
Ada yang berbeda di Estadio Azteca saat peluit panjang dibunyikan pada laga pembuka Piala Dunia 2026. Bukan sekadar kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan, tetapi karena Meksiko akhirnya berhasil mematahkan catatan buruk yang selama puluhan tahun terus membayangi mereka.
El Tri membuka turnamen dengan cara yang tak pernah mereka lakukan sebelumnya.
Gol cepat Julian Quinones pada menit ke-9 langsung mengangkat suasana stadion yang dipadati lebih dari 80 ribu penonton. Keunggulan itu kemudian diperbesar Raul Jimenez pada menit ke-67 untuk memastikan Afrika Selatan pulang tanpa poin dari pertandingan pertama Grup A.
Hasil tersebut menjadi kemenangan pertama Meksiko dalam laga pembuka Piala Dunia setelah tujuh edisi sebelumnya gagal melakukannya.
Gol Cepat Quinones Jadi Awal Momen Bersejarah

Meksiko tampil agresif sejak awal pertandingan. Dukungan puluhan ribu suporter di Estadio Azteca terasa memberi energi tambahan bagi para pemain tuan rumah.
Julian Quinones menjadi sosok yang membuka jalan kemenangan lewat gol pada menit kesembilan. Setelah unggul, Meksiko mampu menjaga kendali permainan meski pertandingan berjalan cukup keras.
Raul Jimenez kemudian memperbesar keunggulan pada menit ke-67. Gol tersebut membuat posisi Meksiko semakin nyaman hingga akhir pertandingan.
Afrika Selatan sendiri menjalani laga yang tidak mudah. Tim berjulukan Bafana Bafana itu harus bermain dengan sembilan pemain setelah menerima dua kartu merah.
Menariknya, Meksiko juga kehilangan satu pemain akibat kartu merah menjelang pertandingan berakhir sehingga total ada tiga kartu merah yang dikeluarkan wasit sepanjang laga.
Atmosfer Meriah Warnai Pembukaan Piala Dunia 2026
Sebelum bola mulai bergulir, Estadio Azteca sudah lebih dulu dipenuhi kemeriahan.
Upacara pembukaan menghadirkan penampilan penyanyi Kolombia Shakira dan musisi Nigeria Burna Boy yang membawakan lagu resmi turnamen berjudul “Dai Dai”.
Perayaan tersebut membuat suasana stadion semakin hidup sebelum pertandingan dimulai.
Banyak suporter Meksiko yang menganggap pembukaan Piala Dunia 2026 berlangsung sukses. Antusiasme publik terlihat sepanjang acara hingga laga berakhir.
Kemenangan yang Membuka Harapan Baru
Tambahan tiga poin membuat langkah Meksiko di Grup A menjadi lebih ringan. Namun perjuangan mereka masih jauh dari selesai.
Di grup yang sama terdapat Korea Selatan dan Republik Ceko yang juga memburu tiket ke fase gugur bersama Afrika Selatan.
Meski begitu, kemenangan di laga pertama membuat optimisme publik Meksiko meningkat.
Sebagian pendukung percaya tim kesayangannya mampu melaju jauh di turnamen kali ini. Ada yang berharap Meksiko bisa mencapai perempat final, bahkan bermimpi melihat El Tri tampil di partai puncak.
Ada pula yang lebih realistis dengan menilai target lolos ke babak 32 besar sudah menjadi hasil yang cukup baik.
Yang jelas, kemenangan atas Afrika Selatan memberikan fondasi yang penting bagi perjalanan Meksiko di Piala Dunia 2026.
Terlebih lagi, sejarah mencatat pencapaian terbaik mereka di ajang ini adalah mencapai perempat final pada edisi 1970 dan 1986, dua turnamen yang sama-sama digelar di tanah Meksiko dengan Estadio Azteca menjadi salah satu panggung utamanya.
Opini Gilabola.com
Kemenangan ini mungkin baru satu pertandingan, tetapi dampaknya terasa jauh lebih besar bagi Meksiko. Mematahkan kutukan laga pembuka yang bertahan selama tujuh edisi memberi suntikan kepercayaan diri yang sulit diukur dengan statistik.
Namun ada satu catatan. Bermain melawan tim yang akhirnya hanya memiliki sembilan pemain seharusnya bisa dimanfaatkan lebih maksimal untuk membangun selisih gol yang lebih besar. Meski begitu, dalam turnamen singkat seperti Piala Dunia, tiga poin tetap menjadi hal terpenting.
Kini tekanan yang selama ini membayangi El Tri sedikit berkurang. Tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa kemenangan atas Afrika Selatan bukan sekadar euforia laga pembuka.
