
Manchester United masih punya pekerjaan rumah pada dua pekan terakhir bursa transfer musim panas. Bukan hanya soal mendatangkan pemain, klub juga bersiap melepas sejumlah pemain, termasuk beberapa nama dari akademi.
Setidaknya sembilan pemain berpeluang meninggalkan Old Trafford sebelum batas waktu 1 September. Sebagian diarahkan untuk menjalani peminjaman, sementara United terbuka mempertimbangkan penjualan permanen untuk beberapa nama.
Toby Collyer Menunggu Lampu Hijau
Toby Collyer menjadi salah satu pemain yang situasinya paling menarik. Gelandang berusia 22 tahun itu masih menunggu lampu hijau untuk meninggalkan Manchester United setelah klub menyelesaikan opsi lini tengah tim utama.
Collyer sudah menarik minat dari sejumlah klub Championship, baik untuk transfer permanen maupun peminjaman.
Kepergiannya bukan berarti ia sudah menyerah mengejar impian di United. Collyer memang selalu ingin bermain untuk klub tersebut, tetapi kini ia siap pergi demi mendapatkan kesempatan dan mengukuhkan dirinya sebagai pemain Premier League.
Kontraknya masih tersisa satu tahun dengan opsi perpanjangan 12 bulan. United juga terbuka terhadap tawaran permanen.
Situasi serupa dialami Dan Gore.
Gore menghabiskan musim lalu sebagai pemain pinjaman di Rotherham dan mencatatkan 44 penampilan. Pengalaman tersebut membuatnya dinilai sudah melewati level sepak bola akademi.
Ia diperkirakan meninggalkan United sebelum deadline. Gore sebenarnya telah menandatangani kontrak baru sebelum bergabung dengan Rotherham. Kontrak tersebut berlaku hingga musim panas 2028, meski United tidak mengumumkannya.
Chido Obi dan Jacob Devaney Bisa Kembali Dipinjamkan
Chido Obi juga diperkirakan meninggalkan klub dengan status pinjaman.
Penyerang muda itu sempat menarik perhatian FC Koln pada awal bursa transfer. United melihat manfaat jika Obi bermain untuk klub Eropa pada musim ini.
Obi mencatatkan tujuh penampilan senior pada musim 2024/25. Namun, Ruben Amorim menilai waktunya masuk secara penuh ke tim utama masih terlalu dini karena kondisi cedera dalam skuad.
Performa Obi di level akademi memang meningkat musim lalu. Meski begitu, ia hanya dua kali masuk skuad pertandingan Premier League.
Ada pula Jacob Devaney yang sudah disiapkan untuk menjalani masa peminjaman lainnya.
Gelandang tersebut mendapat minat dari klub-klub Championship dan sejumlah tim di Eropa. Devaney akan menentukan klub yang dianggap paling tepat untuk perkembangan kariernya.
Reputasinya meningkat pada paruh kedua musim lalu ketika menjalani masa pinjaman bersama St Mirren. Ia menjadi starter dalam hampir seluruh pertandingan yang dimainkan, hanya dua kali tidak membuka laga sebagai pemain inti selama waktunya di kasta tertinggi Liga Skotlandia.
Empat Pemain Lain Juga Bisa Pergi
Jack Moorhouse dan Ethan Wheatley diperkirakan akan mencari pengalaman lewat peminjaman.
Sementara itu, Manchester United akan mempertimbangkan penawaran permanen untuk Habeeb Ogunneye, Louis Jackson, dan Gabriele Biancheri.
Jika transfer permanen untuk ketiganya tidak terwujud, United tetap menyiapkan opsi peminjaman.
Kebijakan tersebut memperlihatkan bagaimana klub berusaha mencari jalan keluar yang sesuai untuk pemain-pemain muda. United tidak hanya mengejar kepindahan, tetapi juga berusaha menjaga kepentingan klub dalam jangka panjang.
Hal itu terlihat dari kesepakatan beberapa pemain akademi yang sudah dilepas.
United terus memasukkan klausul yang menguntungkan dalam penjualan pemain muda. Dalam transfer Tyler Fredricson, misalnya, klub memasukkan klausul penjualan kembali dengan persentase yang disebut berada di kisaran “persentase tinggi”, sekaligus opsi pembelian kembali.
Klausul serupa juga masuk dalam kesepakatan Radek Vitek ke Middlesbrough.
United bahkan mendapatkan keuntungan tunai dari kepindahan Ethan Williams ke Peterborough pada pekan lalu. Kesepakatan tersebut mencakup klausul penjualan kembali sebesar 50 persen, opsi pembelian kembali, serta hak menyamai tawaran dari klub lain.
