AC Milan Bangkit dan Menang 3-2 di Markas Zebrette, Maignan Dapat Perlakuan Rasis!

Hasil pertandingan antara Udinese vs AC Milan berakhir dengan skor 2-3, Rossoneri bangkit dan berhasil membalikkan keunggulan di babak kedua, Mike Maignan sempat mendapatkan perlakuan rasis.

AC Milan berhasil meraih poin penuh di markas Udinese usai menang dengan skor 2-3 dalam laga pekan ke-21 Liga Italia Serie A di Bluenergy Stadium pada hari Minggu dinihari 21 Januari.

Rossoneri unggul lebih dahulu di menit ke-31 melalui gol yang dicetak oleh Ruben Loftus-Cheek, namun Zebrette bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-42 melalui gol balasan dari Lazar Samardzic.  Di babak kedua Florian Thauvin membawa tuan rumah unggul di menit ke-62, namun dua gol dari Luka Jovic menit ke-83 dan Noah Okafor di masa injury time memastikan kemenangan skuad Stefano Pioli dengan skor 2-3 atas Udinese.

Gol pertama di laga ini terjadi saat Theo mengirimkan bola kepada Loftus-Cheek di tengah kotak penalti, dan gelandang asal Inggris ini membuka skor dengan melesakkan bola melewati kiper tuan rumah, Okoye. Skor 1-0 Milan memimpin!

Terjadi insiden dalam laga ini ketika pertandingan sempat dihentikan gara-gara ejekan berbau rasis yang ditujukan kepada kiper Mike Maignan.

Kiper Milan Mike Maignan berjalan keluar lapangan setelah ia menjadi sasaran penghinaan rasis yang dilakukan berulang kali dari beberapa penggemar Udinese di belakang gawangnya.

Maignan telah memperingatkan wasit dan ofisial keempat bahwa dia menerima pelecehan dari tribun di belakangnya pada tahap pembukaan pertandingan Serie A. ALhasil wasit sempat meghentikan laga.

Sesuai protokol pertandingan Liga Italia, sebuah pernyataan diumumkan di Stadion Bluenergy memperingatkan bahwa kelanjutan dari perilaku ini akan mengakibatkan permainan ditangguhkan. Dan penonton pun mulai tertib dan pertandingan dilanjutkan.

AYO JOIN CHANNEL WHATSAPP GILABOLA.COM UNTUK MENDAPATKAN UPDATE TERBARU SEPUTAR SEPAK BOLA! KLIK DI SINI GIBOLERS!

Dan mungkin karena sempat terganggu konsntrasi mereka, gawang Milan akhirnya kebobolan empat menit sebelum waktu turun minum. Itu adalah sebuah gol hebat dari Samardzic, yang menciptakan ruang dengan mengalahkan Kjaer dan kemudian melesakkan bola  di tempat yang tidak bisa dijangkau oleh Maignan. Skor imbang 1-1 saat jeda istirahat.

Babak kedua berjalan lebih menegangkan hingga menit-menit akhir pertandingan, Udinese berhasil membalikkan keunggulan melalui gol Florian Thauvin. Gol ini akibat dari kekacauan pertahanan dari duo Reijnders-Theo dan membuat Maignan tak berdaya untuk mengantisipasi tembakan Thauvin.

Namun Rossoneri belum menyerah dan berhasil menyamakan kedudukan tujuh menit sebelum waktu normal berakhir. Luka Jovic mencatatkan naanya di papan skor dan merubah kedudukan menjadi imbang 2-2. Urutannya berawal dari Theo, kemudian Giroud, dan dilanjutkan dengan defleksi bola, bola membentur mistar gawang dan kemudian Luka Jovic menyambar bola.

Dan comeback Milan dituntaskan di menit 90+3 lewat gol Noah Okafor. Kerja keras Milan untuk mencetak gol membuahkan hasil, ini juga berkat perubahan formasi yang dilakukan oleh Stefano Pioli, memastikan tiga poin penuh di laga ini. Skor akhir 2-3 antara Udinese vs AC Milan.

Susunan Pemain Udinese vs AC Milan

Udinese (3-5-1-1): Okoye; Ferreira, Pérez, Kristensen; Ebosele, Lovric, Walace, Samardžić, Kamara; Pereyra; Lucca. Cadangan: Padelli, Silvestri; Ehizibue, Giannetti, Kabasele, Masina, Tikvić, Zemura; Camara, Payero, Zarraga; Brenner, Success, Thauvin.

AC Milan (4-2-3-1): Maignan; Calabria, Kjær, Gabbia, Hernández; Adli, Reijnders; Pulisic, Loftus-Cheek, Leão; Giroud. Cadangan: Mirante, Sportiello; Florenzi, Jiménez, Simić, Terracciano; Musah, Romero, Zeroli; Jović, Okafor, Traore.