Inter Milan Sempat Dibuat Repot Skuad I Bagai, Lalu Mengamuk 4-1 dengan Dua Gol Spektakuler

Inter Milan harus melewati babak pertama yang cukup merepotkan sebelum akhirnya menunjukkan kualitas mereka. Nerazzurri menggasak Monza 4-1 setelah tampil jauh lebih tajam selepas turun minum.

Hakan Calhanoglu membuka keunggulan lewat tembakan keras dari sekitar 23 meter. Monza sempat membalas melalui Gustavo Varela, tetapi Inter kemudian mengambil alih pertandingan dan mencetak tiga gol tambahan melalui Piotr Zielinski, Francesco Pio Esposito, dan Yann Bisseck.

Hasil ini menjadi awal yang meyakinkan bagi Inter setelah musim lalu mereka berhasil meraih Domestic Double.

Calhanoglu Buka Pesta dengan Tembakan Roket

Inter langsung memberikan ancaman pada menit keenam. Francesco Pio Esposito menunjukkan kekuatannya saat menahan kawalan pemain belakang Monza sebelum Andy Diouf menarik bola ke belakang.

Calhanoglu datang menyambutnya.

Gelandang asal Turki itu melepaskan tembakan keras yang meluncur tanpa bisa dihentikan dan bersarang di bagian atas gawang. Sebuah penyelesaian yang membuat Inter unggul 1-0.

Nicolò Barella hampir menggandakan keunggulan lewat tembakan melengkung kaki kanan. Namun, bola hanya mengikis bagian atas mistar.

Monza tidak tinggal diam.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Gustavo Varela menyamakan kedudukan setelah menerima umpan terobosan Mathis Mout. Varela menggunakan tubuhnya untuk melewati Manuel Akanji sebelum melepaskan tembakan dari sudut yang sulit ke pojok bawah gawang.

Varela kembali menunjukkan ketajamannya. Sebelumnya, ia juga mencetak dua gol dalam debutnya di Coppa Italia.

Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Inter Mengamuk Setelah Jeda

Perubahan permainan terlihat setelah babak kedua dimulai. Inter kembali unggul pada menit ke-48.

Federico Dimarco mengirim umpan silang dari situasi sepak pojok. Samuele Pizzignacco gagal melakukan tinju dengan sempurna dan bola jatuh di area berbahaya.

Zielinski langsung menyambar bola liar dari tepi kotak penalti.

Inter unggul 2-1.

Lima menit kemudian, giliran Esposito yang mencuri perhatian. Penyerang tersebut kembali terlibat dalam proses serangan bersama Diouf.

Diouf mengirim bola dari garis akhir dan Esposito menyelesaikannya dengan backheel flick yang cerdik di tiang dekat. Dari sudut sesempit itu, Esposito justru menemukan cara yang tidak biasa untuk menaklukkan Pizzignacco.

Gol tersebut membuat Inter menjauh 3-1.

Esposito belum selesai. Kali ini ia berperan sebagai pemberi assist.

Menerima bola dari Petar Sucic, Esposito mampu menahan tekanan dan kemudian mengirim umpan kepada Yann Bisseck. Bek Inter itu berlari menembus tengah sebelum menaklukkan Pizzignacco. Bola sempat mengenai sedikit bagian shinpad sehingga arahnya berubah.

4-1 untuk Inter.

Monza praktis kesulitan mengejar setelah Inter mencetak tiga gol dalam rentang waktu singkat.

Akanji bahkan hampir ikut mencatatkan namanya di papan skor. Sundulannya dari sepak pojok Dimarco menghantam mistar.

Debut John Stones Jadi Penutup

Kemenangan Inter semakin terasa lengkap karena John Stones akhirnya mendapatkan kesempatan melakukan debut.

Bek tersebut sebelumnya hanya berada di bangku cadangan, sementara para pemain baru lainnya belum siap tampil. Djed Spence dan Curtis Jones sempat menyapa para pendukung Inter.

Lautaro Martinez juga menjadi starter pada hari ulang tahunnya yang ke-29.