
Era kedua José Mourinho bersama Real Madrid resmi dimulai pada Selasa malam (28/7/2026). Meski hanya berstatus laga uji coba tertutup melawan Leganés di kompleks latihan Ciudad Real Madrid Florentino Pérez, pertandingan ini menjadi kesempatan pertama bagi sang pelatih melihat kemampuan skuadnya secara langsung.
Madrid memasuki musim baru setelah gagal meraih gelar pada 2025-2026. Mereka kembali kalah bersaing dari Barcelona di La Liga dan juga terhenti di perempat final Liga Champions. Situasi itu membuat Florentino Pérez kembali mempercayakan kursi pelatih kepada Mourinho.
Laga melawan Leganés dijadwalkan berlangsung pukul 23.00 WIB pada Selasa (28/7/2026).
Banyak Wajah Baru Belum Bergabung
Mourinho belum bisa menurunkan seluruh pemain yang dimiliki. Sejumlah rekrutan anyar masih belum kembali ke klub setelah menjalani Piala Dunia bersama negara masing-masing.
Meski demikian, beberapa pemain sudah tersedia. Arda Güler telah kembali berlatih usai langkah Turki terhenti di fase grup Piala Dunia. Trent Alexander-Arnold, Eduardo Camavinga, dan Dean Huijsen juga diperkirakan mendapat kesempatan tampil.
Di sisi lain, Madrid masih kehilangan beberapa nama. Thiago Pitarch masih menjalani pemulihan cedera lutut hingga September. Thibaut Courtois mengalami cedera paha saat Belgia tersingkir dari Spanyol di perempat final Piala Dunia dan kemungkinan melewatkan sebagian besar pramusim. Éder Militão serta Rodrygo juga belum dapat dimainkan.
Susunan pemain yang diprediksi diturunkan Mourinho adalah Lunin; Alexander-Arnold, Martínez, Huijsen, Carreras; Cestero, Camavinga; Mastantuono, Güler, Palacios; García.
Leganés Datang dengan Persiapan Lebih Matang
Berbeda dengan Madrid, Leganés sudah lebih dulu menjalani tiga pertandingan pramusim menjelang bergulirnya kompetisi Segunda yang dimulai pada 16 Agustus.
Klub yang kini ditangani Rubén Albés itu juga membawa beberapa wajah baru. Zico Buurmeester didatangkan dari AZ Alkmaar, sedangkan Yassine Kechta bergabung secara bebas transfer dari Le Havre dan berpeluang langsung mengisi lini tengah bersama Amadou Diawara.
Alfred Gøthler dan Álex Millán masih bersaing memperebutkan posisi penyerang utama.
Leganés diprediksi bermain dengan Soriano; Peña, Aguilar, Miquel, Marvel; Diawara, Kechta; García, Rodríguez, López; Millán.
Madrid Masih Lebih Difavoritkan
Meski belum tampil dengan kekuatan penuh, Real Madrid tetap lebih diunggulkan. Dalam 15 pertemuan terakhir, Los Blancos mampu memenangkan 11 laga dan hanya sekali kalah dari Leganés, yakni di ajang Copa del Rey dalam kurun satu dekade terakhir.
Kualitas pemain yang dimiliki Madrid juga dinilai masih berada di atas calon lawannya. Pertandingan ini sekaligus menjadi panggung bagi pemain muda dan pelapis untuk membuktikan diri di hadapan Mourinho.
Prediksi skor pertandingan adalah Real Madrid 3-1 Leganés.
Opini Gilabola.com
Laga ini memang tidak menentukan apa pun, tetapi nilainya cukup penting bagi Mourinho.
Dengan banyak pemain utama belum kembali, kesempatan justru terbuka bagi para pemain muda dan pelapis untuk menunjukkan bahwa mereka layak mendapat tempat ketika kompetisi resmi dimulai.
Bagi Madrid, hasil akhir bukan ukuran utama. Yang lebih penting adalah melihat seberapa cepat identitas permainan Mourinho mulai terbentuk sejak pertandingan pertamanya kembali menangani Los Blancos.
