Barcelona Tak Mampu Datangkan Rashford, Tapi Berani Gaji Besar Anthony Gordon?

Anthony Gordon tak membutuhkan waktu lama untuk mencapai kesepakatan dengan Barcelona. Saat diperkenalkan secara resmi, winger timnas Inggris itu bahkan mengungkapkan bahwa seluruh proses kontraknya sebenarnya sudah rampung dua hari lebih awal.

Kecepatan negosiasi tersebut tampaknya tak lepas dari tawaran yang diterimanya. Gordon dikabarkan memperoleh kenaikan gaji hingga dua kali lipat dibanding saat masih membela Newcastle United.

Barcelona mengeluarkan dana transfer sebesar 80 juta euro atau sekitar Rp1,5 triliun untuk memboyong pemain berusia 25 tahun tersebut. Pembahasan terbesar dalam negosiasi disebut terjadi pada skema pembayaran transfer antara kedua klub.

Soal kontrak pribadi, prosesnya jauh lebih mulus.

Gordon disebut akan menerima gaji sekitar 403 ribu dolar AS per pekan atau setara Rp6,5 miliar. Dalam setahun, pendapatannya mencapai sekitar Rp338 miliar.

Angka itu langsung menempatkannya di kelompok pemain dengan bayaran tertinggi di skuad Barcelona saat ini.

Hanya Kalah dari Yamal dan Raphinha

Di daftar penghasilan pemain Barcelona, Lamine Yamal masih berada di posisi teratas setelah memperpanjang kontraknya hingga 2031.

Pemain muda Spanyol tersebut menerima gaji dasar sekitar Rp567 miliar per tahun. Dengan tambahan bonus dan berbagai klausul lainnya, nilainya bahkan bisa menyentuh Rp757 miliar per musim.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Di bawah Yamal terdapat Raphinha yang memperoleh sekitar Rp341 miliar per tahun.

Gordon menempel sangat dekat dengan angka tersebut. Pendapatannya diperkirakan mencapai Rp338 miliar per musim, membuatnya langsung masuk kelompok elite penghasil gaji terbesar di Camp Nou.

Gaji Gordon juga berada di atas Marc-Andre ter Stegen yang menerima sekitar Rp264 miliar per tahun.

Sementara Frenkie de Jong, Pedri, Dani Olmo, dan Ronald Araujo berada di kisaran Rp227 miliar per musim setelah beberapa penyesuaian kontrak yang dilakukan Barcelona dalam beberapa tahun terakhir.

Kepergian Robert Lewandowski turut membantu kondisi finansial klub. Sebelum hengkang, striker Polandia itu menjadi pemain dengan gaji tertinggi di Barcelona dengan nilai sekitar Rp680 miliar per tahun pada musim terakhir kontraknya.

Mengapa Barcelona Memilih Gordon Ketimbang Rashford?

Salah satu alasan Barcelona lebih agresif mengejar Gordon dibanding Marcus Rashford disebut berkaitan dengan struktur gaji.

Meski bayaran Gordon tergolong sangat tinggi, gaji yang diminta Rashford diyakini masih jauh lebih besar.

Barcelona juga menilai Gordon menawarkan profil yang berbeda.

Rashford sebenarnya tampil cukup produktif selama masa peminjamannya di Camp Nou. Namun kontribusinya saat tim kehilangan bola dinilai belum memenuhi kebutuhan pelatih Hansi Flick.

Sebaliknya, Gordon dikenal memiliki intensitas tinggi saat menyerang maupun bertahan. Kemampuannya melakukan pressing dan menutup ruang lawan menjadi nilai tambah yang dianggap cocok dengan gaya permainan Flick.

Tak heran jika proses penandatanganan kontraknya berlangsung cepat.

Barcelona mendapatkan pemain yang mereka inginkan, sementara Gordon memperoleh kontrak besar yang langsung menempatkannya di antara pemain dengan gaji tertinggi di klub.

Opini Gilabola.com

Dari sisi finansial, Barcelona tampaknya melihat Anthony Gordon sebagai investasi yang lebih seimbang dibanding Marcus Rashford. Nilai transfernya memang besar, tetapi struktur gajinya masih dianggap lebih masuk akal untuk kondisi klub saat ini.

Jika Gordon mampu menghadirkan energi dan intensitas yang sesuai dengan kebutuhan Hansi Flick, Barcelona berpeluang mendapatkan pemain penting untuk beberapa musim ke depan tanpa harus menanggung beban gaji setinggi yang mungkin diminta Rashford.