HomeLiga SpanyolDuel Dua Raksasa Spanyol Terancam Ditunda Usai...

Duel Dua Raksasa Spanyol Terancam Ditunda Usai Tragedi Maut Jesús de Miguel

Dunia sepak bola Spanyol tengah berduka, Jesús de Miguel, penyerang Tenerife yang baru saja membantu timnya promosi musim lalu, mengembuskan napas terakhirnya.

Tragedi ini bermula dari benturan keras dalam laga La Liga 2 antara Tenerife melawan FC Andorra. De Miguel mengalami cedera dada parah yang memicu serangan jantung mendadak.

Sempat dilarikan ke rumah sakit dan dikabarkan stabil, namun nyawanya tetap tak tertolong. Pemain berusia 30 tahun itu meninggal dunia dini hari tadi.

Gara-gara insiden maut tersebut, kiper lawan yakni Jesús Owono langsung diganjar kartu merah di atas lapangan. Tak berhenti sampai di situ, Owono kini malah harus menutup akun Instagram pribadinya.

Tekanan mental menghantamnya usai menerima gelombang kecaman serta makian dari netizen atas kepergian De Miguel.

Bayang-Bayang Penundaan Laga Pekan Ini

Menariknya, badai duka ini langsung merembet ke kasta tertinggi Liga Spanyol. Seluruh pertandingan dari dua divisi teratas sepak bola Spanyol akhir pekan ini terancam batal.

Berdasarkan laporan stasiun radio Cadena SER lewat program El Larguero, otoritas setempat tengah mempertimbangkan opsi penundaan 20 pertandingan.

Jadwal yang membentang dari Jumat, 6 November 2026 hingga Senin, 9 November 2026 itu kini berada di ujung tanduk. Asosiasi pemain sepak bola Spanyol atau AFE juga secara tegas meminta penghentian sementara laga di dua divisi teratas.

Sebagai catatan, laga Tenerife kontra Granada sudah dipastikan ditunda lebih dulu.

Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!

Tapi, situasi rumit tak bisa dihindari begitu saja. Ada sederet masalah kontrak yang wajib diselesaikan bersama pihak stasiun televisi pemegang hak siar serta para sponsor.

Penataan ulang jadwal satu pekan penuh tentu membawa dampak domino yang tidak mudah. Meski demikian, para pejabat tinggi sepak bola Spanyol dikabarkan tengah serius mengkaji kemungkinan tersebut.

Pengakuan Emosional Bintang Barcelona

Tragedi Jesús de Miguel

Kabar duka ini merasuk cepat ke ruang ganti klub-klub top. Barcelona sendiri sedang turun bertanding melawan Aston Villa di Liga Champions.

Saat laga usai, sayap andalan Blaugrana, Raphinha, tak kuasa menutupi kepedihannya. Bayangkan, ia mengaku sangat kesulitan fokus di atas lapangan.

“Rasanya begitu sulit bermain setelah mendengar berita tragis itu,” aku Raphinha. “Ia adalah sesama pemain dan hal seperti ini bisa menimpa siapa saja. Bisa saja menimpa saya. Usianya bahkan sama persis dengan saya.”

Sementara itu, proses hukum berjalan menyusul insiden nahas ini. Penyelidikan rutin atas kematian De Miguel telah dibuka.

Namun, Kepala Kejaksaan Negeri Santa Cruz de Tenerife, José Luis Sánchez-Jáuregui, menyatakan kepada kantor berita Spanyol EFE bahwa kiper Jesús Owono sangat kecil kemungkinannya menghadapi proses pidana.

Belum ada satu pun kata keluar langsung dari mulut Owono. Kendati demikian, rekan setimnya yakni Lautaro Spatz, langsung maju membela sang penjaga gawang lewat unggahan emosional di Instagram.

“Ada momen-momen di mana sepak bola kehilangan maknanya,” tulis Spatz. “Sebuah tragedi yang membuat kami hancur, kehilangan kata-kata, dan memikul kesedihan yang sulit dijelaskan.”

Ia menegaskan bahwa insiden tersebut murni kecelakaan di lapangan. Rekan-rekannya tahu betul betapa terpukulnya Owono saat ini dan memastikan tidak ada sedikit pun niat melukai dari rekannya itu.

Eka Chandrasari
Eka Chandrasarihttps://gilabola.com/author/ekachan/
Eka Chandrasari adalah jurnalis olahraga yang berdedikasi untuk memberikan liputan komprehensif tentang sepak bola Eropa dan Indonesia. Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun, ia menjadi sumber terpercaya bagi para penggemar yang ingin mengetahui berita terbaru tentang klub dan pemain favorit mereka.

TERKINI