Aston Villa Bukan Kali Pertama Unggul 2 Gol dan Tetap Saja Kalah

Gila Bola – Tragedi Aston Villa unggul dua gol lalu berbalik dikejar dan kemudian kalah 3-2 bukan sekali ini saja dialami tim itu. Pada Mei 2022 mereka pernah mengalami hal yang sama di kota yang sama, seragam yang berbeda, biru langit.

Seperti terlihat pada foto di atas Matty Cash merayakan golnya ke gawang the Skyblues untuk gol pertama pertandingan kontra Manchester City, sebelum gol kedua terjadi melalui Philippe Coutinho.

Skor 0-2 di Etihad Stadium dan pertandingan sudah memasuki menit 69, menang dong? Salah besar. Dalam waktu 21 menit kemudian mereka menyusul tiga gol melalui Ilkay Gundogan, Rodri, dan satu lagi kembali gol sang gelandang Jerman tersebut.

Aston Villa Dua Kali Derita Kekalahan 3-2 Setelah Unggul Dua Gol

Dengan demikian apa yang terjadi di Old Trafford kemarin itu sebenarnya mengulangi peristiwa Mei 2022 itu.

Namun bedanya, dua gol dari John McGinn dan kemudian Leander Dendoncker itu terjadi selama babak pertama laga di Manchester United, dengan skor terjaga 0-2 saat turun minum.

Hanya ada selisih waktu lima menit antara gol McGinn dan gelandang Belgia tersebut, saat bola sepak pojok tertuju ke arah Clement Lenglet, yang menanduk bola dan disambar menggunakan sisi luar sepatu kanan Dendoncker.

Setelah satu gol dari Alejandro Garnacho dianulir pada awal paruh kedua permainan, tiga gol datang setelah itu.

Diawali dengan gol sang pemain muda Argentina pada menit 59, disusul satu gol lain pada menit 71 dan ditutup dengan gol pemain Denmark Rasmus Hojlund delapan menit jelang bubaran.

Fakta Lain Hasil Man Utd vs Aston Villa

Dua gol dari Alejandro Garnacho, yang masih berumur 19 tahun dan 178 hari, merupakan sebuah rekor baru dalam sejarah Manchester United.

Sang pemain Argentina itu menjadi pemain remaja kesembilan dalam sejarah klub yang berhasil mencetak dua gol dalam satu laga yang sama.

Gol Garnacho pada menit 59 itu mengakhiri rangkaian 439 menit dahaga gol yang diderita tim asuhan Erik ten Hag di semua kompetisi.

Gol terakhir tim terjadi saat Scott McTominay merobek jala gawang Chelsea pada awal Desember 2023.

Kemenangan atas Aston Villa itu juga berarti, mereka sudah 14 kali sepanjang sejarah Premier League berhasil menang setelah lebih dulu tertinggal dua gol. Itu lima kali lebih banyak daripada tim lain manapun, menjadi jejak sisa-sisa mentalitas determinasi klub yang luar biasa.

Ayo join channel whatsapp Gilabola.com untuk mendapatkan update terbaru seputar sepak bola! klik di sini gibolers!