Tidak Akan Ada Reuni Christian Pulisic dan Thomas Tuchel di Bayern Munchen

Gila BolaThomas Tuchel sudah resmi ditunjuk sebagai bos baru Bayern Munchen, membuatnya sudah tiga kali bereuni dengan Eric Maxim Choupo-Moting, yang sebelumnya mereka berada di klub yang sama di Mainz dan PSG.

Namun hattrick reuni tidak akan terjadi antara bos Jerman tersebut dan Christian Pulisic, setelah keduanya menghabiskan kebersamaan di Borussia Dortmund dan Chelsea, sebelum kepergian sang manajer pada awal musim ini.

The Blues, sementara itu, sangat ingin bisa melepas pemain internasional Amerika Serikat itu di musim panas mendatang, tapi mereka tahu betul mengapa tidak mungkin bagi mereka untuk menjual penyerang sayap 24 tahun ke Bayern Munchen.

Rencana Cuci Gudang Todd Boehly

Menurut sejumlah laporan, Todd Boehly ingin cuci gudang skuad Chelsea yang membengkak usai dia mengontrak 16 pemain (satu dipinjamkan) dalam dua jendela transfer terakhir, menghabiskan Rp 10,5 Trilyun.

Di antara pemain yang masuk dalam daftar jual adalah Christian Pulisic, yang telah gagal mencapai ekspektasi di Stamford Bridge saat dia sempat diharapkan menjadi suksesor bagi Eden Hazard yang pergi ke Real Madrid.

Kontrak pemain sayap berusia 24 tahun itu juga akan berakhir pada akhir musim depan, dan tanpa jaminan waktu bermain reguler, dia akan sangat terbuka pada kepergian dari Stamford Bridge pada akhir musim.

Sulit Kembali ke Jerman

Christian Pulisic sudah hampir pergi pada jendela transfer Januari lalu saat sejumlah klub seperti Juventus, AC Milan, Inter Milan, hingga rival Premier League Manchester United tertarik untuk mengamankan jasanya.

Upah tinggi pemain berusia 24 tahun itu, performa buruk, kurangnya waktu bermain, rekor cedera, dan keinginan umum untuk pergi sebenarnya akan mempersempit jumlah klub yang bisa mengontrak pemain sayap Amerika Serikat itu.

Menemukan klub yang mampu menyamai gajinya, ambisinya di lapangan dan juga keinginan untuk mengontraknya akan menjadi masalah besar, dan sementara kembali ke Jerman diperdebatkan, tapi dia tampaknya tidak mungkin bergabung dengan Bayern Munchen dan bereuni dengan Thomas Tuchel.

Kritikan Pada Tuchel

Sebenarnya, Thomas Tuchel adalah manajer yang membantu Christian Pulisic berkembang selama waktunya di Borussia Dortmund, sayang hubungan baik keduanya tidak berlanjut saat di Chelsea.

Pemain sayap internasional Amerika Serikat itu mengungkapkan kekecewaannya pada manajernya dalam bukunya ‘Christian Pulisic: My Journey So Far.’, di mana dia merasa sangat kecewa karena merasa dibohongi untuk pertandingan leg kedua melawan Real Madrid, seperti yang diberitakan dari¬†Football.London.

Dia mengatakan, “Saya memainkan penampilan leg pertama yang sangat bagus dan pertandingan berikutnya adalah melawan Fulham di liga. Tuchel memberi tahu saya bahwa dia mengistirahatkan saya untuk leg kedua dan saya akhirnya tidak bermain satu menit pun di pertandingan melawan Fulham.”

“Kemudian pada hari pertandingan semifinal kedua, Tuchel memberi tahu saya bahwa dia berubah pikiran dan dia memilih Kai. Sejujurnya saya tercengang dan sangat kecewa. Saya pikir saya mendapatkan kesempatan starter, padahal dia sebelumnya dengan begitu meyakinkan saya bahwa saya akan starter di laga tersebut.”