Barcelona membuktikan mental juara mereka dengan menghancurkan Galatasaray 4-1 di RAMS Park, Istanbul, Selasa malam waktu setempat. Lamine Yamal menjadi pusat perhatian setelah tampil luar biasa pada babak kedua dan membawa Blaugrana membalikkan keadaan.
Kemenangan ini membuat Barcelona mencatatkan 10 kemenangan beruntun sejak awal musim. Performa sempurna mereka di Liga Champions juga berlanjut dengan enam poin dari dua pertandingan fase liga.
Galatasaray Sempat Unggul di Luar Dugaan
Barcelona langsung mengambil kendali permainan sejak menit-menit awal. Rodri dan Pedri mengatur tempo, sedangkan Pau Cubarsí bersama Gerard Martín berusaha membatasi pergerakan Victor Osimhen di lini depan Galatasaray.
Tekanan tuan rumah tidak mudah dihadapi. Suporter Galatasaray menciptakan atmosfer panas, sementara para pemain mereka menerapkan pressing tinggi dan jebakan offside untuk memancing kesalahan Barcelona.
Blaugrana tetap mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Anthony Gordon gagal memaksimalkan salah satunya, sedangkan Dani Olmo dan João Cancelo juga nyaris membuka keunggulan.
Situasinya berubah ketika Barcelona justru kebobolan saat sedang menguasai pertandingan.
Gordon terjatuh di kotak penalti dan para pemain Barcelona memprotes keputusan wasit. Galatasaray segera melancarkan serangan balik. Rafael Leão memanfaatkan kecepatannya untuk melewati Eric Garcia, lalu mengirim umpan mendatar yang diselesaikan Aleksey Batrakov setelah bola membentur Cancelo.
Galatasaray sempat mengira mereka bisa menggandakan keunggulan. Sundulan Osimhen yang berujung gol setelah bola mengenai Baris Yilmas dianulir karena sang pemain berada dalam posisi offside. Keputusan tersebut baru dipastikan setelah pemeriksaan VAR yang cukup panjang.
Barcelona Bangkit Sebelum Turun Minum
Barcelona tidak kehilangan kendali setelah gol Galatasaray dianulir. Mereka justru meningkatkan tekanan selama 15 menit terakhir babak pertama.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!
Olmo berhasil merebut bola di dekat kotak penalti lawan. Cancelo kemudian memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak gol penyama kedudukan.
Gordon hampir membawa Barcelona berbalik unggul beberapa detik kemudian. Sayangnya, kiper Çakir melakukan penyelamatan penting untuk mempertahankan skor 1-1 hingga turun minum.
Pertandingan kembali terbuka. Barcelona punya momentum, tetapi Galatasaray masih berpeluang memberikan kejutan di hadapan pendukungnya sendiri.
Lamine Yamal Mengambil Alih Permainan
Babak kedua menjadi panggung milik Yamal.
Pemain muda Barcelona itu tampil jauh lebih berbahaya setelah relatif tenang pada paruh pertama. Dalam 10 menit awal, kreativitasnya mengubah arah pertandingan dan membuat pertahanan Galatasaray kewalahan.
Yamal lebih dulu bekerja sama dengan Fermín López melalui kombinasi umpan satu-dua. Ia kemudian mengirim umpan silang menggunakan teknik trivela yang mengarah sempurna ke tiang jauh. Gordon kembali gagal menyelesaikan peluang emas tersebut.
Yamal belum selesai.
Ia kembali mengirim umpan silang akurat melewati barisan pertahanan Galatasaray. Fermín membaca arah bola dengan baik dan menanduknya ke gawang untuk membawa Barcelona unggul.
Gol tersebut mengubah tekanan pertandingan. Barcelona kini berada di depan, sedangkan Galatasaray harus mencari cara menghentikan serangan yang semakin berbahaya.
Momen terbaik Yamal datang tidak lama kemudian. Ia memperdaya pemain bertahan lawan dengan gerakan seolah-olah hendak melepaskan umpan rabona di dalam kotak penalti. Gerakan itu membuatnya berhasil melewati penjagaan sebelum memberikan bola kepada Gordon.
Kali ini, Gordon tidak menyia-nyiakan kesempatan. Ia menaklukkan kiper melalui tembakan ke tiang dekat dan membawa Barcelona unggul 3-1.
Adeyemi Menutup Malam Sempurna Barcelona
Galatasaray terlihat kesulitan merespons perubahan situasi yang begitu cepat. Pertahanan mereka kembali terbuka ketika Barcelona melancarkan serangan balik berbahaya.
Karim Adeyemi kemudian mencetak gol keempat melalui tembakan keras ke sudut bawah gawang yang sulit dijangkau. Barcelona pun unggul 4-1 ketika pertandingan masih menyisakan sekitar 25 menit.
Keunggulan tiga gol memberi Hansi Flick kesempatan melakukan pergantian pemain dan mengistirahatkan sejumlah pemain andalannya. Barcelona mengendalikan sisa pertandingan hingga peluit panjang berbunyi.
Hasil ini menjadi kemenangan tandang yang sangat meyakinkan bagi Blaugrana. Mereka tidak hanya mempertahankan rekor 10 kemenangan sejak awal musim, tetapi juga menunjukkan kemampuan bangkit setelah tertinggal di salah satu stadion dengan atmosfer paling menantang.
Yamal menjadi pembeda utama pada babak kedua. Kreativitasnya membuka jalan bagi Barcelona untuk membalikkan keadaan, sementara kontribusi Fermín, Gordon, dan Adeyemi memastikan kemenangan besar di Istanbul.
Barcelona pun melanjutkan perjalanan sempurna mereka di fase liga Liga Champions dengan dua kemenangan dari dua pertandingan.


