Perkenalkan Federico Gatti, 5 Tahun Silam Masih Tukang Bangunan Pemuja Radja Nainggolan

Gilabola.com – Momen terjadinya gol kemenangan Juventus di Monza tadi subuh sangat dramatis, tetapi siapa pencetak golnya juga sebuah drama tersendiri. Lima tahun silam Federico Gatti masih seorang tukang bangunan yang bekerja 9-10 jam sehari dan mengidolakan Radja Nainggolan.

Gatti menyepak bola dari jarak dekat di batas kotak enam meter ke gawang Monza guna menjadi gol kemenangan Bianconeri. Sepakan pertamanya terhalang kaki lawan, dan baru pada percobaan kedua menghasilkan gol.

Itu adalah gol kemenangan yang memastikan La Vecchia Signora menyalip posisi Inter di puncak klasemen Serie A, unggul satu poin, saat Nerazzurri akan menjalani tandang sulit di Napoli.

Jika akhirnya Inter gagal menang di Naples maka gol kemenangan Gatti akan terasa sangat penting. Untuk pertama kalinya Bianconeri berhasil merebut posisi pertama klasemen Liga Italia musim 2023/24 ini.

Gatti, Pagi Kerja Jadi Tukang, Malam Latihan Bola, Bangun Jam 4 Pagi

Sebuah kisah pemain sepak bola yang mirip dongeng. Ia dipaksa bekerja kasar pada usia 17 tahun setelah ayahnya dipecat dari tempat kerjanya, terjun sebagai tukang bangunan, meletakkan bata demi bata, membuat jendela, memperbaiki atap bangunan, dan bekerja di pasar selama 9 atau 10 jam sehari.

Malam setelah semua pekerjaan tukang selesai, Gatti berlatih sepak bola di Alessandria,  yang berada di Serie D atau divisi keempat sepak bola Italia. Pulang ke rumah jam 11 malam sebelum tidur dan mulai bangun lagi antara jam 3 atau 4 pagi.

Terobosan mulai terjadi pada 2018 saat ia tergabung ke Verbania, juga di Serie D, yang dalam dua tahun membuatnya direkrut oleh Pro Patria di Serie C dan akhirnya bakatnya dikenali oleh Frosinone Calccio yang bermain di Serie A.

Pada 2022 ia memulai awal baru berkarir di Juventus sebagai pemain pinjaman Frosinone dan langsung merebut hati Massimiliano Allegri, turun bermain hampir sepanjang waktu sebagai starter untuk posisi bek tengah sisi kanan.

Laga Monza vs Juventus Penuh Drama

Pertandingan di Brianteo Stadium itu sendiri penuh dengan drama. Baru 10 menit laga berjalan, sudah terjadi hukuman penalti untuk tuan rumah.

Dusan Vlahovic maju sebagai eksekutor penalti dan gagal melesakkannya setelah tendangannya terbaca oleh kiper Michele Di Gregorio. Sepakannya ke sisi kanan gawang berhasil diblokir.

Bola muntah disambut oleh sang pemain Serbia, tetapi lagi-lagi gagal menembus gawang Monza setelah sepakannya terlalu lemah dan ditepis keluar.

Baru dari sepak pojok setelahnyalah, yang diambil oleh Hans Nicolussi Caviglia, berujung gol oleh Adrien Rabiot. Skor 0-1 itu seolah-olah akan bertahan sampai akhir, sebelum gol balasan dari Valentin Carboni, pemain pinjaman dari Inter.

Dan ketika semua orang menyangka pertandingan akan selesai imbang, datanglah gol kedua Juventus dari si tukang bangunan yang kurang tidur ini, Gatti.