Manchester United Kejar Louis Page, Gelandang Box to Box Berusia 18 Tahun Milik The Foxes

Manchester United mulai menunjukkan arah yang lebih jelas di bursa transfer musim panas. Namun, laporan terbaru menunjukkan Michael Carrick masih punya sejumlah pekerjaan rumah sebelum skuadnya benar-benar siap menghadapi musim baru.

Salah satu nama yang kini muncul adalah Louis Page. Gelandang Leicester City berusia 18 tahun itu disebut menjadi target Manchester United dan bahkan dikabarkan lebih memilih pindah ke Old Trafford.

Laporan The Athletic melalui DealSheet menggambarkan aktivitas United sebagai pekerjaan yang mulai terarah, tetapi belum selesai. Ada pergerakan di beberapa posisi, pemain keluar mulai disiapkan, sementara kebutuhan tambahan di lini tengah, bek kiri dan penyerang masih terasa.

Louis Page Masuk Radar Manchester United

Manchester United terus melakukan pembicaraan untuk mendatangkan Page dari Leicester.

Meski baru berusia 18 tahun, Page sudah mencatat 22 penampilan di tim utama Leicester City. Ia dinilai sebagai gelandang nomor 8 yang punya kemampuan bermain box to box ketika tampil di Championship.

Profil tersebut cukup menarik bagi United. Klub tidak hanya mencari solusi jangka pendek, tetapi juga mulai menyiapkan pemain yang bisa berkembang bersama skuad Carrick.

Apalagi, Page disebut lebih memilih Manchester United.

Namun, transfer pemain muda itu tentu belum menyelesaikan persoalan utama di lini tengah.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Youri Tielemans memang memberikan kesan positif dalam debut non-kompetitifnya. Ia masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua ketika United bermain imbang 1-1 melawan Paris Saint-Germain di Gothenburg.

Andrey Santos juga kembali menunjukkan potensinya ketika dimainkan sebagai gelandang nomor 6.

Dua pemain tersebut memberi Carrick tambahan pilihan. Masalahnya, jika Tielemans dan Santos menjadi satu-satunya rekrutan senior di lini tengah, kedalaman United masih dianggap belum cukup untuk menjalani musim yang juga akan diwarnai Liga Champions.

Ada Lubang yang Belum Ditutup Carrick

Kekhawatiran terbesar bukan sekadar jumlah pemain, tetapi karakteristik skuad.

United masih memiliki pertanyaan soal kemampuan fisik lini tengah. Mereka juga harus mencari cara menggantikan kontribusi 10 gol dan ancaman bola mati yang diberikan Casemiro pada musim lalu.

Artinya, Carrick membutuhkan lebih dari sekadar pemain yang bisa mengalirkan bola.

Kebutuhan itu menjadi semakin penting karena United kembali tampil di Liga Champions. Jadwal yang lebih padat akan menguji kedalaman skuad, terutama ketika cedera mulai datang.

Di posisi lain, bek kiri juga masih menjadi pekerjaan rumah.

United masih menyukai Lewis Hall, tetapi Newcastle bersikeras tidak ingin menjualnya. Minat United belum hilang, hanya saja kesepakatan tersebut disebut akan sulit diwujudkan dalam situasi sekarang.

Alternatifnya adalah Jorge Salinas dari Racing Santander. Bek berusia 19 tahun itu merupakan pemain internasional muda Spanyol dan memiliki klausul pelepasan sebesar €16 juta.

Masalah bek kiri juga berkaitan dengan kondisi Luke Shaw. Cedera yang berulang menjadi salah satu pertimbangan United dalam mencari pemain baru, sementara Carrick lebih melihat Patrick Dorgu sebagai winger kiri.

Jika pandangan tersebut tidak berubah, kebutuhan terhadap bek kiri murni menjadi semakin jelas.

