Harry Maguire Merasa Frustrasi Karena Buruknya Kinerja Manchester United

Gilabola.comHarry Maguire menunjukkan rasa frustrasi dan kekecewaannya dengan jelas saat berbicara mengenai kekalahan 1-0 yang dialami Manchester United dari Newcastle United pada Minggu (3/12) dini hari WIB.

The Red Devils tampil buruk dan benar-benar berada dalam dominasi tuan rumah di hampir sepanjang pertandingan, di mana mereka akhirnya kebobolan gol Anthony Gordon dalam tembakan ke-18 ke gawang mereka.

Di sisi lain, sebuah tembakan Alejandro Garnacho di awal babak pertama yang diselamatkan Nick Pope adalah satu-satunya tembakan tepat sasaran yang mampu dilakukan Manchester United.

Sebenarnya ada peluang bagi Setan Merah untuk menyamakan skor di akhir babak pertama, tapi tembakan Antony yang masuk ke gawang akhirnya dinilai offside usai mengenai Harry Maguire yang memang berdiri offside.

Dalam wawancara yang kami beritakan dari situs klub, bek tengah mengungkapkan bahwa para pemain merasa kecewa, dan menilai bahwa performa tim tidak sesuai dengan level yang diharapkan.

Harry Maguire, yang bermain bersama Luke Shaw di jantung pertahanan, diakui sebagai salah satu pemain yang tampil lebih baik, melakukan sejumlah blok penting, tekel, dan intersepsi untuk menggagalkan serangan Newcastle, menunjukkan semangat dan hasrat yang besar di kedua sisi lapangan.

Meskipun memberikan kontribusi positif, dia mengaku kecewa dengan tingkat kinerja timnya secara keseluruhan dan menyebut bahwa Newcastle mendominasi sebagian besar aspek pertandingan.

Sementara Manchester United nyaris menyamakan kedudukan di akhir pertandingan, Harry Maguire menyatakan bahwa Eddie Howe dan timnya pantas meraih kemenangan dengan lebih dari satu gol.

AYO JOIN CHANNEL WHATSAPP GILABOLA.COM UNTUK MENDAPATKAN UPDATE TERBARU SEPUTAR SEPAK BOLA! KLIK DI SINI GIBOLERS!

Dia juga mengakui bahwa para pemain memberikan tekanan pada lawan di 10 atau 15 menit terakhir, namun hal itu tidak cukup, dan pada akhirnya, Newcastle pantas mendapatkan kemenangan mereka.

Harry Maguire menyoroti beberapa aspek yang perlu diperbaiki oleh tim, khususnya terkait pertahanan. Dia menyebut bahwa tim membiarkan lawan masuk ke kotak penalti dengan terlalu mudah, dan ini adalah sesuatu yang perlu diperbaiki oleh seluruh tim.

Bek tengah internasional Inggris itu juga mencatat bahwa jadwal yang padat, dengan tiga pertandingan tandang dalam enam hari, bukanlah alasan bagi performa buruk tim yang harus selalu memberi 100 persen dari mereka.

Menatap pertandingan berikutnya melawan Chelsea, Harry Maguire menyadari bahwa tim harus tampil lebih baik. Dia menekankan pentingnya peningkatan dalam intensitas, tempo, dan agresivitas tim.

Bek tengah itu merasa bahwa dalam pertandingan sebelumnya, tim kalah dalam duel, kalah dalam setiap duel 50-50, dan perlu meningkatkan kecepatan dan tempo pertandingan.