Analisis: Buang Banyak Peluang, Brasil Dihukum oleh Ketajaman Erling Haaland

Brasil harus mengubur mimpi meraih gelar juara dunia keenam setelah langkah mereka dihentikan Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Erling Haaland menjadi sosok yang paling menentukan lewat dua gol yang memastikan kemenangan 2-1 untuk tim Skandinavia itu di MetLife Stadium, New Jersey, Senin (7/7/2026).

Hasil tersebut sekaligus membawa Norwegia mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya mereka berhasil menembus perempat final Piala Dunia.

Brasil sebenarnya mampu menciptakan cukup banyak peluang untuk mengendalikan pertandingan, tetapi penyelesaian akhir yang buruk membuat semuanya sia-sia.

Ketika sebuah tim gagal memaksimalkan momen terbaiknya, mereka memberi kesempatan kepada lawan untuk menghukum.

Norwegia memiliki Haaland, salah satu penyerang paling tajam di dunia, dan ia menunjukkan perbedaan kualitas itu pada saat yang paling menentukan.

Haaland Menangi Duel Melawan Lini Belakang Brasil

Pertemuan antara Erling Haaland dan duet bek tengah Brasil, Gabriel Magalhaes serta Danilo, menjadi salah satu sorotan sebelum laga dimulai. Di lapangan, penyerang Norwegia itu keluar sebagai pemenang.

Gol pertama lahir pada menit ke-79. Andreas Schjelderup mengirim umpan silang dari sisi kiri yang berhasil disambut sundulan Haaland setelah lebih cepat menyambar bola dibanding Gabriel Magalhaes.

Brasil masih berusaha mengejar ketertinggalan, tetapi Haaland kembali menunjukkan kualitasnya menjelang waktu normal berakhir. Ia mampu mempertahankan penguasaan bola saat dikawal Danilo dan Gabriel Magalhaes sebelum melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang menggandakan keunggulan Norwegia.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Neymar sempat memperkecil kedudukan lewat eksekusi penalti pada masa injury time. Namun gol tersebut tidak cukup menyelamatkan Brasil dari kekalahan.

Kekalahan ini menjadi kali keenam secara beruntun Brasil tersingkir dari Piala Dunia oleh wakil Eropa.

Banyak Peluang Terbuang, Brasil Bayar Mahal

Strategi Brasil sebenarnya berjalan sesuai rencana sejak awal pertandingan. Mereka membiarkan Norwegia lebih banyak menguasai bola sambil mengandalkan serangan balik cepat melalui Vinicius Junior, Rayan, Bruno Guimaraes, dan rekan-rekannya.

Peluang demi peluang pun tercipta.

Bruno Guimaraes gagal memanfaatkan hadiah penalti. Endrick juga membuang kesempatan emas saat tinggal berhadapan dengan kiper Orjan Nyland. Sejumlah umpan silang Vinicius Junior dan Gabriel Martinelli pun tidak mampu diselesaikan pemain Brasil di depan gawang.

Di sisi lain, Norwegia sempat mencetak gol melalui Alexander Sorloth sebelum dianulir karena offside. Martin Odegaard juga menguji Alisson lewat tembakan keras setelah menerima bola hasil situasi serangan langsung.

Memasuki babak kedua, permainan menjadi semakin terbuka. Brasil mulai kehilangan keseimbangan di sektor kanan pertahanan. Celah itulah yang dimanfaatkan Schjelderup untuk mengirim assist kepada Haaland sebelum sang striker kembali mencetak gol keduanya.

Norwegia pun menutup pertandingan dengan kemenangan 2-1 dan berhak melaju ke perempat final. Mereka akan menghadapi pemenang laga Inggris melawan Meksiko pada Sabtu mendatang.

Ancelotti Masih Punya Waktu Membangun Brasil

Kegagalan di Piala Dunia 2026 memang menjadi pukulan berat bagi Brasil. Namun perjalanan Carlo Ancelotti bersama Selecao belum berakhir.

Pelatih asal Italia itu sebelumnya telah memastikan kontraknya diperpanjang hingga 2030. Dengan satu siklus penuh menuju turnamen besar berikutnya, Ancelotti memiliki kesempatan membangun skuad yang lebih solid, termasuk ketika kondisi tim tidak lagi diganggu banyak cedera.

Dapatkan berita dengan ulasan mendalam, serta kabar terbaru hanya di Gilabola.com.