Real Madrid melakukan comeback sensasional saat membekuk AS Roma dengan skor 4-3 dalam lanjutan Liga Champions, Rabu. Sempat tertinggal 1-3, Los Blancos membalikkan keadaan lewat tiga gol pada menit-menit akhir pertandingan.
Kemenangan dramatis tersebut menjadi momen spesial bagi Jose Mourinho yang kembali ke Roma. Pelatih asal Portugal itu pernah membawa I Giallorossi menjuarai UEFA Conference League dan mencapai final Liga Europa selama dua setengah tahun menangani klub ibu kota Italia tersebut.
Suporter Roma menyambut Mourinho dengan spanduk dan nyanyian dalam pertandingan kandang pertama mereka di Liga Champions setelah lebih dari tujuh tahun. Atmosfer di Stadion Olimpico pun semakin meriah ketika tuan rumah langsung tampil agresif sejak awal laga.
Real Madrid Kewalahan Sejak Awal Laga
Mario Hermoso sempat memaksa Thibaut Courtois melakukan penyelamatan gemilang melalui tendangan yang mengarah ke gawang. Roma akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-20 lewat Marten de Roon.
Gelandang tersebut melepaskan tembakan dari jarak sekitar 23 meter yang gagal dibendung Courtois. Roma bahkan hampir menggandakan keunggulan ketika tembakan keras Donyell Malen sempat melewati Courtois, tetapi bola berhasil diamankan tepat sebelum melewati garis gawang.
Real Madrid kemudian menyamakan kedudukan melalui Kylian Mbappe. Kesalahan Hermoso dalam mengantisipasi bola membuat penyerang asal Prancis itu mendapatkan ruang untuk melepaskan tembakan yang berubah arah setelah membentur pemain lawan dan masuk ke gawang.
Gol tersebut terasa istimewa bagi Mbappe karena menjadi lesakan ke-72 di Liga Champions sekaligus tercipta dalam penampilan ke-100 di kompetisi tersebut. Pada usia 27 tahun, ia menjadi pemain termuda yang mencapai tonggak penampilan tersebut dan masuk lima besar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen, melewati legenda Real Madrid, Raul Gonzalez.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum. Real Madrid sempat mengancam melalui Marc Cucurella dan Jude Bellingham, tetapi tidak ada gol tambahan yang tercipta pada babak pertama.
Roma Kembali Menggila dan Balasan Los Blancos
Memasuki babak kedua, Roma kembali memperlihatkan permainan agresif seperti yang dijanjikan pelatih Gian Piero Gasperini sebelum pertandingan. Mereka tidak mengendurkan tekanan meski menghadapi raksasa Spanyol tersebut.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!
Malen membawa Roma kembali unggul setelah memanfaatkan umpan Rodrigo Mora, pemain yang masuk sebagai pengganti pada jeda pertandingan. Penyerang tersebut mengontrol bola dengan sentuhan pertama sebelum mengangkatnya melewati Courtois melalui sentuhan berikutnya.
Enam menit berselang, Malen kembali membobol gawang Real Madrid. Ia berlari menyambut umpan terobosan dan menuntaskannya dengan tembakan keras untuk mengubah kedudukan menjadi 3-1.
Gol keduanya sempat dianulir karena dugaan offside. Setelah meninjau tayangan VAR, wasit akhirnya mengesahkan lesakan tersebut dan membuat Roma semakin dekat dengan kemenangan.
Real Madrid berusaha membalas melalui Mbappe yang dua kali menguji kiper Pierluigi Gollini. Penyerang tersebut sempat mencetak gol keduanya, tetapi wasit menganulirnya karena offside.
Ketika serangan terbuka belum membuahkan hasil, situasi bola mati justru menjadi kunci kebangkitan Los Blancos. Carlos Espi memperkecil ketertinggalan melalui bola muntah hasil sundulan, membuat skor berubah menjadi 2-3.
Dua menit kemudian, Real Madrid kembali mencetak gol lewat sundulan Endrick yang memanfaatkan sepak pojok. Kedudukan pun kembali imbang 3-3 dan momentum pertandingan beralih ke kubu tim tamu.
Puncak drama terjadi pada menit ke-90. Antonio Rudiger, mantan bek Roma, berhasil mendahului penjaganya untuk menyambut bola dari situasi sepak pojok dan menuntaskannya dari jarak dekat.
Gol Rudiger memastikan kemenangan 4-3 bagi Real Madrid sekaligus melengkapi comeback luar biasa setelah sempat tertinggal dua gol. Tiga lesakan dalam rentang tujuh menit terakhir membuat Roma harus menerima kekalahan menyakitkan di hadapan pendukung sendiri.
Hasil tersebut membawa Real Madrid mengoleksi enam poin dari dua pertandingan pertama fase liga Liga Champions. Adapun Roma masih tertahan dengan satu poin.


