Sevilla Tersingkir dari UCL, dan Mungkin Gagal Melaju ke Turnamen Favoritnya

Gilabola.com – Sevilla mengalami apa yang dialami oleh Manchester United. Unggul dua gol lalu berbalik dikejar dan akhirnya malah kalah. Tim LaLiga itu kini bukan saja tersingkir dari Liga Champions, tapi juga terancam gagal melaju di turnamen favorit mereka.

Dua gol dari Sergio Ramos dan kemudian Youssef En-Nesyri seolah-olah akan memberi Sevillistas kemenangan mudah atas tamunya PSV Eindhoven pada matchday kelima Grup B.

Namun tiga gol tim tamu asal Belanda itu kemudian secara berturut-turut datang dari Ismael Salbari, gol bunuh diri Nemanja Gudelj, dan Ricardo Pepi, pemain 20 tahun dari Amerika Serikat.

Dari semula unggul dua gol, Los Nervionenses nervous melihat satu demi satu gol Eindhoven datang merobek jala gawang Marko Dmitrovic. Skor akhir 2-3 bagi kemenangan tim tamu dan mereka kini merosot ke urutan terakhir Grup B.

Sevilla kini bukan saja memastikan diri mereka tersingkir dari Liga Champions, tetapi juga terancam gagal melaju ke turnamen favorit mereka, Liga Europa, yang tujuh trofinya menghiasi lemari piala di Ramón Sánchez Pizjuán Stadium.

Sevilla Juara Liga Europa Tujuh Kali Sepanjang Sejarah!

Sejak awal drawing penyisihan grup UCL ini sudah ramai rumor bahwa Sevilla akan mengalah demi bisa terdegradasi ke turnamen favorit mereka ini, Liga Europa.

Tim berjuluk Palanganas sudah tujuh kali menjadi juara dari kompetisi kedua Eropa ini, yang terjadi pada 2006, 2007, lalu tiga musim beruntun 2014, 2015 dan 2016 di bawah arahan Unai Emery, sebelum menang lagi pada 2020 dan 2023.

Jadi mereka merupakan sang juara bertahan Liga Europa usai mengalahkan, tahu siapa? AS Roma di final 2023 lalu.

AYO JOIN CHANNEL WHATSAPP GILABOLA.COM UNTUK MENDAPATKAN UPDATE TERBARU SEPUTAR SEPAK BOLA! KLIK DI SINI GIBOLERS!

Tapi menjadi juara Europa League ternyata tidak menjamin tim LaLiga itu untuk bisa lolos ke tahap sistem gugur kasta di atasnya, UCL, dan kini mereka bahkan bisa saja gagal melaju ke turnamen favorit mereka itu.

Sevilla butuh kemenangan besar di hari terakhir Grup B, pertengahan Desember 2023 mendatang, agar bisa memastikan diri lolos ke Liga Europa.

Sevilla Can Relate Apa yang Dialami oleh Manchester United

Dua gol memberi Sevillistas keunggulan, lalu disusul lawan yang melesakkan tiga gol. Satu bunuh diri Nemanja Gudelj.

Itu persis sama seperti yang dialami Manchester United pada jam yang sama di Galatasaray saat unggul dua gol lebih dulu melalui Alejandro Garnacho dan Bruno Fernandes, plus satu gol lagi dari Scott McTominay, sebelum dua tendangan bebas dari Hakim Ziyech menipiskan skor.

Sang bekas pemain Chelsea itu kemudian memberi assist untuk gol ketiga Gala guna mencuri dua poin dari tangan skuad Erik ten Hag.