandatangani kontrak berdurasi lima tahun di Stamford Bridge.

Sebenarnya dia bisa punya kesempatan menjalani debutnya di Premier League pada akhir pekan, tapi pertandingan ditunda, jadi laga melawan RB Salzburg akan menjadi laga debutnya saat dia bertekad untuk membawa Chelsea meraih kemenangan perdana di Liga Champions usai kekalahan dari Dinamo Zagreb pada matchday satu.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot

Graham Potter dalam konferensi persnya pra pertandingan kemudian ditanya banyak hal oleh jurnalis tentang pekerjaan barunya di London Barat termasuk tentang risiko besar mengambil pekerjaan sebagai bos baru The Blues yang akan menjadi klub besar pertamanya dalam karir manajerialnya.

Dia mengatakan, “Hidup berbatasan dengan risiko. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Saya telah mengambil langkah hati-hati dalam karir saya selama 17 tahun terakhir, saya tidak hanya melompati banyak hal. Saya sudah mencoba memahami apa yang terlibat dan apa arti tantangan berikutnya. Itulah kehidupan.”

Taktisi Inggris itu kemudian ditanya tentang apa arti kesuksesan dari pencapaiannya bersama tim Chelsea di musim ini, dia menambahkan, “Semua pikiran saya tertuju pada besok malam, itu hal pertama. Kami harus bersaing di sini, begitulah adanya. Saya menghormati Premier League dan Liga Champions, tetapi kami adalah Chelsea. Kami harus terus bekerja di Cobham, mendapatkan pemahaman tentang bagaimana kami ingin bermain sepak bola. Sukses adalah melihat peningkatan dan bersaing untuk menang.”

BANDARTOGEL77