Barcelona Akhiri Musim dengan Rekor Sempurna di Laga Perpisahan Lewandowski

Gilabola.com – Barcelona menutup musim kandang mereka dengan cara yang nyaris sempurna. Menang, bikin rekor, lalu melepas Robert Lewandowski dalam suasana emosional di Camp Nou.

Blaugrana menundukkan Real Betis 3-1 pada laga terakhir kandang La Liga musim ini, Minggu malam waktu setempat atau Senin dini hari WIB. Hasil itu membuat Barcelona menjadi tim pertama yang mampu memenangi seluruh 19 laga kandang dalam format La Liga 20 tim.

Raphinha jadi tokoh utama di atas lapangan. Tapi malam itu tetap milik Lewandowski.

Penyerang asal Polandia tersebut dipercaya menjadi kapten dalam laga perpisahannya bersama Barcelona. Saat ditarik keluar pada menit ke-84, seluruh Camp Nou berdiri memberi penghormatan. Lewandowski terlihat menahan air mata sebelum memeluk rekan-rekannya di tepi lapangan.

Raphinha Bikin Betis Kacau

Sebelum momen emosional itu datang, Barcelona lebih dulu mendapat dorongan besar dari permainan agresif Raphinha di sisi kanan serangan.

Winger Brasil tersebut langsung merepotkan lini belakang Betis sejak menit awal. Pergerakannya sulit ditebak, beberapa kali menusuk ke kotak penalti, lalu menciptakan peluang untuk dirinya sendiri maupun rekan setimnya.

Gol pertama Barcelona lahir lewat tendangan bebas cantik Raphinha. Eksekusinya membuat kiper Betis salah langkah dan hanya bisa melihat bola masuk ke gawang.

Betis bukannya tanpa ancaman. Mantan winger Barcelona, Ez Abde, sempat merepotkan Jules Kounde lewat kecepatannya. Ia juga memaksa Joan Garcia melakukan penyelamatan penting di babak pertama.

Meski begitu, Barcelona tetap menutup paruh pertama dengan keunggulan tipis 1-0.

Hadiah dari Bellerin dan Drama Penalti

Tempo pertandingan sempat menurun selepas jeda. Kedua tim lebih banyak kehilangan momentum di area tengah dan sulit menciptakan peluang bersih.

Sampai akhirnya kesalahan Héctor Bellerín mengubah situasi.

Bek Betis itu salah memberikan umpan di dekat kotak penalti sendiri. Bola jatuh tepat ke kaki Raphinha yang tanpa kesulitan mencetak gol keduanya malam itu sebelum digantikan usai tampil luar biasa.

Betis kemudian memperkecil skor lewat penalti Isco. Wasit menunjuk titik putih setelah meninjau VAR dan menilai Gavi melakukan pelanggaran di kotak terlarang.

Isco sukses menuntaskan penalti dan membuat skor berubah jadi 2-1.

Namun Barcelona tidak butuh waktu lama untuk kembali menjauh. João Cancelo mencetak gol indah dari luar kotak penalti untuk mengembalikan keunggulan dua gol tuan rumah.

Sisa pertandingan kemudian berubah menjadi panggung penghormatan untuk Lewandowski.

Rekor Sempurna Barcelona

Peluit panjang akhirnya menutup malam bersejarah di Camp Nou. Barcelona resmi mengakhiri musim kandang dengan rekor sempurna: 19 kemenangan dari 19 pertandingan.

Catatan yang belum pernah dibuat tim mana pun dalam sejarah La Liga format 20 peserta.

Dan di tengah semua selebrasi itu, perpisahan Robert Lewandowski menjadi momen yang paling membekas bagi publik Camp Nou.

Opini Gilabola.com

Barcelona memang menang dan mencetak sejarah, tapi atmosfer malam itu terasa jauh lebih besar dari sekadar tiga poin. Ada nuansa perpisahan era di Camp Nou saat Lewandowski berjalan keluar lapangan dengan mata berkaca-kaca. Raphinha boleh jadi bintang pertandingan, tapi emosi stadion malam itu sepenuhnya milik sang striker Polandia.

Ikuti Gilabola.com di Google News