Rekor transfer paling gila dalam sejarah

24

Setiap pergantian musim biasanya akan ada rekor baru transfer pemain antar klub yang jadi berita besar karena nilainya gede luar biasa. Bulan-bulan ini karena diwarnai oleh kompetisi Euro 2012, mungkin tidak akan ada transfer trilyunan rupiah. Meski begitu dalam sejarah pernah tercatat beberapa transfer yang menyebabkan kita geleng-geleng kepala saking mahalnya. Cristiano Ronaldo. Pemain yang […]

Liga Inggris Liga Italia Liga Spanyol  - Rekor transfer paling gila dalam sejarah

Setiap pergantian musim biasanya akan ada rekor baru transfer pemain antar klub yang jadi berita besar karena nilainya gede luar biasa. Bulan-bulan ini karena diwarnai oleh kompetisi Euro 2012, mungkin tidak akan ada transfer trilyunan rupiah. Meski begitu dalam sejarah pernah tercatat beberapa transfer yang menyebabkan kita geleng-geleng kepala saking mahalnya.

Cristiano Ronaldo. Pemain yang disebut-sebut sebagai anak mama ini dibeli dengan harga termahal dalam sejarah. Real Madrid harus mentransfer duit sebesar 80 juta pound atau setara dengan Rp 1,2 trilyun dari pundi-pundinya kepada Manchester United. Apakah harganya memang semahal itu? Sebagai perbandingan, selama 6 tahun bersama MU, ia memasukkan 84 gol dari 196 penampilan.

Zinédine Zidane. Pada masa jayanya ia ditebus dari Juventus oleh Real Madrid dengan harga termahal saat itu, 69,8 juta pound atau setara Rp 1,03 trilyun. Tidak heran harganya semahal itu. Ia tiga kali meraih gelar pemain terbaik FIFA. Gelar itu menjadi kontroversial karena aksinya di final Piala Dunia 2006 saat menanduk dada bek Italia, Marco Materazzi. Lebih aneh lagi sebelum final dilangsungkan ia baru saja dihadiahi Golden Ball sebagai pemain terbaik selama kompetisi Piala Dunia 2006.

Zlatan Ibrahimović. Dipindahkan dari Inter ke Barcelona dengan fee transfer mencapai 60,7 juta pound atau setara Rp 904 milyar. Sebelumnya, pemain asal Swedia ini berkarir di sejumlah klub seperti Ajax dan Juventus. Kehadirannya sempat menyebabkan lini depan Barcelona menjadi lebih tajam. Namun hubungannya dengan pelatih Pep Guardiola memburuk dengan cepat, dan ia memilih meninggalkan Camp Nou, pindah ke AC Milan. Dalam karirnya ia biasa mencetak antara 15 sampai 20 gol per musim.

Kaká. Banderolnya mencapai Rp 836 milyar ketika dipindahkan dari Milan ke Madrid. Tidak semahal Ronaldo. Tapi tampangnya yang ganteng dan istrinya yang cantik jelita menyebabkan pemain bernama asli Ricardo Izecson dos Santos Laing itu sangat populer di mata fans Madrid. Ia berkarir di Milan selama 6 tahun sebelum pindah ke Santiago Bernabéu.

Carlos Tévez. Rp 700 milyar adalah jumlah yang harus diserahkan Manchester City kepada MSI Incorporated selaku agen. Waktu itu ia masih bermain untuk Manchester United. Sir Alex menolak menjadikannya pemain tetap dengan alasan, harganya kemahalan. Di City ia sempat berseteru dengan pelatih Roberto Mancini sebelum akhirnya mengalah dan keduanya berbaikan. Tapi tetap saja namanya didaftarkan untuk dijual oleh peraih gelar juara Liga Inggris 2011/2012 tersebut.

Fernando Torres. Ini adalah salah satu transfer paling dramatis dalam sejarah. The Blues akhirnya mendapatkan pemain yang sudah mereka incar selama bertahun-tahun. Sebelumnya Torres datang ke Anfield dari Athletico Madrid tahun 2007, namun menemukan kakinya ternyata tak setajam di tanah Spanyol. Torres kemudian minta dirinya dijual saja, namun ditolak oleh bos-bos Liverpool, sebelum akhirnya Chelsea datang dengan tawaran sebesar 50 juta pound atau setara denganRp 587 milyar.

Luís Figo. Ini adalah skandal pengkhianatan terbesar dalam sejarah bola. Pemain bernama asli Luís Filipe Madeira Caeiro itu pindah dari Barcelona, yang digelutinya selama 5 tahun (1995-2000), ke musuh bebuyutannya, Real Madrid, dengan nilai transaksi 38,7 juta pound tahun 2001, yang saat ini setara dengan Rp 577 milyar. Itu rekor transfer tergila saat itu. Tahun yang sama ia merebut gelar pemain terbaik FIFA. Ketika kembali ke stadion Barcelona, ia dilempari berbagai benda oleh fans Barcelona, termasuk kepala babi, simbol kebencian teramat sangat.

Hernán Crespo. Ketika pindah, Lazio harus membayar ke Parma sebesar Rp 529 milyar untuk mendapatkan pemain ini. Sejak saat itu pemain timnas Argentina tersebut masih berkelana ke beberapa tim lain, termasuk di Chelsea (2003-2008), tapi sesudahnya berkarir menyedihkan sebagai pemain pinjaman ke Milan dan Inter. Kini terdampar di Genoa.

Gianluigi Buffon. Kiper termahal di dunia. Fee Rp 486 milyar harus dibayarkan Juventus untuk menariknya keluar dari Parma. Sampai kini ia masih setia di tim Nyonya Tua. Kemungkinan besar karena tak ada lagi yang mampu membayar transfer fee sebesar itu lagi.

Andy Carroll. Setelah setuju melepas Fernando Torres ke Stamford Bridge, The Reds bertindak secepat kilat memboyong penyerang flamboyan asal Newcastle United dengan harga 35 juta Euro atau setaraRp 410 milyar. Sesaat sebelum Liverpool datang, Magpies baru saja menolak tawaran Tottenham Hotspur dengan alasan Carroll tidak untuk dijual. Namun Newcastle terpaksa menjualnya karena Carroll mengajukan permohonan untuk pindah.

David Villa. Jauh sebelumnya sudah ada desas-desus kepergian Villa karena kesulitan keuangan yang dialami oleh Valencia. Barcelona memotong usaha Manchester United dan Real Madrid dengan nilai tawaran sebesar 34,2 juta Euro atau setara Rp 401 milyar.

Robinho. Pemain bernama asli Robson de Souza ini pernah ditransfer dari Santiago Bernabéu ke Manchester City dengan tarif 32,5 juta pound atau setara dengan Rp 484 milyar.  Transfernya sebenarnya tidak sia-sia karena pernah mencatatkan diri sebagai top scorer City. Namun belakangan penampilannya tidak konsisten sehingga dipinjamkan ke Santos, sebelum akhirnya dilepas ke AC Milan tahun 2010.

Christian Vieri. Dengan menjual pemain ini, Lazio menerima duit 32 juta pound atau setara dengan Rp 477 milyar dari Inter. Ia membalas budi dengan mencetak 103 gol dari 144 penampilannya bersama Inter. Namun setelah itu bintangnya tak bersinar lagi. Setelah 2005, ia berpindah-pindah klub setiap tahun: Milan, Monaco, Atalanta, Fiorentina, dan kembali lagi ke Atalanta.