Gol Super Sub Selamatkan Asa Kroasia di Piala Dunia 2026, Panama Terdepak

Kroasia akhirnya meraih kemenangan perdana mereka di Piala Dunia 2026. Bukan lewat penampilan menyerang yang memukau, melainkan melalui satu momen yang datang dari bangku cadangan.

Ante Budimir menjadi pahlawan saat Kroasia mengalahkan Panama 1-0 di Toronto Stadium, Selasa malam waktu setempat atau Rabu pagi WIB. Hasil ini membuat tim asuhan Zlatko Dalic menghidupkan kembali peluang lolos ke babak gugur dari Grup L.

Panama justru membuka laga dengan lebih berani. Cristian Martinez beberapa kali merepotkan Josko Gvardiol di sisi lapangan dan sempat mengirim umpan berbahaya ke kotak penalti, meski masih bisa diamankan Dominik Livakovic.

Kiper Kroasia itu kemudian menunjukkan refleks luar biasa ketika menepis sundulan Jose Luis Rodriguez yang mengarah ke gawang. Bola bahkan sempat membentur tiang sebelum keluar. Namun peluang tersebut akhirnya tak dihitung karena Amir Murillo lebih dulu gagal menjaga bola tetap berada di dalam lapangan saat mengirim umpan silang.

Budimir Langsung Mengubah Jalannya Pertandingan

Kroasia kesulitan menemukan ritme permainan sepanjang babak pertama. Mereka bahkan baru mencatatkan percobaan pertama ke arah gawang saat memasuki injury time lewat Martin Baturina yang memaksa Orlando Mosquera melakukan penyelamatan.

Melihat timnya buntu, Dalic melakukan perubahan saat jeda dengan memasukkan Andrej Kramaric dan Budimir.

Keputusan itu langsung membuahkan hasil.

Baru sembilan menit babak kedua berjalan, Budimir menyambar umpan silang Josip Stanisic dari jarak dekat dan membawa Kroasia unggul 1-0. Serangan tersebut diawali aksi cerdik Marco Pasalic yang melepaskan backheel untuk membuka ruang di sisi kanan.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Tiga menit kemudian, Pasalic hampir menggandakan keunggulan setelah menerima umpan lambung Luka Modric. Namun upayanya digagalkan Mosquera, sebelum bola muntah yang kembali didapatkannya melambung jauh di atas mistar.

Panama Menekan, Livakovic Jadi Tembok Terakhir

Tertinggal satu gol membuat Panama tampil lebih agresif.

Murillo dua kali memaksa Livakovic bekerja keras dalam waktu berdekatan. Tak lama berselang, Carlos Harvey juga hampir mencetak gol penyeimbang melalui situasi sepak pojok, tetapi sundulannya masih mampu ditepis sang penjaga gawang.

Meski terus ditekan hingga akhir pertandingan, Kroasia mampu mempertahankan keunggulan tipis mereka dan mengamankan tiga poin yang sangat penting.

Kemenangan ini membuat Kroasia mengoleksi tiga poin dan menjaga peluang finis di dua besar grup sebelum menghadapi Ghana pada laga terakhir.

Modric Catat Penampilan ke-200, Budimir Pecahkan Rekor

Selain kemenangan, Kroasia juga mendapat catatan spesial dari dua pemain senior mereka.

Budimir mencetak namanya dalam sejarah sebagai pencetak gol tertua Kroasia di Piala Dunia. Penyerang berusia 34 tahun 336 hari itu melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Ivica Olic pada edisi 2014.

Sementara itu, Luka Modric menandai pertandingan ini dengan penampilan internasional ke-200 bersama Kroasia.

Gelandang veteran tersebut juga mencatat akurasi umpan 88 persen setelah sukses mengalirkan 69 dari 78 operan yang dilepaskannya sepanjang laga.

Bagi Panama, kekalahan ini memastikan langkah mereka terhenti. Tim asuhan Thomas Christiansen harus tersingkir setelah kembali gagal meraih poin di turnamen ini.