Penjelasan Keputusan Kontroversial yang Rugikan Manchester United Tadi Malam

Gila Bola – Erik ten Hag mengomel panjang pendek soal keputusan wasit Anthony Taylor yang dinilai merugikan Manchester United pada big match Liga Inggris tadi malam di kandang Arsenal. Inilah empat peristiwa kontroversial di antaranya.

Setan Merah kalah 3-1 oleh pasukan Mikel Arteta setelah skor bertahan imbang 1-1 selama 90 menit. Dua gol terjadi pada babak pertama dengan gol Marcus Rashford dibalaskan Martin Odegaard dalam waktu 1 menit dan 51 detik kemudian.

Memasuki masa injury time terjadilah gol kedua Arsenal melalui Declan Rice dan kemudian gol ketiga terjadi beberapa detik sebelum laga usai melalui Gabriel Jesus. Namun Ten Hag meratapi beberapa kesempatan saat Red Devils seharusnya mendapatkan keuntungan.

Gol Garnacho Menit 88 Offside Karena Posisi Gabriel

Inilah salah satu peristiwa yang dinilai paling merugikan Red Devils, saat gol Alejandro Garnacho menit 88 dibatalkan wasit dengan alasan sudah lebih dulu terjadi posisi offside.

Tangkapan layar, seperti bisa Anda lihat di atas, menunjukkan Gabriel Magalhaes menahan diri untuk mengejar bola saat tahu posisi Garnacho lebih ke dalam daripada tubuhnya.

Si pemain Brasil berdiri dalam posisi aneh, seperti seseorang yang mencegah dirinya jatuh dari tepi kolam renang, tapi itu dilakukannya untuk menjaga dirinya lebih keluar daripada tubuh Garnacho.

Terbukti wasit kemudian menganulir gol itu dan bersikukuh pada keputusannya meski diiringi protes para pemain tim tamu.

Erik ten Hag mengatakan, alam semesta tidak mendukung timnya dengan mencontohkan bagaimana gol Declan Rice terjadi diiringi pelanggaran terhadap Jonny Evans yang dirangkul dari arah belakang oleh satu pemain Arsenal.

AYO JOIN CHANNEL WHATSAPP GILABOLA.COM UNTUK MENDAPATKAN UPDATE TERBARU SEPUTAR SEPAK BOLA! KLIK DI SINI GIBOLERS!

Demikian juga pelanggaran terhadap Rasmus Hojlund yang seharusnya dihukum dengan tendangan penalti.

Sedikit Lebih ke Atas, Victor Lindelof Bisa Kartu Merah

Erik ten Hag lupa berterima kasih ke wasit Anthony Taylor yang tidak terlalu mempermasalahkan tendangan tinggi Victor Lindelof saat melakukan perebutan bola kontra satu pemain Arsenal. Kemungkinan itu Eddie Nketiah.

Sedikit saja lebih tinggi maka boleh jadi akan berujung kartu merah bagi sang bek Swedia. Lindelof hanya memperoleh kartu kuning untuk aksinya jelang akhir babak pertama ini.

Giliran Bukayo Saka Beruntung Cuma Kartu Kuning

Dalam satu adegan perebutan bola lainnya, Bukayo Saka menendang Bruno Fernandes dan ia beruntung kakinya tidak menyepak lebih tinggi lagi, atau bisa dianggap kekerasan disengaja yang diganjar kartu merah. Si pemain muda itu hanya diberi kartu kuning.

Pembatalan Hadiah Penalti Bagi Jatuhnya Kai Havertz

Dari jarak jauh, dari kursi penonton ini terlihat sebagai sebuah penalti yang jelas. Tetapi tayangan VAR memperlihatkan hanya ada minim sentuhan antara kaki Casemiro dan Aaron Wan-Bissaka dengan tumit Kai Havertz.

Tidak ada cukup alasan untuk memberi hadiah penalti karena tidak ada aksi kekerasan di situ, juga bukan sebuah pelanggaran.

Manchester United akan menjamu tim yang berpotensi mengejutkan, Brighton, pada 16 September mendatang, setelah berakhirnya jeda internasional. Selang satu hari kemudian Arsenal akan tandang ke Everton.