Alasan Chelsea Mati-matian Ingin Pertahankan Ben Chiwell

Gila Bola – Ada kabar terbaru dari Ben Chilwell. Sang pemain dilaporkan sama sekali tidak akan dilepas Chelsea ke klub lain di bursa transfer musim panas.

Ben Chilwell dibeli klub sepak bola asal London Barat pada musim panas 2020 dari Leicester City. Ia diharapkan bisa memperkuat sektor kiri pertahanan The Blues.

Sang bek sempat dibekap cedera hamstring serius, tetapi ia mampu kembali ke penampilan terbaiknya lagi. Bahkan sekarang mampu bersaing dengan Marc Cucurella untuk bermain sebagai starter.

Kontraknya tinggal menyisakan dua tahun lagi dengan klub Liga Inggris yang bermarkas di Stamford Bridge. Biasanya pemain yang memasuki dua tahun tersisa kontraknya, ada potensi besar untuk dijual di bursa transfer.

Alasan Utama 

Kendati ada peluang untuk dijual, tetapi Chelsea diberitakan buru-buru ingin memberikan kontrak baru kepada Ben Chiwell.

Diberitakan oleh Fotmob.com, Chelsea telah mencapai kesepakatan untuk memperpanjang kontrak Chiwell. Dalam laporan itu dijelaskan nantinya ia akan berada di klub papan atas Liga Inggris sampai Juni 2027 mendatang.

Alasan The Blues ingin memperpanjangnya karena Ben Chiwell diminati oleh Manchester City. The Citizens diberitakan sangat serius ingin memboyongnya ke Etihad Stadium. Tapi dengan adanya kesepakatan perpanjangan kontrak membuat tim polesan Pep Guardiola gigit jari.

Ben Chiwell

Pesepak bola berusia 26 tahun ini merupakan produk asli akademi Leicester City. Jadi Chelsea adalah tim keduanya diluar pernah dipinjamkan The Foxes ke Huddersfield Town.

Musim ini, Ben Chilwell telah bermain dalam 26 pertandingan di semua kompetisi. Selain itu, sudah mengemas 2 gol dan 4 assist.

Bidikan Manchester City sejatinya bisa pergi di musim panas nanti. Pasalnya tim yang kini ditangani Frank Lampard belum ada jaminan finis di enam besar Liga Inggris.

Manchester City  

Pep Guardiola ingin merekrut Ben Chilwell sangat wajar. Sebab di posisi bek kiri mereka sangat minim. Mereka cuma punya Sergio Gomez, tetapi jarang dimainkan sebagai starter.

Akibatnya, Manchester City lebih kerap memainkan Nathan Ake di Liga Inggris dan ajang lain lain di sisi kiri pertahanan. Padahal posisi aslinya adalah seorang bek tengah.