
Masa depan Marc Cucurella tampaknya akan segera berubah setelah Piala Dunia selesai. Bek kiri Timnas Spanyol itu dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk meninggalkan Chelsea dan bergabung dengan Real Madrid.
Laporan yang beredar menyebutkan Real Madrid dan Chelsea telah menyetujui transfer Cucurella dengan nilai yang bisa mencapai 60 juta euro atau sekitar Rp1,13 triliun.
Saat ini Cucurella masih berada di Amerika Serikat bersama Timnas Spanyol untuk menjalani Piala Dunia 2026. Pemain berusia 27 tahun tersebut diperkirakan tampil saat Spanyol menghadapi Cape Verde pada Selasa (16/6/2026) dini hari WIB.
Namun setelah turnamen berakhir, Cucurella disebut tidak akan kembali ke Stamford Bridge. Ia berpeluang melanjutkan kariernya di LaLiga bersama Real Madrid yang ditangani Jose Mourinho.
Perjalanan Panjang Cucurella Menuju Bernabeu
Cucurella lahir di Catalunya dan mengawali karier profesionalnya bersama Barcelona. Meski begitu, kesempatannya di tim utama sangat terbatas. Ia hanya sempat mencatat satu penampilan di Copa del Rey sebelum melanjutkan karier ke Getafe.
Justru di Getafe namanya mulai dikenal luas. Penampilannya selama dua musim bersama klub tersebut menarik perhatian Brighton yang kemudian memboyongnya ke Premier League.
Karier Cucurella terus menanjak. Setelah hanya satu musim bersama Brighton, Chelsea datang dengan tawaran besar dan merekrutnya pada 2022.
Nilai transfernya saat itu dilaporkan mencapai 60 juta poundsterling atau sekitar Rp1,32 triliun. Sejak bergabung dengan The Blues, Cucurella telah tampil dalam 163 pertandingan.
Meski sempat berkembang pesat di bawah arahan Enzo Maresca, hubungan sang pemain dengan klub tidak selalu berjalan mulus. Pada Maret lalu, Cucurella secara terbuka mengkritik kebijakan Chelsea yang banyak merekrut pemain muda dan menyebut performa tim menurun setelah kepergian Maresca.
Opini Gilabola.com
Transfer Marc Cucurella bisa menjadi salah satu langkah paling menarik bagi Real Madrid pada musim panas ini.
Cucurella sudah terbukti mampu bersaing di level tertinggi dan berada pada usia matang untuk langsung memberi dampak.
Di sisi lain, Chelsea kembali kehilangan pemain berpengalaman saat klub masih berupaya menemukan kestabilan dalam skuadnya.
