Diogo Dalot Senang Diberi Kepercayaan Manajer Erik ten Hag di Manchester United

Gila BolaDiogo Dalot, bek Manchester United, menyatakan bahwa bekerja dengan manajer Erik ten Hag telah membantu perkembangan dalam gaya sepak bolanya, seperti yang diberitakan di situs resmi klub.

Pemain internasional Portugal itu menjadi salah satu pemain yang mendapatkan manfaat dari kedatangan manajer Belanda di Old Trafford karena dia berhasil mendapatkan kepercayaan untuk bermain secara reguler.

Sempat tersingkir di era Ole Gunnar Solskjaer, yang membuatnya sempat dipinjamkan ke AC Milan, sebenarnya Diogo Dalot mulai mendapatkan kembali tempatnya di starting XI Manchester United ketika Ralf Rangnick masuk sebagai bos karetaker.

Bek berusia 24 tahun itu terus mempertahankan tempatnya di era Erik ten Hag yang mengusung sepak bola ofensif dengan banyak mengandalkan daya serang dari kedua bek sayap.

Di musim lalu, mantan pemain FC Porto itu bermain dalam 42 penampilan di semua kompetisi untuk Manchester United, 26 di antaranya di Premier League dengan dia bermain 24 kali sebagai starter.

Sekarang, dalam wawancaranya dengan MUTV, Diogo Dalot mengakui bahwa manajer Erik ten Hag memberikan kepercayaan diri kepadanya dan cara bermain yang diinginkan oleh bos Belanda itu cocok dengan dirinya.

Bek kanan internasional Portugal itu pun senang bekerja dengan manajer Belanda tersebut, menyukai manajer yang sangat menuntut dan memperhatikan detail dalam pelatihannya.

Dalot Dalot menyadari bahwa peran full-back semakin penting dalam sepak bola modern, terutama dalam aspek menyerang. Dia merasa tuntutan yang diajukan oleh Erik ten Hag sesuai dengan cara dia ingin mengekspresikan dirinya di lapangan, terutama dalam meningkatkan peran menyerangnya.

Hal tersebut ditunjukkan dengan cara spektakuler ketika dia mencetak gol melawan Borussia Dortmund di Las Vegas dalam pertandingan awal pekan ini, meski Manchester United akhirnya kalah 3-2 di pertandingan itu.

Diogo Dalot menyatakan bahwa peran bek sayap telah mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir. Mereka lebih terlibat dalam serangan dan banyak pelatih mencoba menggunakan bek sayap secara lebih maju dalam pertandingan.

Dia mengakui bahwa sepak bola berkembang dan para pemain harus beradaptasi dengan perubahan tersebut. Dia percaya bahwa kemampuannya untuk bermain di kedua sisi, kanan dan kiri, memberikan nilai tambah dalam sepak bolanya.

Pemain berusia 24 tahun itu telah menunjukkan kenyamanannya dalam bermain di kedua posisi tersebut dan tidak memiliki masalah untuk bermain di sisi kiri atau kanan lapangan sesuai dengan kebutuhan tim.

advertisement

Ayo join channel whatsapp Gilabola.com untuk mendapatkan update terbaru seputar sepak bola! klik di sini gibolers!