
Portugal harus puas membawa pulang satu poin setelah ditahan RD Kongo dengan skor 1-1 dalam laga Grup K Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Kamis dinihari.
Hasil ini terasa mengecewakan bagi Selecao. Mereka menguasai jalannya pertandingan hampir sepanjang laga, tetapi gagal mengubah dominasi tersebut menjadi kemenangan.
Portugal bahkan hanya membutuhkan enam menit untuk membuka keunggulan. João Neves mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan peluang yang datang di awal pertandingan dan membawa timnya unggul 1-0.
Gol cepat itu sempat membuat Portugal terlihat akan menjalani malam yang nyaman. Aliran bola mereka berjalan lancar, penguasaan bola terus meningkat, sementara Kongo lebih banyak bertahan dan menunggu kesempatan menyerang balik.
Portugal Mendominasi, RD Kongo Bertahan dengan Disiplin
Meski terus menekan, Portugal kesulitan menciptakan peluang berbahaya setelah gol João Neves.
Bruno Fernandes sempat mencoba mengancam menjelang akhir babak pertama, tetapi tembakannya masih mampu diblok lini belakang Kongo yang dipimpin Chancel Mbemba.
Di sisi lain, Kongo menunjukkan ketahanan yang patut diapresiasi. Mereka tetap disiplin meski harus menghadapi tekanan panjang dari Portugal yang berkali-kali menguasai bola hingga lebih dari 80 persen dalam beberapa periode pertandingan.
Kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil tepat sebelum turun minum.
Yoane Wissa Balas Tepat Sebelum Turun Minum
Saat babak pertama memasuki masa tambahan waktu, Kongo mendapatkan momentum.
Serangan yang dibangun dari sisi lapangan menghasilkan tekanan beruntun ke area pertahanan Portugal. Setelah sempat memperoleh sepak pojok, peluang akhirnya datang kepada Yoane Wissa.
Penyerang Kongo itu tidak menyia-nyiakan ruang yang tersedia di dalam kotak penalti. Pada menit 45+5, Wissa sukses menaklukkan Portugal dan mengubah skor menjadi 1-1.
Gol tersebut membuat kedua tim masuk ruang ganti dalam posisi seimbang.
Ronaldo Berkali-kali Mencoba
Portugal mencoba meningkatkan tekanan setelah jeda.
Pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain dengan memasukkan Francisco Conceição, Rafael Leão, Gonçalo Ramos, dan Nélson Semedo untuk menambah daya gedor.
Cristiano Ronaldo menjadi pemain yang paling sering mencoba mencari gol kemenangan. Namun beberapa peluang yang diperolehnya gagal berbuah hasil.
Kapten Portugal itu melepaskan sejumlah tembakan pada menit ke-68, 74, dan masa tambahan waktu. Sayangnya tidak satu pun yang mengarah ke sasaran.
Bruno Fernandes juga sempat mendapatkan peluang pada menit-menit akhir, tetapi usahanya melenceng dari gawang.
RD Kongo sendiri nyaris mencuri kemenangan melalui Cédric Bakambu. Namun penyelesaiannya pada menit ke-77 masih melebar.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan.
Hasil ini membuat Kongo memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka menjadi empat pertandingan beruntun di Piala Dunia.
Meski demikian, satu poin dari laga melawan Portugal tetap menjadi hasil yang berharga setelah mereka mampu meredam dominasi salah satu tim unggulan turnamen.
Opini Gilabola.com
Portugal terlihat terlalu nyaman dengan penguasaan bola mereka.
Dominasi yang sangat besar tidak otomatis menghasilkan banyak peluang bersih.
Setelah unggul cepat lewat João Neves, tempo permainan justru cenderung datar dan memberi kesempatan Kongo bertahan dengan lebih tenang.
Sebaliknya, Kongo menunjukkan karakter kuat. Mereka tidak panik saat tertinggal dan mampu memanfaatkan salah satu momen terbaik yang dimiliki melalui penyelesaian Yoane Wissa.
Jika melihat jalannya pertandingan, hasil imbang ini terasa lebih menguntungkan bagi Kongo dibanding Portugal
