Juventus Tak Akan Lepas Kenan Yildiz Meski Ditawar 100 Juta Euro Oleh The Gunners

Gilabola.com – Arsenal mendapat sinyal buruk dalam upayanya mengejar Kenan Yildiz. Juventus tidak sekadar memasang harga tinggi untuk pemain berusia 21 tahun itu, tetapi memang tidak berniat melepasnya.

The Gunners diketahui sedang mencari tambahan kekuatan di lini serang pada tahap akhir bursa transfer musim panas. Yildiz kemudian muncul sebagai salah satu target ambisius Arsenal.

Masalahnya, Juventus melihat pemain internasional Turki tersebut sebagai bagian penting dari masa depan klub.

Manajer Juventus, Luciano Spalletti, bahkan memberikan jawaban tegas ketika ditanya mengenai kemungkinan Yildiz pergi sebelum tenggat transfer.

Spalletti mengaku tenang karena pemain yang dibicarakan adalah Yildiz. Baginya, klub lain boleh saja datang membawa tawaran berapa pun, tetapi keinginan Juventus tetap sama.

Ia ingin memainkan Yildiz pada musim depan.

Juventus Tak Gentar dengan Tawaran Besar

Spalletti juga menilai Yildiz cukup dewasa untuk memahami situasinya. Sang pemain disebut tidak perlu terburu-buru mengambil keputusan mengenai masa depannya.

Menurut Spalletti, nilai Yildiz bukan sekadar soal apakah ada klub yang sanggup membayar 100 juta euro. Juventus justru merasa sang pemain sudah berada di klub yang memberikan nilai tersebut kepadanya.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Sikap klub dan pemain pun disebut sama-sama tenang. Juventus ingin melihat seluruh potensi Yildiz berkembang, sementara para penggemar juga bersemangat menyaksikan proses tersebut.

Dengan pernyataan seperti itu, Arsenal menghadapi persoalan besar. Juventus seolah sudah memberi tahu sejak awal bahwa besarnya tawaran tidak otomatis membuat mereka bersedia bernegosiasi.

Arsenal Sempat Ajukan Martinelli Plus Uang

Upaya Arsenal mendapatkan Yildiz kabarnya juga sudah sampai pada pendekatan informal.

Football Italia melaporkan bahwa Arsenal sempat menawarkan Gabriel Martinelli ditambah sejumlah uang tunai sebagai bagian dari proposal untuk mendapatkan Yildiz. Juventus menolak gagasan tersebut.

Penolakan itu tidak membuat Arsenal kehilangan kekaguman terhadap Yildiz. Sang penyerang tetap dinilai sebagai pemain yang cocok dengan kebutuhan skuad Mikel Arteta.

Kemampuan Yildiz bermain dari sisi kiri lalu bergerak ke area tengah menjadi salah satu alasan daya tariknya. Ia juga masih memiliki ruang pengembangan yang besar.

Namun, waktu Arsenal semakin terbatas.

Mengejar pemain yang klubnya sudah menunjukkan keengganan untuk bernegosiasi berisiko membuat Arsenal membuang waktu pada hari-hari terakhir bursa transfer.