Kasus Pengaturan Skor Bayangi Pantai Gading, Pemain Sempat Ditahan Polisi

Kasus di luar lapangan mendadak membayangi langkah Pantai Gading di Piala Dunia 2026. Penyerang mereka, Elye Wahi, diketahui sempat ditangkap polisi terkait dugaan pelanggaran pengaturan pertandingan hanya sekitar dua pekan sebelum turnamen dimulai.

Meski demikian, pemain berusia 23 tahun itu tetap masuk skuad Pantai Gading dan bahkan tampil sebagai starter saat Les Elephants mengalahkan Ekuador 1-0 pada Senin pagi WIB.

Dalam laga tersebut, Wahi bermain selama 56 menit sebelum ditarik keluar, sementara Pantai Gading mengamankan kemenangan lewat gol di penghujung pertandingan.

Penyelidikan Masih Berjalan

Wahi saat ini masih berada dalam proses penyelidikan terkait dugaan insiden yang terjadi ketika Nice bermain imbang tanpa gol melawan Metz bulan lalu.

Dalam pertandingan tersebut, striker Nice itu diduga sengaja menerima kartu kuning. Dugaan itulah yang kemudian menjadi bagian dari penyelidikan yang dilakukan pihak berwenang.

Menurut informasi yang diungkapkan kantor jaksa Marseille, Wahi ditangkap pada 29 Mei lalu. Penangkapan itu terjadi tidak lama setelah ia mencetak dua gol saat membantu Nice menang 4-1 atas Saint-Etienne dan memastikan timnya tetap bertahan di Ligue 1.

Meski sempat ditahan untuk pemeriksaan, Wahi tidak didakwa atas kasus tersebut. Kondisi itu membuatnya tetap bisa terbang ke Amerika Serikat untuk memperkuat Pantai Gading di Piala Dunia 2026.

Berpeluang Tampil Melawan Jerman

Sampai saat ini penyelidikan masih berlangsung dan belum ada keputusan hukum yang dijatuhkan kepada sang pemain.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Juru bicara kantor jaksa Marseille mengonfirmasi bahwa seorang pesepak bola berusia 23 tahun yang bermain di Ligue 1 memang ditangkap pada 29 Mei sebagai bagian dari investigasi terkait dugaan penipuan terorganisir, korupsi olahraga terorganisir, penanganan hasil tindak kejahatan, serta pencucian uang.

Pihak berwenang juga menjelaskan bahwa pemain tersebut telah dibebaskan setelah menjalani pemeriksaan dalam tahanan polisi. Namun, proses penyelidikan masih terus berlanjut.

Di tengah situasi tersebut, Wahi tetap berada di skuad Pantai Gading dan berpeluang kembali dimainkan saat menghadapi Jerman pada laga fase grup Piala Dunia 2026.

Opini Gilabola.com

Selama belum ada dakwaan maupun putusan hukum yang menyatakan Elye Wahi bersalah, statusnya tetap harus dianggap sebagai pemain yang sedang menjalani proses penyelidikan.

Namun, kasus ini jelas menjadi gangguan yang tidak ideal bagi Pantai Gading di tengah persiapan menghadapi lawan-lawan berat di Piala Dunia.

Fokus tim bisa saja terpecah apabila perkembangan kasus ini terus menjadi perhatian publik sepanjang turnamen berlangsung.