Deco Tutup Pintu Untuk Penjualan Raphinha dari Barcelona Pada Musim Panas 2024

Gila Bola – Laporan menyebutkan bahwa Deco telah menutup pintu penjualan pemain sayap berusia 27 tahun, Raphinha, dari Barcelona pada musim panas, di tengah kesulitan keuangan yang dihadapi klub tersebut.

FC Barcelona harus mengambil tindakan drastis untuk bersaing di bursa transfer dan menghasilkan pendapatan serta mengosongkan ruang pada tagihan gaji, tapi penjualan Raphinha tidak akan menjadi solusi yang diharapkan.

Sudah bukan rahasia lagi betapa sedang bokeknya klub Catalan ini, mereka sampai melakukan beberapa penghematan, termasuk soal urusan makan siang hingga penggunaan fasilitas mandi di stadion.

Bahkan belum lama ini Barcelona sampai bersedia terbang ke Dallas, Texas, untuk memainkan laga persahabatan melawan Club America demi mendapatkan bayaran senilai Rp 85 Milyar.

Maka, sementara tidak ada penjualan yang dipertimbangkan untuk bulan Januari, tetapi setidaknya satu penjualan besar mungkin diperlukan di jendela transfer musim panas 2024 untuk menyeimbangkan neraca.

Pemain sayap Brasil, Raphinha, menjadi salah satu pemain yang disebut-sebut bisa hengkang, dengan minat datang dari Al-Hilal Arab Saudi serta beberapa klub Premier League.

Namun, SPORT sekarang memberitakan bahwa direktur olahraga Barcelona, Deco, telah memblokir penjualan potensial untuk Raphinha di jendela transfer musim panas mendatang.

Meskipun pemain sayap berusia 27 tahun ini diminati oleh klub-klub di Liga Inggris dan Arab Saudi, Deco memutuskan untuk tidak memasarkannya dan memprioritaskan penjualan pemain lain.

AYO JOIN CHANNEL WHATSAPP GILABOLA.COM UNTUK MENDAPATKAN UPDATE TERBARU SEPUTAR SEPAK BOLA! KLIK DI SINI GIBOLERS!

Raphinha, yang memiliki banyak pengagum, tampaknya tidak ingin meninggalkan klub, dan dengan dukungan direktur olahraga di sisinya, kepergiannya di musim panas menjadi sangat tidak mungkin.

Sementara Raphinha mungkin mendapat dukungan Deco dan akan tetap bertahan di klub pada musim depan, direktur olahraga siap untuk berkorban demi menyelamatkan keuangan Barcelona.

Sebagai hasilnya, klub mungkin akan melakukan penjualan setidaknya satu bek tengah, dengan laporan menunjukkan bahwa pemain seperti Andreas Christensen atau Jules Kounde mungkin menjadi salah satu yang dilepas.

Meskipun masih kemungkinan ada kepergian lain, untuk saat ini, penjualan Raphinha tidak sedang dipertimbangkan, bahkan jika klub kemudian memulangkan Joao Felix dari masa pinjamannya dari Atletico Madrid.