
Timnas U-19 Indonesia meraih kemenangan penting dengan cara yang menegangkan. Saat laga tampak akan berakhir imbang, gol penalti Evandra pada menit ke-90 memastikan Garuda Muda menundukkan Vietnam dengan skor 2-1.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Minggu (7/6/2026) malam WIB itu menyajikan duel ketat sejak menit awal hingga peluit panjang dibunyikan.
Reno Buka Keunggulan Indonesia
Indonesia langsung memberikan ancaman sejak awal pertandingan. Baru empat menit berjalan, kerja sama Reno Salampessy dan Arkhan Kaka hampir membuahkan hasil.
Reno menerima umpan pendek dari Arkhan Kaka sebelum melepaskan tendangan keras di depan gawang Vietnam. Namun bola masih melenceng tipis.
Vietnam juga sempat mengancam. Beruntung, Dafa Al Gasemi tampil sigap saat menepis umpan silang berbahaya pada menit keenam.
Peluang demi peluang terus hadir. Fabio Azka mendapatkan kesempatan emas pada menit ke-16, tetapi usahanya berhasil dihentikan pemain belakang Vietnam.
Gol yang ditunggu akhirnya datang pada menit ke-22.
Kesalahan lini belakang Vietnam berhasil dimanfaatkan Reno Salampessy. Dengan tenang ia menyelesaikan peluang dari dalam kotak penalti dan membawa Indonesia unggul 1-0.
Setelah tertinggal, Vietnam meningkatkan tekanan. Dafa kembali menunjukkan kualitasnya lewat penyelamatan penting pada menit ke-27.
Indonesia sebenarnya nyaris menambah keunggulan. Isfandyar sempat melepaskan tembakan berbahaya semenit kemudian, tetapi bola melambung tipis di atas mistar.
Peluang kembali hadir menjelang turun minum. Arkhan Kaka dan Isfandyar sama-sama memperoleh kesempatan emas, namun belum mampu mengubah skor.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk Timnas U-19 Indonesia.
Vietnam Menekan, Indonesia Bertahan
Selepas jeda, Indonesia tetap berusaha mencari gol tambahan.
Irfan Siregar langsung merepotkan pertahanan Vietnam dan menghasilkan tendangan bebas di awal babak kedua. Isfandyar mengirim umpan lambung yang disambut Dimas Adi, tetapi bola masih melebar tipis dari sasaran.
Vietnam kemudian mulai mendominasi penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Indonesia.
Dafa Al Gasemi kembali menjadi penyelamat saat menangkap tendangan keras pemain Vietnam pada menit ke-51.
Indonesia sempat memiliki peluang bagus lewat Irfan Siregar pada menit ke-57 setelah menerima umpan jauh dari Arkhan Kaka. Sayangnya, penyelesaian akhirnya masih melambung.
Tekanan Vietnam semakin intens memasuki pertengahan babak kedua. Meski begitu, lini belakang Indonesia mampu bertahan cukup disiplin.
Namun ketahanan itu akhirnya pecah pada menit ke-73.
Kapten Vietnam, Quoc Khan, berhasil menyundul bola ke gawang Indonesia dan membuat skor berubah menjadi 1-1.
Penalti Evandra Akhiri Perlawanan Vietnam
Ketegangan sempat meningkat pada menit ke-82.
Saat Fabio Azka hendak melakukan lemparan ke dalam di dekat area bangku cadangan Vietnam, salah satu ofisial tim lawan terlihat mengganggu jalannya pertandingan dengan menaruh botol di area tersebut.
Wasit langsung menghentikan laga dan situasi sempat memanas. Ofisial tersebut akhirnya diusir menuju lorong stadion.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Indonesia mendapatkan momen penentu.
Pada menit ke-90, Theodore dijatuhkan di dalam kotak penalti Vietnam dan wasit menunjuk titik putih.
Evandra yang dipercaya sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Bola masuk ke gawang Vietnam dan Indonesia kembali unggul.
Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Vietnam. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Timnas U-19 Indonesia tetap bertahan.
Analisis GilaBola.com
Kemenangan ini menunjukkan karakter kuat Timnas U-19 Indonesia. Saat Vietnam berhasil menyamakan kedudukan dan terus memberi tekanan, para pemain muda Indonesia tidak kehilangan fokus.
Penampilan Dafa Al Gasemi layak mendapat sorotan karena beberapa kali menyelamatkan gawang dari peluang berbahaya Vietnam. Namun momen paling menentukan tentu datang dari keberanian Evandra yang sukses menuntaskan penalti di saat tekanan sedang berada di titik tertinggi.
Kemenangan dengan cara seperti ini sering kali lebih berharga dibanding kemenangan besar karena menunjukkan mental bertanding yang kuat hingga detik terakhir.
