Analisis Dampak Kekalahan Everton Yang Buat Ambyar Mimpi Tampil di Kompetisi Eropa

Gilabola.com – Harapan Everton untuk tampil di kompetisi Eropa mengalami pukulan telak setelah West Ham United meraih tiga poin penting dalam upaya mereka menjauh dari zona degradasi.

Tomas Soucek membawa tim tamu unggul di awal babak kedua. Gol tersebut kembali menunjukkan kelemahan Everton dalam mengantisipasi situasi bola mati.

Tim tuan rumah mencoba bangkit setelah memasukkan Tyrique George yang mampu memberi tekanan. Thierno Barry juga mendapatkan peluang, namun sepakannya yang terdefleksi Soucek hanya membentur mistar.

Everton sempat merasa berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan keras Kiernan Dewsbury-Hall. Gol tersebut menjadi yang kedelapan baginya musim ini.

Namun, dua menit memasuki waktu tambahan, El Hadji Malick Diouf mengirim umpan silang dari area dalam. Jarrod Bowen menyundul bola ke tengah yang kemudian jatuh ke kaki Wilson, yang langsung melepaskan tembakan dan memastikan kemenangan bagi timnya.

Selanjutnya, Everton akan menghadapi Manchester City dan masih memiliki empat pertandingan tersisa untuk menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa.

Masalah Bola Mati Belum Teratasi

Gol pembuka Soucek memiliki kemiripan dengan gol kemenangan Virgil van Dijk pada pekan sebelumnya. Situasi ini menjadi pola yang terus berulang sepanjang musim dan merugikan Everton.

Tim ini terlihat rapuh saat menghadapi sepak pojok, dengan kebobolan saat melawan Newcastle United, Brentford, dan dua kali saat menghadapi Tottenham Hotspur.

Masalah lain juga muncul saat menghadapi tendangan bebas, seperti yang dimanfaatkan Bournemouth pada Januari lalu. Selain itu, umpan silang lawan sepanjang musim juga sering menjadi sumber masalah.

Peluang Eropa Mulai Menipis

Di awal musim, posisi hanya terpaut tiga poin dari peringkat keenam dengan empat laga tersisa tentu akan dianggap positif oleh para pendukung Everton. Namun setelah kemenangan atas Chelsea, performa tim menurun drastis.

Everton sempat menyelamatkan satu poin saat menghadapi Brentford, kemudian kalah menyakitkan dari Liverpool dalam derby pertama di Hill Dickinson, dan kembali kebobolan di menit akhir saat melawan West Ham.

Sepanjang musim ini, Everton tertinggal lebih dulu dalam 17 pertandingan dan hanya mampu membalikkan keadaan menjadi kemenangan dua kali, yaitu saat menghadapi Crystal Palace dan Fulham.

Ketika kebobolan lebih dulu, tim ini mengalami kekalahan sebanyak 12 kali. Peluang ke Eropa masih terbuka, tetapi dalam beberapa pekan terakhir mereka menyia-nyiakan kesempatan besar.

Minimnya Dampak Pemain Cadangan

Masalah lain yang mencuat adalah kesulitan tim dalam merespons saat tertinggal, yang menimbulkan pertanyaan terkait kedalaman skuad.

Tyler Dibling yang didatangkan belum mendapat banyak kesempatan bermain. Pemain berusia 20 tahun itu terakhir tampil melawan Burnley dengan durasi sangat singkat.

Ia tidak dimainkan dalam 11 dari 14 pertandingan terakhir. Hal serupa terjadi pada Adam Aznou yang baru sekali tampil sepanjang musim.

Carlos Alcaraz memang sudah kembali dari cedera, tetapi baru mencatatkan 677 menit bermain di liga. Sementara itu, Merlin Rohl juga kesulitan mendapatkan kesempatan.

Kontribusi gol dari pemain pengganti sangat minim, hanya terjadi tiga kali sepanjang musim.

Cedera juga datang di momen yang tidak tepat. Absennya Jarrad Branthwaite membuat tim kehilangan kemampuan distribusi bola dari lini belakang serta peran pentingnya dalam fase transisi bertahan.

Jack Grealish belum tampil sejak kemenangan 1-0 atas Aston Villa. Kontribusinya berupa dua gol dan enam assist sangat dirindukan.

Selain itu, ketidakhadiran Beto saat menghadapi West Ham menjadi pukulan tambahan, mengingat ia telah mencetak enam gol dalam 10 pertandingan terakhir.

Sisa Jadwal Everton

Tim asuhan David Moyes masih memiliki dua laga kandang melawan Manchester City yang tengah bersaing meraih treble domestik dan Sunderland yang posisinya berdekatan di klasemen.

Dalam laga tandang, Everton akan menghadapi Crystal Palace yang kemungkinan terdistraksi oleh laga melawan Shakhtar Donetsk di ajang Conference League.

Pada pertandingan terakhir musim ini, Everton akan bertemu Tottenham Hotspur dalam laga yang bisa menjadi penentu bagi lawan mereka dalam upaya menghindari degradasi.

Peluang belum sepenuhnya tertutup bagi tim asuhan Moyes. Namun dengan Bournemouth yang tidak terkalahkan dalam 14 laga terakhir serta Brighton yang meraih enam kemenangan dari delapan pertandingan, kini Everton berada dalam posisi mengejar.