
Bruno Fernandes menutup musim 2025/26 dengan cara yang sulit dilupakan pendukung Manchester United. Kapten Setan Merah itu resmi mencatat sejarah baru di Liga Inggris setelah membukukan assist ke-21 musim ini.
Momen spesial tersebut terjadi saat menghadapi Brighton pada laga terakhir musim. Umpan sepak pojok Fernandes berhasil disundul Patrick Dorgu pada menit ke-33 untuk membawa tim asuhan Michael Carrick unggul.
Gol itu langsung disambut meriah oleh para pemain United. Bukan tanpa alasan. Sebelum pertandingan tersebut, Fernandes masih sejajar dengan Thierry Henry dan Kevin De Bruyne yang sama-sama mengoleksi 20 assist dalam satu musim Premier League. Assist untuk Dorgu membuat gelandang Portugal itu berdiri sendirian di puncak daftar tersebut.
Musim Fantastis Bruno Fernandes
Catatan itu melengkapi musim luar biasa yang dijalani Fernandes. Selain membantu Manchester United kembali mengamankan tiket Liga Champions, pemain berusia 31 tahun tersebut juga menyabet penghargaan Premier League Player of the Season dan FWA Footballer of the Year.
Meski begitu, ada alasan untuk percaya bahwa angka 21 assist itu belum menjadi batas maksimalnya.
Justru statistik lain menunjukkan Fernandes masih bisa tampil lebih produktif lagi musim depan.
Kobbie Mainoo Jadi Kunci
Salah satu faktor terbesar datang dari Kobbie Mainoo.
Gelandang muda Inggris itu sempat kehilangan banyak waktu bermain akibat cedera pada sebagian besar musim ketika Ruben Amorim masih menangani United. Namun situasinya berubah sejak Michael Carrick mengambil alih tim pada Januari.
Mainoo kembali mendapatkan kepercayaan dan dampaknya langsung terasa pada performa Fernandes.
Saat Mainoo berada di lapangan, Fernandes berhasil mengoleksi 17 assist di liga. Angka tersebut menjadi bukti kuat bagaimana keduanya mampu saling melengkapi di lini tengah.
Yang lebih mencolok, Fernandes mencatat 12 assist hanya dalam 16 pertandingan ketika Mainoo turun sebagai starter.
Data tersebut memperlihatkan betapa efektifnya kerja sama keduanya dan mengapa duet ini bisa menjadi salah satu senjata utama Manchester United musim depan, meski klub diperkirakan tetap mendatangkan gelandang baru pada bursa transfer musim panas.
Statistik yang Sulit Dibantah
Perbedaan angkanya sangat mencolok.
Ketika Mainoo tidak berada di lapangan, jumlah assist Fernandes turun drastis menjadi hanya empat.
Hal itu menunjukkan Fernandes tampil jauh lebih efektif ketika bermain bersama Mainoo yang beroperasi lebih dalam di lini tengah. Sebelumnya, Amorim sempat menempatkan Mainoo dalam peran yang lebih menyerang sebagai nomor 10.
Dengan Carrick yang kini menangani tim secara permanen, pemain berusia 21 tahun itu diperkirakan akan kembali menjadi bagian penting dalam skema permainan United.
Memang, hampir separuh assist Fernandes musim ini berasal dari situasi sepak pojok. Namun fakta tersebut tidak mengurangi kualitas kontribusinya.
Jika Fernandes dan Mainoo mampu bermain bersama sepanjang 38 pertandingan liga musim depan, peluang untuk melampaui rekor 21 assist yang baru saja dibuatnya bukanlah sesuatu yang mustahil.
Opini Gilabola.com
Data musim ini memberi gambaran jelas bahwa Kobbie Mainoo bukan sekadar pelengkap di lini tengah Manchester United.
Kehadirannya justru membuat Bruno Fernandes bisa bermain lebih bebas dan lebih produktif.
Jika Michael Carrick mampu menjaga chemistry keduanya, United mungkin tidak perlu terlalu bergantung pada rekrutan baru untuk meningkatkan kreativitas tim.
Duet Fernandes-Mainoo berpotensi menjadi fondasi utama permainan Setan Merah musim depan.
