Barcelona bungkam Real Betis dengan skor akhir 5-2 dalam pertandingan LaLiga yang berlangsung panas di Estadio La Cartuja de Sevilla. Lamine Yamal menjadi pusat perhatian setelah mencetak gol pembuka, menyumbang assist, dan menjadi korban tandukan Facundo Bernal yang berujung kartu merah.
Yamal membuka keunggulan Barcelona pada menit ke-10 melalui aksi individu yang mengesankan. Winger berusia 19 tahun itu menusuk dari sisi lapangan, melewati lawan, lalu melepaskan tembakan melengkung ke sudut kiri atas gawang.
Real Betis menyamakan kedudukan sebelum menit ke-30. Valentin Gomez menyambut umpan silang Pablo Fornals dengan sundulan yang gagal dihentikan Joan Garcia.
Tuan rumah sempat memiliki peluang emas untuk berbalik unggul. Hector Bellerin gagal memaksimalkan umpan tarik Fornals karena tembakannya mengarah tepat kepada Garcia.
Barcelona menghukum kegagalan tersebut pada menit ke-41. Rodri membawa tim tamu kembali unggul setelah menuntaskan situasi bola mati dari sepak pojok Fermin Lopez.
Betis sempat merayakan gol penyama kedudukan menjelang turun minum. Giovani Lo Celso melepaskan tendangan voli spektakuler dari jarak jauh, tetapi gol itu dianulir karena Cucho Hernandez melakukan handball dalam proses serangan.
Barcelona memperlebar keunggulan enam menit setelah babak kedua dimulai. Yamal mengirimkan umpan matang yang diselesaikan Gabriel Jesus untuk mengubah skor menjadi 3-1.
Abde Ezzalzouli memperkecil ketertinggalan Betis dua menit kemudian. Gol tersebut sempat memanaskan suasana setelah Yamal terlibat perselisihan dengan Facundo Bernal, yang dua kali menanduk winger Barcelona tersebut.
Wasit mengusir Bernal dari lapangan setelah insiden tersebut. Betis pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain, situasi yang semakin menyulitkan mereka untuk mengejar ketertinggalan.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!
Barcelona memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mengamankan kemenangan. Eric Garcia mencetak gol setelah Pau Cubarsi memenangi duel udara dan mengarahkan bola kembali ke depan gawang.
Cubarsi kemudian kembali berperan dalam gol kelima Barcelona. Bek muda itu memberikan umpan kepada Dani Olmo, yang menuntaskan peluang dengan tembakan spektakuler pada menit ke-81 untuk memastikan kemenangan 5-2.
Lamine Yamal Bersinar di Tengah Tekanan Suporter Betis
Penampilan Yamal menjadi salah satu cerita utama dalam kemenangan Barcelona. Gol pembukanya membuat suporter tuan rumah bereaksi keras, sementara setiap sentuhannya semakin sering disambut siulan setelah Bernal menerima kartu merah.
Tekanan tersebut tidak menghentikan kontribusi pemain berusia 19 tahun itu. Yamal menyelesaikan enam dari delapan percobaan dribel, jumlah yang menyamai total keberhasilan dribel seluruh pemain Betis.
Yamal juga memimpin Barcelona dalam jumlah tembakan dengan empat percobaan. Ia menutup pertandingan dengan satu gol dan satu assist, sekaligus mempertegas pengaruhnya dalam permainan tim asuhan Hansi Flick.
Catatan musim ini semakin menonjolkan kontribusinya. Yamal menjadi pemain pertama dari lima liga top Eropa yang mencapai 10 assist di seluruh kompetisi musim ini.
Ia juga menjadi pemain dengan keterlibatan gol terbanyak di seluruh kompetisi pada musim ini, dengan sembilan gol dan 10 assist.
Di LaLiga, Yamal telah mencetak delapan gol. Catatan tersebut menjadi yang tertinggi bagi pemain Spanyol setelah sembilan pertandingan pertama klubnya dalam satu musim kompetisi, menyamai pencapaian Diego Costa pada musim 2013/2014.
Barcelona Catat Start Sempurna di LaLiga
Hansi Flick juga memiliki alasan untuk puas dengan performa kolektif timnya. Barcelona menghasilkan expected goals (xG) sebesar 3,04, jauh di atas Betis yang hanya mencatatkan 0,98.
Kemenangan ini membawa Barcelona mencatat sembilan kemenangan dari sembilan pertandingan pertama musim LaLiga. Mereka menjadi tim kedua dalam sejarah kompetisi yang memenangi sembilan laga awal secara beruntun, setelah Real Madrid pada musim 1968/1969.
Barcelona juga telah mencetak 39 gol dalam sembilan pertandingan pertama musim ini. Jumlah tersebut menjadi rekor gol terbanyak kedua untuk sebuah tim pada periode yang sama, hanya kalah dari Sevilla yang mencetak 42 gol pada musim 1940/1941.
Hasil melawan Betis memperlihatkan ketajaman lini serang Barcelona sekaligus kontribusi besar Yamal. Dengan start sempurna dan produktivitas gol yang tinggi, tim asuhan Flick terus menunjukkan kekuatan mereka pada awal musim.


