Bersinar di Piala Dunia, Jonathan David Langsung Masuk Radar Tottenham

Tottenham Hotspur mulai memantau situasi Jonathan David setelah penyerang Juventus itu kembali mencuri perhatian lewat penampilannya di Piala Dunia 2026.

Nama David memang sempat meredup sepanjang musim lalu di level klub. Namun performanya bersama tim nasional Kanada membuat sejumlah peminat kembali melirik.

Salah satunya Tottenham yang kini disebut sedang mempertimbangkan langkah untuk membawanya ke London Utara pada bursa transfer musim panas ini.

Piala Dunia Angkat Kembali Nilai Jonathan David

Jonathan David datang ke Juventus dengan reputasi besar setelah menjalani periode sukses bersama Lille.

Saat masih membela klub Prancis tersebut, ia menjadi salah satu pemain kunci yang membantu Lille menjuarai Ligue 1 musim 2020-21. Setahun kemudian, ia juga ikut membawa klub meraih gelar Trophée des Champions.

Catatan produktivitasnya kala itu membuat Lille rela memecahkan rekor transfer klub demi mendapatkan jasanya.

Sayangnya, kisah yang sama belum terulang di Turin.

Sepanjang musim lalu, David hanya mampu mencatatkan delapan gol dan lima assist dari 46 pertandingan di semua kompetisi bersama Juventus. Jumlah itu jauh dari ekspektasi yang mengiringi kedatangannya.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Namun saat banyak yang mulai meragukannya, David justru tampil meledak di Piala Dunia 2026.

Penyerang berusia 26 tahun tersebut mencetak hat-trick saat Kanada menghancurkan Qatar dengan skor telak 6-0. Penampilan itu membuat namanya masuk dalam persaingan daftar pencetak gol terbanyak turnamen.

Tottenham Tidak Sendirian

Menurut laporan TuttoJuve, Tottenham menjadi salah satu klub yang kini tertarik merekrut David.

Juventus disebut memasang harga sekitar 30 juta poundsterling atau sekitar Rp665 miliar untuk striker Kanada tersebut. Dana hasil penjualan nantinya akan digunakan untuk memperkuat skuad menjelang musim baru.

Meski demikian, Tottenham tidak akan mendapatkan jalan mudah.

Nottingham Forest, West Ham United, Lyon, hingga mantan klubnya Lille juga dikabarkan ikut memantau perkembangan situasi David.

Persaingan diperkirakan akan semakin panas apabila sang pemain terus tampil tajam selama Piala Dunia berlangsung.

Gaya Bermain Juventus Dinilai Kurang Cocok

Penurunan produktivitas David di Juventus memang menimbulkan tanda tanya. Akan tetapi, ada pandangan bahwa masalah tersebut bukan semata-mata karena kualitas pemain.

Skema permainan Juventus musim lalu dinilai kurang mendukung karakter David sebagai penyerang yang mengandalkan pergerakan di belakang garis pertahanan lawan.

Dengan keberadaan Kenan Yildiz dan Francisco Conceicao di sektor sayap serta Weston McKennie yang beroperasi di area tengah, Juventus lebih sering membutuhkan sosok target man di kotak penalti. Situasi itu membuat Dusan Vlahovic kerap menjadi pilihan utama ketika tersedia.

Karena alasan tersebut, David diyakini masih memiliki peluang besar untuk kembali menunjukkan ketajamannya jika bergabung dengan tim yang lebih sesuai dengan karakter bermainnya.

Performa Jonathan David di Juventus sebenarnnya belum cukup untuk disebut gagal total. Delapan gol dan lima assist memang tidak istimewa, tetapi konteks permainan tim juga perlu diperhitungkan.

Ledakan performanya di Piala Dunia menunjukkan kualitas dasarnya belum hilang. Jika Tottenham benar-benar serius merekrutnya, David berpotensi menjadi salah satu transfer yang nilainya jauh lebih besar dibanding harga yang harus dibayarkan saat ini.