Chelsea Mulai Jeblok Dilatih Graham Potter, Trevoh Chalobah Bongkar Penyebabnya

Gilabola.com – Trevoh Chalobah menjelaskan penyebab mengapa ditangani Graham Potter Chelsea mulai mendapatkan hasil yang negatif.

Penampilan Chelsea ditangani Graham Potter mulai mendapatkan sorotan. Trevoh Chalobah pun mengungkapkan penyebab utamanya.

Potter bisa melatih Chelsea karena ditunjuk menggantikan Thomas Tuchel usai kekalahan klub sepak bola asal London Barat kontra Dinamo Zagreb di Liga Champions.

Di awal kepelatihan Graham Potter, The Blues mendapakan angin segar. Pasalnya, dalam 9 laga beruntun di semua kompetisi baik di Liga Inggris dan Liga Champions tidak menelan kekalahan.

Advertisement
SUPERITC SLOT
SUPERITC SLOT
JayaPoker
JayaPoker
HKIndo
HKIndo

Namun, belakangan penampilan Chelsea mulai tak konsisten. Buktinya, kalah 4-1 lawan Brighton. Padahal The Seagulls adalah klub yang sebelumnya dipoles Potter. Sempat menang lawan Dinamo Zagreb di leg kedua, tetapi setelah itu kalah dua laga beruntun masing-masing kontra Arsenal serta Manchester City di Liga Inggris dan Piala Liga.

Tekanan pada Graham Potter pun mulai muncul. Dan Trevoh Chalobah mengungkapkan yang bikin hasil negatif mulai didapat timnya.

Kata Chalobah di situs resmi klub Chelsea, bahwa belum sepenuhnya menyatu karena dia bersama rekannya masih pelajari metode kepelatihan Potter. Menurutnya, semuanya dibutuhkan waktu agar bisa klik sempurna.

Trevoh Chalobah bilang untuk mengetahui gaya kepelatihan dan kemauan Graham Potter tak bisa dalam semalam. Tapi dia mendorong rekannya di Chelsea agar bisa bangkit kembali dengan membuat kemajuan yang positif.

Chelsea akan hadapi ujian berat di Liga Inggris. Pasalnya, The Blues akan hadapi Newcastle United yang kondisinya sedang bagus. Duel kedua tim akan berlangsung di St James Park, Minggu (13/11) dini hari WIB.

PILARWIN
PILARWIN
IBOSport
MACAUBET
TexasPoker
JokerNet88
SebelumnyaKenapa Nggak Ada Mats Hummels di Daftar Skuad Timnas Jerman? Hansi Flick Berikan Penjelasan
SelanjutnyaEmpat Bintang Arsenal Terancam Gagal di Tangan Mikel Arteta