Prediksi Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko Unggulan, Korea Selatan Siap Beri Kejutan

Laga pembuka Piala Dunia 2026 akan langsung menghadirkan atmosfer berbeda. Sebagai salah satu tuan rumah, Meksiko mendapat kehormatan memainkan pertandingan pertama turnamen saat menghadapi Afrika Selatan.

Grup A juga menghadirkan persaingan yang cukup terbuka. Selain Meksiko dan Afrika Selatan, ada Korea Selatan serta Republik Ceko yang sama-sama datang dengan ambisi besar untuk merebut tiket ke babak gugur.

Meksiko Andalkan Generasi Baru

Gilberto Mora pemain Timnas Meksiko
Gilberto Mora pemain Timnas Meksiko di Piala Dunia 2026

Timnas Meksiko memasuki turnamen dengan motivasi besar setelah gagal menembus fase gugur pada Piala Dunia 2022. Itu menjadi pertama kalinya El Tri tersingkir di fase grup sejak edisi 1978.

Status sebagai tuan rumah membuat Meksiko tidak perlu menjalani kualifikasi. Sejak menjuarai Gold Cup 2025 usai mengalahkan Amerika Serikat di final, mereka hanya menjalani serangkaian laga uji coba.

Performa terbaru mereka cukup meyakinkan. Meksiko mampu menahan Portugal dan Belgia, sekaligus meraih kemenangan atas Ghana, Australia, Islandia, Panama, dan Bolivia tanpa kebobolan satu gol pun.

Sorotan utama tertuju kepada Gilberto Mora. Pemain kelahiran 2008 itu menjadi peserta termuda di Piala Dunia 2026. Meski baru berusia 17 tahun, Mora sudah mencetak 10 gol dari 53 pertandingan di level klub dan disebut-sebut menarik perhatian Real Madrid, Manchester United, hingga Paris Saint-Germain.

Afrika Selatan Kembali ke Panggung Terbesar

Enam belas tahun setelah menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010, Timnas Afrika Selatan akhirnya kembali tampil di putaran final setelah gagal lolos dalam tiga siklus sebelumnya.

Bafana Bafana finis di puncak Grup C zona Afrika meski sempat menerima kekalahan 0-3 dari Lesotho akibat memainkan pemain yang tidak memenuhi syarat.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Namun hasil menjelang turnamen tidak terlalu menggembirakan. Perjalanan mereka di Piala Afrika terhenti pada babak 16 besar dan mereka gagal memenangkan tiga pertandingan persahabatan terakhir sebelum Piala Dunia. Laga terbaru berakhir imbang tanpa gol melawan Nikaragua pada akhir Mei.

Harapan Afrika Selatan banyak bertumpu pada Lyle Foster. Penyerang Burnley itu memang baru merasakan degradasi dari Premier League, tetapi masih mampu mencetak gol saat menghadapi Manchester United dan Tottenham Hotspur sepanjang musim 2025-26.

Di level tim nasional, Foster sudah mengoleksi 10 gol dari 27 pertandingan bersama Afrika Selatan.

Korea Selatan Datang dengan Rekor Kualifikasi Mengesankan

Son Heung-min pemain Timnas Korea Selatan

Timnas Korea Selatan mungkin tidak terlalu banyak dibicarakan dibanding negara besar lainnya, tetapi rekor mereka menuju Piala Dunia 2026 layak mendapat perhatian.

Tim berjuluk Tigers of Asia itu tidak terkalahkan dalam 16 pertandingan kualifikasi dan memastikan tiket ke putaran final untuk ke-11 kalinya secara beruntun.

Meski demikian, hasil pada tahun 2026 belum sepenuhnya memuaskan. Korea Selatan sempat kalah telak 0-4 dari Pantai Gading pada Maret sebelum kembali menelan kekalahan tipis 0-1 dari Austria.

Figur sentral mereka tetap Son Heung-min. Kapten Korea Selatan itu akan tampil di Piala Dunia keempat sepanjang kariernya.

Kini berusia 33 tahun, Son tampil produktif bersama Los Angeles FC setelah meninggalkan Tottenham Hotspur. Ia mencatatkan 34 kontribusi gol dalam 34 pertandingan, termasuk lima assist dalam satu laga saat timnya menghancurkan Orlando dengan skor 6-0 pada April lalu.

Republik Ceko Akhiri Penantian Dua Dekade

Timnas Republik Ceko akhirnya kembali ke Piala Dunia setelah menunggu selama 20 tahun.

Ini menjadi penampilan kedua mereka sebagai negara independen setelah edisi 2006. Saat itu mereka tersingkir di fase grup, nasib yang juga dialami pada Euro 2024.

Perjalanan menuju Amerika Utara tidak mudah. Republik Ceko harus melewati babak playoff UEFA dan menyingkirkan Republik Irlandia serta Denmark melalui adu penalti.

Di lini depan, mereka memiliki Patrik Schick sebagai tumpuan utama. Penyerang Bayer Leverkusen tersebut sudah mengoleksi 25 gol untuk negaranya dan menempati posisi keempat daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Republik Ceko.

Schick juga tetap tajam di level klub dengan mencetak 16 gol di Bundesliga musim 2025-26.

Laga Kunci Grup A

Pertandingan pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan diperkirakan menjadi duel paling menentukan di awal fase grup.

Laga tersebut akan berlangsung di Estadio Azteca, Mexico City, pada 12 Juni 2026 WIB dan menjadi pertandingan pertama dalam sejarah format Piala Dunia yang diikuti 48 tim.

Hasil pertandingan ini berpotensi memberi keuntungan besar bagi Meksiko untuk mengendalikan persaingan di Grup A sejak awal.

Prediksi Klasemen Akhir Grup A

Meksiko dinilai memiliki skuad paling seimbang dan keuntungan sebagai tuan rumah. Korea Selatan diperkirakan menjadi pesaing utama dalam perebutan posisi puncak grup.

Republik Ceko masih berpeluang memberikan kejutan, tetapi diprediksi sedikit tertinggal dari dua rival utamanya. Sementara Afrika Selatan menghadapi tugas paling berat di grup ini.

Prediksi klasemen akhir:

  • Meksiko 7 poin
  • Korea Selatan 5 poin
  • Republik Ceko 4 poin
  • Afrika Selatan 0 poin

Opini Gilabola.com

Prediksi yang menempatkan Meksiko sebagai juara grup cukup masuk akal jika melihat performa mereka sepanjang laga persahabatan terakhir, terutama catatan belum kebobolan saat menghadapi sejumlah lawan berbeda.

Namun Korea Selatan berpotensi menjadi ancaman terbesar. Pengalaman Son Heung-min di level internasional bisa menjadi faktor yang membedakan persaingan grup ini. Republik Ceko juga tidak bisa diremehkan karena memiliki striker berpengalaman seperti Patrik Schick.

Jika ada tim yang berpeluang menggagalkan prediksi grup ini, Korea Selatan tampaknya menjadi kandidat paling kuat.