Piala Super Eropa Pertama Manchester City, Trofi Keempat Tahun 2023!

Gila Bola – Sudah empat trofi dikumpulkan oleh Manchester City sepanjang 2023 ini, usai mereka menaklukkan Sevilla di ajang Piala Super Eropa yang selesai pada Kamis dinihari (17/8) di Yunani.

Bertarung di bawah hawa panas 30 derajat Celcius sejak siang hari, pertarungan memperebutkan siapa yang berhak mengklaim sebagai raja terbesar Eropa berlangsung tidak mudah bagi City.

Skuad Pep Guardiola itu bahkan lebih dulu tertinggal melalui gol Youssef En Nesyri, pemain Maroko 26 tahun, yang melakukan lompatan tinggi dan sundulan yang tak bisa dihentikan kiper Ederson. Namun balasan dari Cole Palmer menyebabkan pertandingan harus diselesaikan melalui adu penalti.

Bagaimana Kegagalan Nemanja Gudelj

Empat eksekutor pertama dari kedua tim menyelesaikan tugasnya dengan baik. Skor adu penalti 4-4 saat Kyle Walker maju sebagai penendang kelima dan mengirim bola lolos di bawah tubuh kiper Yassine Bounou. Skor 5-4!

Eksekutor kelima Sevilla Nemanja Gudelj maju ke titik putih tetapi memiliki beban sangat berat untuk menyamakan kedudukan.

Jika skor sama kuat 5-5 maka sesi adu penalti akan memasuki tahap sudden death. Artinya penalti akan terus dilakukan sampai salah satu gagal dan memberi piala pada musuhnya.

Beban wajib gol itu rupanya terlalu berat untuk ditanggung oleh sang pemain Serbia, dengan Gudelj kemudian mengirim sepakannya membentur mistar gawang di sisi kiri atas. Padahal Ederson sudah salah posisi.

Dengan demikian skor tetap 5-4 bagi keunggulan City yang memastikan tim biru langit itu merebut gelar pertama mereka di ajang Piala Super Eropa.

Mengapa ini baru gelar pertama City? Karena Piala Super UEFA hanya dilangsungkan antara juara Liga Champions dan juara Liga Europa. City baru saja merebut trofi kuping besar itu pada 2023 ini.

Sevilla Sudah Tujuh Kali Final, Hanya Satu Kali Juara

Ini juga merupakan kisah sedih bagi Yassine Bounou dan rekan-rekannya. Sevilla dengan demikian sudah tujuh kali menjalani final Piala Super UEFA sepanjang sejarah dan enam kali gagal menjadi juaranya.

Hanya satu kali Palanganas berhasil lolos merebut piala ini, yaitu pada 2006 saat menaklukkan Barcelona pada final dengan skor 3-0.

Gudelj akan menjadi sasaran kemarahan pendukung Sevillistas setelah berhasil merebut trofi kelas kedua Eropa ini dua kali, 2020 dan 2023, tetapi untuk dua kesempatan itu gagal membawa trofi tertinggi di level Eropa.

advertisement

Ayo join channel whatsapp Gilabola.com untuk mendapatkan update terbaru seputar sepak bola! klik di sini gibolers!