Debut Piala Dunia Erling Haaland Berakhir Manis, Norwegia Gilas Irak 4-1

Erling Haaland langsung menunjukkan mengapa namanya selalu masuk daftar penyerang paling berbahaya di dunia. Pada laga pertamanya di Piala Dunia 2026, bomber Norwegia itu mencetak dua gol dan membawa timnya menang meyakinkan 4-1 atas Irak di Boston Stadium.

Hasil ini membuat Norwegia mengawali perjalanan mereka di Grup I dengan tiga poin, menyamai perolehan Prancis setelah rangkaian pertandingan pertama.

Irak Memberi Perlawanan Sebelum Haaland Menghukum

Meski akhirnya kalah cukup telak, Irak sebenarnya tampil berani sejak menit-menit awal. Aymen Hussein sempat mendapatkan peluang emas melalui sundulan jarak dekat yang melambung, sebelum Ali Al Hamadi juga gagal mengarahkan tembakannya dari luar kotak penalti.

Namun justru Norwegia yang membuka keunggulan pada menit ke-29.

David Møller Wolfe mengirim umpan rendah ke tiang jauh dan Haaland muncul tanpa pengawalan untuk menyontek bola ke gawang Irak.

Keunggulan itu hanya bertahan 10 menit. Irak berhasil menyamakan skor lewat sundulan keras Hussein yang memanfaatkan umpan Amir Al Ammari dan menaklukkan Ørjan Nyland.

Saat pertandingan terlihat akan memasuki jeda dalam posisi imbang, Haaland kembali berbicara. Penyerang Manchester City itu melakukan tekanan terhadap kiper Jalal Hassan dan berhasil membelokkan sapuan sang penjaga gawang hingga berakhir di dalam gawang sendiri.

Gol tersebut membuat Norwegia menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Peluang Irak Terbuang, Norwegia Melesat

Sebelum turun minum, Irak sebenarnya memiliki beberapa kesempatan untuk menyamakan kedudukan.

Ibrahim Bayesh melihat peluangnya diblok Møller Wolfe, Al Hamadi digagalkan tekel krusial Kristoffer Ajer, sementara tendangan voli Akam Hashim hanya melayang tipis di atas mistar.

Babak kedua berjalan lebih tenang dibandingkan 45 menit pertama. Norwegia bahkan baru mencatatkan percobaan pertama setelah jeda pada menit ke-76.

Dari situasi sepak pojok yang lahir setelah upaya Kristian Thorstvedt diblok, Leo Østigård sukses menyundul bola masuk dan memperlebar keunggulan menjadi 3-1.

Haaland nyaris melengkapi hattrick pada fase akhir pertandingan setelah memanfaatkan umpan balik buruk Zidane Iqbal. Namun kali ini Hassan bergerak cepat keluar dari sarangnya dan menggagalkan peluang tersebut.

Meski gagal mencetak gol ketiga, kontribusi Haaland tetap berujung pada gol keempat Norwegia. Sundulannya melintas di depan gawang dan secara tidak sengaja dibelokkan Aymen Hussein ke gawang sendiri pada masa injury time.

Skor 4-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Haaland Langsung Masuk Perburuan Sepatu Emas

Dua gol ke gawang Irak membuat Haaland menorehkan catatan istimewa.

Ia menjadi pemain pertama yang mencetak lebih dari satu gol untuk Norwegia pada debut Piala Dunia. Ketajamannya bersama tim nasional juga belum menunjukkan tanda-tanda berhenti, setelah kembali menambah koleksi golnya dalam pertandingan kompetitif.

Meski menang besar dan mencetak empat gol dalam satu pertandingan turnamen besar, Norwegia tetap mendapat peringatan bahwa masih ada aspek permainan yang perlu dibenahi jika ingin finis sebagai juara Grup I.

Di sisi lain, Irak bisa mengambil sejumlah hal positif dari pertandingan ini. Mereka mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya dan sempat membuat Norwegia kesulitan, terutama sepanjang babak pertama.

Kesalahan saat membangun serangan dari belakang menjadi titik balik yang merugikan mereka, tetapi performa yang ditunjukkan menunjukkan Irak masih berpeluang bersaing di grup ini.

Analisis Gilabola.com

Skor 4-1 memang terlihat seperti kemenangan mudah, tetapi jalannya pertandingan tidak sepenuhnya mencerminkan dominasi mutlak Norwegia!

Irak beberapa kali mampu menembus pertahanan lawan dan memiliki peluang yang cukup untuk membuat pertandingan berjalan berbeda.

Perbedaannya ada pada satu sosok. Ketika Irak gagal memaksimalkan peluang, Haaland tampil sangat efisien.

Dua gol dan keterlibatannya dalam gol keempat menjadi bukti bahwa pemain kelas dunia sering kali mampu mengubah arah pertandingan hanya dengan sedikit kesempatan.

Jika Norwegia ingin melangkah jauh di Piala Dunia 2026, mereka tentu membutuhkan performa tim yang lebih solid.

Tapi setidaknya selama Haaland berada dalam kondisi seperti ini, mereka akan selalu memiliki senjata yang bisa membuat lawan khawatir. Kecuali … lawan mematikan pergerakan Haaland!