Apakah Wenger Tahu Soal Rencana Serangan Paris ?

14

Ternyata manajer Arsenal Arsene Wenger mendadak di saat-saat terakhir batal datang ke Stade de France untuk nonton laga persahabatan Prancis vs Jerman, dan memilih nonton melalui TV di kamar hotelnya. Apakah ia punya info soal serangan tiga bom bunuh diri ke stadion itu?

Ternyata manajer Arsenal Arsene Wenger mendadak di saat-saat terakhir batal datang ke Stade de France untuk nonton laga persahabatan Prancis vs Jerman, dan memilih nonton melalui TV di kamar hotelnya. Apakah ia punya info soal serangan tiga bom bunuh diri ke stadion itu?

Wenger telah dijadwalkan menghadiri pertandingan hari Jumat malam di Stade de France itu, demikian menurut laporan The Mirror, tetapi akhirnya menyaksikan pertandingan itu melalui televisi dari sebuah hotel di dekatnya dan mengaku terkejut oleh berita tentang serangan teroris tersebut.

Dia mengatakan: “Saya tidak ada di pertandingan tapi saya tidak jauh dari acara tersebut dan saya pikir semua orang yang berada di Paris pada Jumat malam itu shock. Seluruh kota terkejut.”

“Saya terlambat untuk sebuah janji pertemuan, sehingga saya terlambat ke stadion, jadi saya memutuskan untuk menonton pertandingan di hotel di mana saya berada. Pada akhirnya di hotel kami cukup aman, tapi jalan-jalan kosong, benar-benar kosong.”

“Prancis, sebagaimana Inggris, adalah sebuah negara yang toleran dan murah hati. Menemukan begitu banyak warga yang membenci Anda dan membenci negara ini tentu saja merupakan kejutan besar bagi semua orang. Anda bertanya-tanya apa yang terjadi di sana? Mengapa negara ini mendapatkan perlakuan semacam itu?”

“Saya percaya pada saat tak seorang pun di Perancis akan menemukan jawaban atau penjelasan yang nyata untuk apa yang terjadi dan mengapa, karena apa yang ditargetkan adalah gaya hidup, pada dasarnya. Sepak bola, jalan-jalan keluar, mendengarkan musik. Ini lebih gaya hidup yang menjadi target daripada masyarakat individual.”

“Saya lebih merasa terkejut daripada khawatir soal keselamatan saya. Tapi Anda bisa merasa takut soal apa yang sedang terjadi karena empat tempat berbeda diserang di pusat kota Paris sehingga Anda bisa merasa tidak aman di mana pun.”

Wenger mengklaim bahwa pembatalan pertandingan Jerman vs Belanda setelah itu adalah ‘reaksi yang berlebihan’, meskipun bisa dimengerti setelah munculnya peringatan keamanan. Namun Wenger percaya itu adalah keputusan yang tepat untuk membatalkan bentrokan Belgia vs Spanyol selagi polisi menargetkan Brussels dalam perburuan teroris yang melarikan diri.

Manajer Arsenal itu mengatakan: “Saya merasa ada reaksi berlebihan sedikit. Saya pikir itulah yang terjadi dengan Jerman (vs Belanda), sementara untuk Belgia vs Spanyol saya tidak terlalu yakin.”

“Belgia adalah pusat dari teroris yang tinggal di sana. Saya pikir itu adalah tindakan pencegahan. Jerman mungkin bereaksi berlebihan sedikit tapi Anda bisa mengerti.”