
Momen paling emosional saat pengumuman skuad Timnas Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026 datang dari Sebastian Berhalter.
Gelandang Vancouver Whitecaps itu mengaku mengetahui namanya masuk dalam daftar 26 pemain hanya lewat notifikasi di ponselnya. Sebuah kabar yang sulit ia percaya, mengingat empat tahun lalu dirinya masih duduk di tribun menyaksikan Piala Dunia 2022 di Qatar sebagai penonton.
“Saya sedang berjalan di tangga setelah rapat tim dan melihat notifikasi di ponsel. Saya pikir tidak mungkin. Empat tahun lalu saya ada di tribun Qatar. Jika saat itu ada yang bilang saya akan masuk tim ini, mungkin orang akan menganggapnya gila,” ujar Berhalter.
Putra mantan pelatih timnas Amerika Serikat, Gregg Berhalter, itu menjadi salah satu wajah baru dalam skuad pilihan Mauricio Pochettino yang akan tampil di turnamen terbesar sepak bola dunia.
Tangis Bahagia Warnai Pengumuman Skuad
Bukan hanya Berhalter yang merasakan momen spesial.
Bek senior Tim Ream mengetahui kabar tersebut saat meninggalkan pusat latihan Charlotte FC. Sementara penyerang Club América, Alejandro Zendejas, merayakannya bersama orang tua, saudara, dan kekasihnya.
Tangis bahagia tak bisa dihindari.
Di sisi lain, Pochettino enggan membahas para pemain yang gagal masuk skuad akhir. Pelatih asal Argentina itu memilih memberi fokus penuh kepada 26 pemain yang berhasil mendapatkan tempat.
“Kami tidak bisa membicarakan pemain yang tidak masuk skuad karena itu tidak menghormati pemain yang berhasil masuk,” kata Pochettino.
Ribuan pendukung Amerika Serikat berkumpul di bawah Jembatan Brooklyn saat pengumuman skuad dilakukan. Antusiasme meningkat karena Piala Dunia kembali digelar di Amerika Utara untuk pertama kalinya sejak 1994.
Kesempatan Kedua Ricardo Pepi
Salah satu kisah menarik lainnya datang dari Ricardo Pepi.
Striker yang kini bermain untuk PSV itu sempat mengalami kekecewaan besar setelah dicoret dari skuad Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2022. Kini, ia mendapat kesempatan yang sempat hilang empat tahun lalu.
“Kehilangan kesempatan tampil di Piala Dunia membuat saya sadar ada banyak hal yang harus diperbaiki. Itu masa yang sulit, tetapi saya menjadikannya sebagai motivasi,” ujar Pepi.
Menurut Pepi, pengalaman bermain di Eropa membantunya berkembang dan lebih siap menghadapi tantangan besar di Piala Dunia.
Kehadirannya juga mendapat sambutan positif dari para suporter Amerika Serikat yang menilai Pepi bisa menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan tim di turnamen nanti.
Christian Pulisic Kapten Tim
Ban kapten akan dikenakan Christian Pulisic selama Piala Dunia 2026.
Penyerang AC Milan tersebut tetap dianggap sebagai wajah utama sepak bola Amerika Serikat, meski beberapa pendukung sempat mempertanyakan performanya setelah menjalani periode tanpa gol selama lima bulan.
Pulisic mengakui tekanan besar yang datang bersamaan dengan statusnya sebagai kapten tim.
“Ada tekanan. Ini Piala Dunia. Saya mengerti orang-orang akan memberikan tekanan kepada para pemain dan saya memahami itu,” kata Pulisic.
Meski begitu, pemain berusia 27 tahun tersebut mengaku bersyukur mendapat kesempatan memimpin negaranya di ajang sebesar Piala Dunia.
Pulisic juga menilai kehadiran Mauricio Pochettino membawa rasa percaya diri baru bagi skuad Amerika Serikat.
“Dia punya banyak pengalaman. Dia pernah melatih klub-klub besar dan tahu bagaimana mempersiapkan tim untuk turnamen seperti ini,” ujar Pulisic.
Pochettino Pilih Komposisi Tak Biasa
Dalam pemilihan skuad akhir, Pochettino membuat beberapa keputusan yang cukup mengejutkan.
Diego Luna dan Tanner Tessman termasuk nama yang gagal masuk daftar akhir meski tidak mengalami cedera.
Pelatih asal Argentina itu hanya membawa empat gelandang tengah bertahan murni, tetapi memasukkan 10 pemain bertahan ke dalam skuad.
Menurut Pochettino, keputusan tersebut diambil demi menjaga fleksibilitas taktik sepanjang turnamen.
“Kami ingin memiliki keseimbangan yang tepat. Karena itu kami membawa lima bek tengah agar tidak mengambil risiko,” jelasnya.
Dengan komposisi tersebut, Amerika Serikat memiliki opsi bermain menggunakan empat bek maupun tiga bek sesuai kebutuhan pertandingan.
Masih ada satu tanda tanya dalam skuad ini. Bek Crystal Palace, Chris Richards, masuk daftar pemain meski sedang menjalani pemulihan cedera ligamen pergelangan kaki kiri. Kondisinya akan terus dipantau menjelang batas akhir pendaftaran skuad FIFA pada 1 Juni.
Daftar 26 Pemain Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026
Kiper:
- Chris Brady
- Matt Freese
- Matt Turner
Bek:
- Max Arfsten
- Sergiño Dest
- Alex Freeman
- Mark McKenzie
- Tim Ream
- Chris Richards
- Antonee Robinson
- Miles Robinson
- Joe Scally
- Auston Trusty
Gelandang:
- Tyler Adams
- Sebastian Berhalter
- Weston McKennie
- Cristian Roldan
Sayap:
- Brenden Aaronson
- Christian Pulisic
- Gio Reyna
- Malik Tillman
- Tim Weah
- Alejandro Zendejas
Penyerang:
- Folarin Balogun
- Ricardo Pepi
- Haji Wright
Opini Gilabola.com
Masuknya Sebastian Berhalter dan Ricardo Pepi menjadi warna menarik dalam skuad Amerika Serikat kali ini. Keduanya membawa cerita perjuangan yang kuat dan bisa menjadi sumber motivasi tambahan di ruang ganti. Keputusan Pochettino yang memilih komposisi skuad tidak biasa juga menunjukkan ia ingin memberi banyak opsi taktik selama turnamen berlangsung.
