
Gilabola.com – Liverpool melangkah maju dalam upaya menjaga konsistensi di bawah asuhan Arne Slot setelah meraih kemenangan atas Crystal Palace pada Minggu dini hari WIB. Hasil tersebut membuat mereka mencatat tiga kemenangan beruntun di Premier League.
Sosok yang paling mencuri perhatian justru bukan pemain utama. Freddie Woodman, kiper pilihan ketiga, tampil luar biasa setelah dipercaya menggantikan Giorgi Mamardashvili yang mengalami cedera pekan lalu. Alisson Becker juga masih belum bisa dimainkan.
Woodman menunjukkan performa impresif dan menjadi penyelamat bagi tim yang sedang dilanda krisis kebugaran. Namun, badai cedera terus menjadi masalah bagi Liverpool, dan Mohamed Salah menjadi nama terbaru yang harus menepi.
Kondisi Terbaru Cedera Mohamed Salah
Sebulan lalu, Mohamed Salah mengumumkan akan mengakhiri kariernya bersama Liverpool pada musim panas ini setelah mengalami penurunan performa dibandingkan standar tinggi yang ia tunjukkan selama sembilan tahun terakhir.
Situasi ini memang sulit diterima. Pada usia 33 tahun, ia tidak lagi menjadi ancaman tajam seperti sebelumnya, dan akan sulit baginya kembali ke performa terbaik di bawah sistem Slot.
Masalah semakin bertambah ketika ia harus ditarik keluar saat menghadapi Palace karena cedera hamstring. Dengan sisa musim tinggal satu bulan, kondisi ini menjadi kekhawatiran besar bagi Liverpool yang ingin memberikan perpisahan manis saat laga terakhir di Anfield melawan Brentford.
Kini, tim harus menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut terkait cedera tersebut. Ada kemungkinan laga tersebut menjadi penampilan terakhir sang pemain bersama klub.
Statistik Mohamed Salah di Liga Inggris
- 2025/2026: 25 laga, 7 gol + 6 assist
- 2024/2025: 38 laga, 29 gol + 18 assist
- 2023/2024: 32 laga, 18 gol + 10 assist
- 2022/2023: 38 laga, 19 gol + 12 assist
- 2021/2022: 35 laga, 23 gol + 13 assist
- 2020/2021: 37 laga, 22 gol + 5 assist
- 2019/2020: 34 laga, 19 gol + 10 assist
- 2018/2019: 38 laga, 22 gol + 8 assist
- 2017/2018: 36 laga, 32 gol + 11 assist
Menggantikan sosok seperti Salah jelas bukan perkara mudah. Meski begitu, ada laporan yang menyebut Yan Diomande menjadi kandidat utama untuk mengisi posisi sayap kanan musim depan. Di sisi lain, Liverpool tampaknya sudah memiliki sosok yang berpotensi menjadi penerus peran besar tersebut.
Liverpool Temukan Sosok Pengganti Salah
Liverpool diperkirakan tetap tampil di Liga Champions musim depan, tetapi Salah tidak akan menjadi bagian dari perjalanan tersebut.
Sebagai gantinya, Alexander Isak diharapkan mampu berkembang dan mencapai level kelas dunia seperti yang pernah ia tunjukkan bersama Newcastle United. Pemain berusia 26 tahun itu didatangkan musim lalu dengan nilai transfer sekitar Rp2,4 triliun.
Musim pertamanya di Merseyside terganggu oleh cedera, dan performanya belum konsisten. Gol ke gawang Palace menjadi gol keempatnya sejak bergabung.
Meski begitu, gol tersebut menunjukkan kualitasnya. Ia mampu mengontrol bola dengan baik sebelum mencetak gol setelah percobaan Alexis Mac Allister.
Jika mampu menjaga kebugaran dan meningkatkan ketajaman di lini depan, Isak berpotensi mencetak banyak gol pada musim 2026/2027, saat Liverpool kembali menargetkan gelar besar.
Dalam peran tersebut, ia bisa menjadi sosok baru yang menggantikan kontribusi Salah, yang sebelumnya menjadi motor utama keberhasilan Liverpool meraih gelar liga pada musim debut Slot.
Selama di Newcastle, Isak mencatat 62 gol dan 11 assist dalam 109 pertandingan. Jika mampu kembali ke performa tersebut, kepergian Salah tidak akan terlalu terasa karena Liverpool memiliki penyerang tengah berkualitas tinggi.
Musim ini belum berjalan sesuai harapan bagi Liverpool. Namun, jika mereka mampu mengatasi transisi setelah kepergian Salah dengan baik, peluang untuk kembali ke level terbaik terbuka lebar.
Performa Isak saat menghadapi Palace setidaknya memberikan gambaran kecil tentang potensi besarnya sebagai ujung tombak utama tim.
