Ange Postecoglou Kecewa Tottenham Hotspur Tersingkir dari Piala FA di Tangan Citizens

Gilabola.com – Manajer Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou, memberikan pandangan menyeluruh setelah timnya mengalami kekalahan 0-1 dari Manchester City dalam putaran keempat Piala FA pada Sabtu (27/1) dini hari WIB.

Dalam konferensi pers yang diberitakan di situs klub, Ange Postecoglou menyatakan rasa kecewanya atas kekalahan tersebut, terutama karena timnya berjuang keras sepanjang pertandingan dan kebobolan gol di akhir.

Bos Spurs merasa frustrasi dengan fakta bahwa kebobolan terjadi begitu terlambat, memberikan sedikit kesempatan bagi timnya untuk pulih setelah Nathan Ake mencetak gol menit ke-88.

Meskipun berjuang keras untuk bertahan, Ange Postecoglou menyadari bahwa pertahanan saja tidak cukup untuk memastikan kemenangan jika mereka kemudian tidak mampu mencetak gol.

Pertanyaan mengenai reaksi terhadap keputusan Jurgen Klopp yang mengejutkan banyak orang tidak dianggap tidak tepat oleh Postecoglou, yang menyatakan bahwa mungkin bukan saat yang tepat untuk membahas hal tersebut.

Guglielmo Vicario, penjaga gawang Tottenham Hotspur, melakukan pelanggaran di penghujung gol, dan Postecoglou menerima keputusan wasit dan VAR yang menolak pelanggaran tersebut.

Juru taktik berusia 58 tahun itu menilai bahwa timnya perlu lebih percaya diri dalam 45 menit pertama pertandingan untuk mengatasi tim lawan yang kuat seperti Manchester City.

Ange Postecoglou menyatakan bahwa tantangan melawan tim papan atas seperti Manchester City memerlukan peningkatan keyakinan diri dan performa yang lebih baik.

Dia merinci bahwa babak pertama timnya terlalu pasif, memberikan kesempatan bagi pasukan Pep Guardiola untuk mengendalikan pertandingan, sementara Spurs hanya mampu menunggu kesempatan serangan balik.

Meskipun Tottenham Hotspur memulai babak kedua dengan lebih baik, Postecoglou mengakui bahwa sulit untuk mengubah keadaan pertandingan di pertengahan pertandingan. Dia mengatakan bahwa timnya bekerja keras untuk tetap dalam pertandingan daripada mengungguli lawan.

Dalam menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan memainkan James Maddison yang baru kembali dari cedera sebagai starter, Postecoglou mengungkapkan bahwa keputusan tersebut tidak terlalu sulit.

Meskipun Maddison telah berlatih dengan baik, Postecoglou lebih memilih untuk membawanya masuk dari bangku cadangan, merasa bahwa itu akan lebih bermanfaat bagi tim secara keseluruhan.

Postecoglou menekankan bahwa Tottenham masih dalam tahap awal dalam mencapai targetnya, dan meskipun kekalahan yang dihadapi sulit dihadapi, dia mengingatkan untuk tetap realistis dan memiliki perspektif jangka panjang.

Dia mengakui kesulitan dalam membalikkan keadaan melawan tim sekelas Manchester City, tetapi percaya bahwa timnya perlu menggunakan pengalaman ini sebagai tolok ukur untuk berkembang di masa mendatang.