Mbeumo Mulai Menunjukkan Tanda Positif

Di tengah daftar pekerjaan rumah tersebut, ada kabar yang cukup menyenangkan dari pramusim.

Bryan Mbeumo mencetak gol ketiganya dalam dua pertandingan persahabatan ketika menyamakan kedudukan melawan PSG. United akhirnya bermain 1-1.

Hasil pramusim memang belum bisa menjadi ukuran pasti untuk musim kompetisi. Namun, ketajaman Mbeumo memberi sinyal positif, terutama bagi lini depan yang masih membutuhkan tambahan pemain.

Benjamin Sesko sendiri belum tampil dalam pramusim karena masih menjalani pemulihan dari masalah tulang kering.

United karena itu masih melihat peluang di pasar penyerang.

Situasinya cukup sederhana. Sesko mungkin menjadi salah satu tumpuan utama, tetapi musim panjang membutuhkan opsi lain agar beban tidak bertumpu pada satu pemain.

Masa Depan Rashford dan Zirkzee Ikut Menentukan

Bursa transfer United juga tidak hanya tentang pemain yang masuk.

Toby Collyer mendapat minat dari sejumlah klub Championship. Harry Amass, bek kiri berusia 19 tahun, juga menjadi pemain yang masa depannya sedang dipertimbangkan.

Amass mendapat menit bermain lebih banyak daripada Collyer selama pramusim. United terbuka terhadap transfer permanen jika ada klub yang memenuhi banderol £6 juta, meski opsi peminjaman juga masih dipertimbangkan.

Di lini depan, Juventus terus membuka komunikasi terkait Joshua Zirkzee. Proposal yang dibicarakan adalah peminjaman dengan kewajiban membeli, sementara klub lain juga menunjukkan ketertarikan.

Ethan Wheatley, striker berusia 20 tahun, juga mulai dilirik sejumlah klub, termasuk Everton.

Satu nama yang paling menarik perhatian tentu Marcus Rashford.

Rashford kembali melapor ke Carrington untuk pertama kalinya dalam setahun. Ia disebut antusias bekerja bersama Carrick.

Bagi United, perkembangan Rashford bisa sangat penting. Jika Carrick mampu mengembalikan performanya, pilihan di lini serang mereka otomatis menjadi jauh lebih kuat tanpa harus seluruh solusi dicari melalui bursa transfer.

Opini: United Tidak Boleh Berhenti di Tengah Jalan

Manchester United sudah menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka punya rencana yang lebih terarah untuk musim baru.

Tielemans terlihat seperti tambahan yang cerdas. Santos menawarkan potensi. Mbeumo sudah mulai mencetak gol. Bahkan kemungkinan kedatangan Louis Page memperlihatkan bahwa United tidak hanya memikirkan kebutuhan hari ini.

Tetapi masalahnya justru ada di sini: United sudah punya kerangka, tetapi belum tentu punya kedalaman yang cukup.

Lini tengah masih membutuhkan profil yang tepat. Bek kiri belum beres. Penyerang tambahan juga masih dicari. Belum lagi pertanyaan mengenai kebugaran pemain seperti Luke Shaw dan kesiapan Sesko.

Kembalinya Rashford di bawah Carrick bisa menjadi pembeda besar. Jika pemain tersebut kembali ke level terbaiknya, United akan mendapatkan tambahan kekuatan yang tidak kalah penting dari rekrutan baru.

Namun, terlalu banyak ketergantungan pada kata “jika”.

United akan kembali bermain di Liga Champions. Standar yang dibutuhkan otomatis lebih tinggi. Karena itu, menyelesaikan bursa transfer dengan skuad yang sekadar terlihat cukup bukan pilihan ideal.

Carrick tampaknya sudah mulai mendapatkan pemain yang sesuai dengan rencananya. Sekarang tugas klub adalah memastikan tidak ada lubang besar yang dibiarkan terbuka.

Musim baru akan segera menguji semuanya.