Persebaya Surabaya Tebar Ancaman pada PSIS Semarang Jauh Sebelum Laga Tunda

Gila BolaPersebaya Surabaya sudah tebar ancaman jauh-jauh hari sebelum pertemuan mereka dengan PSIS Semarang di laga tunda pekan ke-20 Liga 1 Indonesia akhir bulan ini.

Ancaman tim Bajol Ijo itu tak lain berasal dari pelatih baru, Paul Munster, yang akan memandu Persebaya saat mereka menjamu Carlos Fortes dan kawan-kawan di penghujung bulan ini.

Munster akhirnya putuskan kembali ke Indonesia dan mengasuh Persebaya Surabaya, setelah setelahnya sempat meraih sukses bersama Bhayangkara FC. Sementara tahun lalu, Munster sempat menjadi direktur teknis di Timnas Brunei.

Mengisi posisi Josep Gombau, Munster menuntut para pemain Bajol Ijo untuk benar-benar sadar bahwa sepak bola merupakan permainan tim, dan bukannya individu. Inilah yang akan diterapkan pelatih kelahiran Belfast, Irlandia Utara, tersebut di Persebaya – bukan cuma dalam pertandingan, tetapi juga selama latihan.

Namun, di awal-awal sesi latihan ini, Persebaya masih fokus mengembalikan kondisi pemain setelah tak menggelar latihan bersama selama dua pekan. Latihan itu juga dimaksudkan untuk mempersiapkan laga tunda pekan ke-20 melawan PSIS – sebagai jadwal terdekat skuad Bajol Ijo.

Lima hari setelah laga tersebut, Persebaya akan kembali menggelar laga kandang melawan bekas klub asuhan Munster, Bhayangkara FC.

Lawan Persebaya Tak Main-main

Tentunya, Persebaya akan hadapi lawan yang tak main-main. Pasalnya, PSIS saat ini tengah bertengger di urutan ke empat, sementara Persebaya harus berjuang menjauh dari zona degradasi di urutan ke-13.

Latihan pun sudah digelar skuad PSIS di Wisesa PSIS Training Ground, Mranggen, Demak, sejak pekan lalu – seperti halnya persiapan dilakukan Persebaya. Namun, hanya pemain lokal dan satu pemain asing, Vitinho, yang ikuti latihan PSIS tersebut.

AYO JOIN CHANNEL WHATSAPP GILABOLA.COM UNTUK MENDAPATKAN UPDATE TERBARU SEPUTAR SEPAK BOLA! KLIK DI SINI GIBOLERS!

Pasalnya, para pemain asing PSIS lainnya baru akan kembali ke Indonesia pada 12 Januari, karena pemain asing yang pulang ke negara asalnya mendapat tambahan waktu libur.

Bahkan pelatih kepala Gilbert Agius pun baru akan tiba di Indonesia pada 10 Januari, dan sesi latihan awal Laskar Mahesa Jenar saat ini dipandu asisten pelatih Muhammad Ridwan – dengan menggunakan program latihan yang diberikan Agius.